Dista langsung emosi melihat Rara telepon. Malam ini sudah masuk jatahnya, mau apa Rara telepon. Jangan bilang mau mengganggunya.
"Ngapain sih dia telepon kamu, belum cukup seminggu kemarin sama kamu?" gerutu Dista. "Loudspeaker, aku pengen denger dia ngomong apa."
Jovan menerima panggilan Rara lalu me loudspeaker sesuai kemauan Dista.
"Assalamu'alaikum, Ra," ucap Jovan lebih dulu.
"Waalaikumsalam, Bang. Maaf ganggu malam-malam. Abang lagi sama Dista ya?"
Dista memutar kedua bola matanya malas. Harusnya Rara tak perlu tanya seperti itu karena malam ini memang jatahnya. Dia segera menggenggam tangan Jovan erat. Suaminya itu harus ingat, sekarang jatahnya.
"Iya. Ada apa, Ra?"
"Em.... bisa gak, Abang kesini sebentar?"
Mata Dista langsung melotot. Enak saja, batinnya.
"Aku gak bisa tidur, Bang," ujar Rara. "Mungkin si baby kangen sama Papanya. Udah kebiasaan seminggu ini pas mau tidur dielus-elus sama kamu dan diajak ngomong."
"Rara!" bentak Dista.
Rara terkejut karena Dista tiba-tiba ikut bicara. Dia fikir tadi hanya ngobrol berdua saja dengan Jovan.
"Anak kamu itu masih di perut, gak usah drama dia gak bisa tidur. Buka mata aja, dia gak bisa."
"Dis, jangan teriak-teriak gitu ngomongnya," Jovan memperingatkan.
"Rara cuma nyari alasan, Mas," Dista menatap Jovan jengkel. Dia tak suka jika suaminya itu membela Rara. Dia menarik ponsel dari tangan Jovan. "Curang kamu ya, Ra, menggunakan anak kamu untuk minta perhatian lebih. Kamu mau suami kita dosa karena gak adil? Malam ini sudah masuk jatah aku, jadi jangan coba-coba ngambil Mas Jovan."
"Kamu mau kesini atau enggak, Mas?" Rara tak peduli dengan celotehan Dista, dia hanya ingin kepastian Jovan sekarang juga.
"Enggak!" sahut Dista.
Jovan berdecak sebal, mengambil kembali ponselnya di tangan Dista lalu mematikan loudspeaker. "Aku mau ngomong berdua sama Rara." Dia turun dari ranjang, berjalan menuju balkon.
"Mas, awas kalau kamu kesana!" teriak Dista. Dia mengambil bantal, memukulkan ke kasur untuk melampiaskan kekesalann…
Sleeping With My Boss
BAB 29
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments
Tina Nine
Siapa yang jadi korban..PEREMPUAN,,sesama wanita jadi muncul jiwa pesaing karna laki laki,saling menyakiti,dendam,ingin saling paling unggul dalam mata yang nama nya Suami.
polugami sehat itu kayak mana ya,,karna saya ga suka liat poligami,,jadi ga tau poligami sehat itu kayak mana.
2024-12-07
0
Eka Kaban
kita ini bukan nabi jadi gak usah sok mau poligami hanya rasulullah shalallahu alaihi wasallam yang mampu berlaku adil diantara 4 istri nya ini baru 2 tapi udah pusing bahkan ada yang merasa Ter
zalimi
2024-12-06
2
Ninik
ayo Ra hukum Jovan biar kapok biarkan aja dia pusing kalau perlu kamu pergi ke jepang sana susulin bang Ryu kerja aja kamu disana biar Jovan kehilangan Gedeg aku
2024-12-06
3