Jovan minta izin menyusul Rara ke kamar. Sebenarnya Mama Rere sudah gatel sekali pengen ngatain tuh mantu, tapi masih menahan diri karena ada orang tuanya. Apa yang dilakukan Pak Yahya hari ini, membuat hatinya tersentuh, hingga dia merasa harus menghormatinya.
"Ngapain masih disini, pulang sana ke rumah istri tercinta kamu," sinis Rara saat Jovan masuk ke dalam kamar. Pria itu berjalan mendekatinya yang sedang duduk di depan meja rias, membersihkan make up.
Jovan menghela nafas berat, menyentuh bahu Rara tapi tangannya langsung ditepis kasar.
"Kenapa kamu gak pernah cerita soal ini ke aku sebelumnya?
Rara tersenyum sinis. "Cerita, buat apa? Biar kamu kira aku memfitnah Dista? Mata kamu udah buta karena terlalu cinta sama Dista," menatap nyalang Jovan dari cermin.
"Tapi kalau memang Dista melakukan itu, apa alasannya?"
Rara membalikkan badan, menghadap Jovan meski tetap dalam posisi duduk. "Karena dia iri sama aku. Dia iri karena kamu sering muji kinerja aku," dia menunjuk Jovan. "Dia iri karena orang tuanya sering memuji aku yang lebih berprestasi daripada dia. Dan dia juga iri disaat bersamaku, orang-orang lebih respect ke aku dari pada dia."
"Ok, dia iri," Jovan memegang kedua bahu Rara. "Tapi kalau dia iri, kenapa menjatuhkan kamu dengan cara ini, kenapa harus membuat kamu mabuk?"
"Biar kamu ilfeel sama aku," Rara menunjuk dirinya sendiri. "Biar kamu ngiranya aku bukan wanita baik-baik, aku suka mabuk. Dia itu sebenarnya cemburu saat kita dekat, meski kedekatan kita karena kerjaan, profesional." Dia menyeka sudut matanya yang berair. "Dia pengen aku mabuk, gak sadar, lalu dilecehkan Deni. Dia tahu, kalau rumahku dan Deni searah, dan kadang aku nebeng sama dia. Deni itu cowok mesum, lihat cewek mabuk, gak berdaya, kamu bisa mikir, apa yang akan dia lakukan ke aku."
"Kalau memang seperti itu, kenapa kamu malah pulang sama aku?" Saat itu, Jovan sudah mabuk, tak terlalu ngeh dengan apa yang terjadi di depan tempat karaoke.
"Karena Yuyun mikirnya aku akan lebih aman…
Sleeping With My Boss
BAB 56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments
Nanik Normaidah
yakin kamu rela van
ikhlasin Dista yg pay victim.
cari bukti dulu biar kamu yakin.
jgn jgn papa Yahya yg duluan tahu kebusukan Dista.
2024-12-23
7
Ainisha_Shanti
lebih yakin kalau pak yahya yang selidiki.
2024-12-23
1
Dinatha
bukannya dari tadi kamu sudah dibujuk Ra.
sakit hati boleh, tersinggung juga tak apa.. merajukpun silahkan tapi jaga harga diri kamu.
jangan bodoh dan munafik
iya bilang iya.. nggak bilang enggak..
utamakan komunikasi.. suami kamu bukan peramal
2025-02-11
1