Dengan tawa yang khasnya, Aren menempatkan dirinya dalam posisi yang tampak santai, seolah sedang menikmati pertarungan yang akan datang. Dia menepuk tangannya dan memanggil Rocki dengan gerakan yang menggoda, seakan-akan menantangnya untuk maju.
"Kemarilah, tuan pemimpin." Kata Aren memberikan perintah seolah meremehkan lawannya itu.
"Apa yang membuatnya semangat?" pikir Rocki melihat Aren.
Dengan wajah beringas dan sorot matanya yang penuh semangat, Aren menempatkan tangannya di pinggulnya, seolah mengundang Rocki untuk maju ke arahnya.
"Kau antusias sekali ya, kalau begitu aku akan memberikanmu pelajaran tambahan!" ancam Rocki.
Tetapi Aren menjawab dengan percaya diri, dia menarik bawah kelopak matanya nampak seperti meremehkan lawannya. "Oh sepertinya tidak perlu karena aku sudah menyelesaikan semua PR-ku! Bodoh!"
Rocki menatap tersenyum kepada Aren, sepertinya dia memang pantas mendapatkan pelajaran dari Rocki.
Kemudian Rocki berteriak dan berlari kearah Aren.
...OURYAAAA !!...
Rocki menunjukkan tinjunya, tetapi Aren menyeringai, meloloskan diri melewati tinju Rocki dengan lincah. Sekilas mereka saling menatap, dan Aren dengan gegap gempita mengeplak kepala Rocki, mengabaikan statusnya sebagai pemimpin SMA Kemayoran.
PLAK!
Dia benar benar seperti merendahkan Rocki. "Wajahmu terlalu dekat, bodoh!" kata Aren dengan nada mengejek.
Rocki terus menunjukkan sorot mata yang tajam, namun sepertinya dia sudah terbiasa meladeni sikap Aren itu.
Tiba-tiba, Aren melancarkan serangan pukulan super keras ke arah wajah Rocki, membuatnya mundur terhuyung. Namun, Rocki dengan cepat meluncur kembali, melancarkan serangan balik yang memukul Aren dengan keras. Keduanya saling terhuyung, mencoba mempertahankan keseimbangan mereka di tengah-tengah pertarungan yang sengit.
Aren menyeringai. "Ahaha, kau membuatku bergairah, anak kecil."
Rocki berteriak marah, menghampiri Aren dengan niat meraih bajunya. Namun, tangan Aren terus melancarkan serangan, seperti menampar ke arah Rocki, memb…
Siswa Berandalan Bertarung Untuk Mencapai Puncak
Berandalan Yang Sesungguhnya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments