"Hei Pierre, ayo main sepak bola! Henry dan Jake sudah menunggu di lapangan bersama teman-teman yang lain!" Ujar Aiden dengan penuh semangat. Aku melihat Aiden selalu membawa bola kesayangannya setiap kali bermain dan itu membuatku sedikit iri.
"Tapi aku harus latihan, besok akan ada kompetisi. Jika aku bolos, ibu akan marah!"
"Tapi kau yang bermain paling hebat, jika tidak ada kau tim kita akan kalah."
"Tapi, aku tidak boleh bolos. Jika aku bolos ibu akan marah!"
Aku merasa sedikit sedih, sepertinya inilah awal bagaimana aku mulai menyesali setiap keinginan yang aku utarakan kepada ibuku.
Sebagai seorang anak, ibuku sangat mencintaiku. Berbeda dengan ayahku yang baik dan bijaksana, namun ibu sedikit keras. Ketika aku menginginkan sesuatu, ibu ingin agar aku konsisten menginginkan hal itu sepanjang waktu. Baginya, tidat boleh ada kata jenuh dari mulutku.
Seperti ketika aku bilang bahwa aku menginginkan mainan superman dan aku menjadi terlalu suka menonton filmnya di tv. Ibu pasti akan berpikir bahwa aku sangat menyukai hal itu sehingga dia akan melimpahiku dengan semua hal yang berhubungan dengan Superman. Seperti sprei dan selimut Superman, baju dan kostum Superman, mainan, tas dan buku Superman. Karena terlalu banyak, itu akan membuatku merasa jenuh dan jika wajahku menunjukkan bahwa wajahku sudah tak tertarik lagi, maka ibu pasti akan marah dan menghukumku dengan mendiamkanku.
Sama halnya dengan yang aku hadapi saat ini, dua tahun setelah aku bilang padanya bahwa aku ingin menjadi anak yang kuat. Ibu memaksaku untuk terus latihan dan mulai terobsesi agar aku bisa menenangkan turnamen karate.
Ibuku adalah seorang wanita yang perfeksionis dan satu-satunya cara bagaimana ayah dan ibu bisa terlihat selalu harmonis adalah ayahku akan selalu menjadi pihak yang mengalah dan mengikuti semua keinginan ibu, meskipun saat itu aku tidak tahu apa alasannya. Namun aku yakin suatu saat nanti aku akan mengetahuinya.
"Baiklah, Pierre. Kalau begitu aku akan bermain bola dengan…
Terjebak Reverse Harem
Aku Adalah Seorang Maverick (2)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 231 Episodes
Comments