Chaca masih duduk di sofa dengan wajah pucat. Matanya yang sembab menatap kosong ke layar ponselnya yang kini mati. Napasnya masih tersengal, sesekali ia mengusap wajahnya, seolah ingin menghapus mimpi buruk yang baru saja ia alami.
Mama Maryam mengakhiri panggilan dan menatap Chaca dengan lembut. Ia menggenggam tangan menantunya erat. "Chaca, Nak ... kamu tidak perlu takut. Mama akan berusaha membersihkan namamu."
Chaca menatap Mama Maryam dengan mata berkaca-kaca. "Tapi, Mah ... kalau Mama memposting semua itu, bukankah kita malah akan semakin memperkeruh suasana? Aku tidak ingin membuat masalah ini makin besar."
Mama Maryam menggeleng. "Masalah ini sudah besar, Chaca. Bukan kita yang memperbesar, tapi mereka. Jika kita hanya diam, mereka akan terus menyerangmu. Kita harus melawan dengan kebenaran."
Chaca menggigit bibirnya. Ada ketakutan yang masih menggelayut di hatinya. Tapi di sisi lain, ada sesuatu dalam diri Mama Maryam yang membuatnya merasa sedikit lebih kuat.
"Tapi bagaimana jika orang-orang tetap tidak percaya, Mah?" tanyanya lirih, penuh keraguan.
Mama Maryam tersenyum lembut, meski ada sorot tajam di matanya. "Yang terpenting, kita menunjukkan kebenaran. Soal orang percaya atau tidak, itu urusan mereka. Yang pasti, kita tidak akan membiarkan kebohongan terus menyakiti orang-orang yang kita sayangi."
Chaca menatap Mama Maryam lama. Perlahan, ia mengangguk. Dalam hatinya, ia tahu ini bukan hanya tentang dirinya. Ini juga tentang Aqila, tentang harga dirinya yang diinjak-injak, dan tentang kejujuran yang harus ditegakkan.
***
Bukan Mama Maryam namanya jika tidak bisa memegang janjinya. Ia telah berjanji akan melindungi menantunya. Maka dengan jemari lincahnya ia meminta tolong pada anak temannya yang selebgram memposting video pernikahan Wira dan Chaca, serta tidak luput dengan kehadiran Adelia yang selalu berada di samping Wira. Lalu, tidak lupa dengan foto-foto Adelia di Laboan Bajo bersama pria yang tidak ia kenal.
“Biar tahu dirasa, jangan kamu saja…
Takdir Di Balik Duka
Bab 58. Mama Maryam Beraksi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
hj suyani
siapa yang menanam kebaikan maka kebaikan yang akan datang siapa yang keburukan yg dapat keburukan,hancur looh pokdel dan kluarga nya
2025-09-07
0
Ayu
Adelia sekeluarga akan jatuh se jatuh2 nya. siap2 aja masuk penjara ken fitnah nya. sabar ya caca. kebenaran psti cpt terungkap
2025-05-24
0
ir
cepat atau lambat kebanaran pasti terbongkar mudah²an mereke bertiga kecelakaan gitu terus lumpuh
2025-03-30
1