Sang naga tampak melebarkan kembali sayapnya lalu terbang ke langit, membuat udara di sekelilingnya bergetar oleh kekuatannya, dan dalam sekejap, ia melesat menuju permukiman warga.
Ateen menarik napas dalam-dalam, menahan sakit yang menjalar di sekujur tubuhnya. Ia lalu menghembuskan nya perlahan, seakan sedang mengumpulkan sisa kekuatan yang ia miliki.
"Luna..." Suaranya terdengar lirih, nyaris tenggelam dalam hiruk-pikuk di sekitarnya. "Ibu punya permintaan padamu."
Luna menatap ibunya dengan jantung berdegup kencang. Ada sesuatu dalam nada suara ibunya yang membuatnya cemas.
"Tolong... sadarkan kembali ayahmu." pinta Ateen, penuh harap.
Luna tertegun. "Ayah?" alisnya bertaut kebingungan dengan pernyataan yang baru saja ibunya katakan."Apa maksud ibu?"
Ateen menatap putrinya dalam-dalam. "Luna, naga itu... adalah ayahmu."
Dunia Luna seakan berhenti berputar. Cukup lama ia terdiam seolah tengah merenungi sesuatu sebelum akhirnya membuka mulutnya kembali.
"A-ayah?" bibirnya bergetar, suaranya nyaris tak keluar.
Ateen mengangguk pelan. "Dia ayahmu, Luna. Ibu mohon, tolong bawa dia kembali."
"Tapi... bagaimana bisa?" suara Luna bergetar, matanya masih dipenuhi ketidakpercayaan.
Ia sangat tahu para naga. Naga adalah kaum yang terkenal dengan seringnya membuat keributan dan mengacaukan tatanan dunia. Sejak dahulu kaum naga sudah bermusuhan dengan para dewa.
Karena kekuatan mereka yang hampir setara dengan para dewa membuat mereka perlahan menjadi sombong hingga berakhir memilih tidak ingin menurut pada dewa.
Luna sangat tahu jika ayahnya dulu sangat membenci kaum naga, namun Luna tidak menyangka jika kaum yang paling ayah nya benci itu adalah kaum nya sendiri.
Ateen tersenyum lemah. "Luna, dia bukan monster... dia ayahmu. Kau tahu seperti apa dia selama ini. Ibu mohon..." suaranya melemah, tapi tatapannya tetap penuh harapan.
Luna menggigit bibirnya. Hatinya bergemuruh dengan keraguan dan ketakutan. Namun akhirnya, ia mengangguk.
.
.
.
"Ayah!"
Luna berteriak sekuat te…
The Warrior Queen
104
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 138 Episodes
Comments
Erna Masliana
betul penjahat sebenarnya.. harusnya yang dibasmi bukan hanya sang ayah tapi ke 7 naga jahat juga basmi lah
2026-01-07
0
Erna Masliana
semuanya juga gara gara elu awalnya gak sadar diri banget
2026-01-07
0
Eity setyowati
api kemarahan membuat penyesalan yg mendalam
2025-09-25
0