Di sebuah desa terdapat sebuah rumah sederhana yang terbuat dari kayu dan atap yang selalu bocor terkena air hujan.
di rumah itu tinggalah seorang pemuda bernama jay, jay tinggal berdua bersama ibunya yang sudah tua meski kondisi ekonomi yang serba kekurangan dan hidup dalam keterbatasan jay selalu merawat dan berusaha untuk membahagiakan ibunya
Hingga suatu hari cobaan berat datang menimpa jay ibu jay sakit keras jay sedih melihat ibunya yang sakit ia sangat ingin membawa ibunya ke rumah sakit namun jay tak memiliki uang sepeserpun untuk membawa ibunya ke rumah sakit dan karena tak punya pilihan lain jay pergi ke luar untuk mencari pekerjaan berharap ia menemukan pekerjaan dan gaji yang ia terima bisa membawa ibunya ke runah sakit Namun hapan itu hancur seketika setelah berjalan cukup lama mencari pekerjaan ke berbagai tempat jay tak kunjung mendapatkan pekerjaan.
Jay menunduk sedih matanya berkaca kaca perasaan capek,letih,kecewa,dan sedih datang secara bersamaan.
Jay beejalan lemas menuju rumahnya namun saat di perjalanan pandangan jay teralihkan oleh seorang anak yang sedang menangis di jalan "hei nak mengapa kamu menangis" ucap jay bertanya pada anak itu "aku tersesat kak" jawab anak itu jay merasa iba dan akhirnya memutuskan untuk membantunya agar dapat bertemu kembali dengan ibunya "baiklah kalo begitu kakak akan membantu mu untuk mrncari ibu mu" ucap jay dengan ramah "sungguh kakak akan membantu ku?" ucap anak itu antusias "iya kakak akan membantu mu" ucap jay sembari tersenyum
Mereka berdua pun mulai berjalan bersama di jalan dan setelah berjalan cukup lama akhirnya usaha jay menemukan hasil ada seorang wanita yang memanggil nama anak itu yang ternyata wanita itu adalah ibu dari sang anak sang anak akhirnya bertemu kembali dengan ibunya anak itu memeluk ibunya erat ibu sang anak pun berterima kasih kepada jay "terima kasih nak kamu sudah membantu menemukan anak ku" ucap ibu sang anak "sama sama bu" jawab jay ibu sang anak mengambil uang dari dompetnya dan memberikannya kepada jay untuk ucapan terima kasih "ini ambilah uang ini sebagai ucapan terima kasih ku" ucap ibu sang anak namun jay menolaknya dan berkata bahwa dia ikhlas membantu "tak usah saya ikhlas membantu anak ibu ambil lagi saja uang nya" ucap jay "kamu anak yang baik nak", " baiklah saya tak akan memberikanmu uang ini tapi saya akan mengingat kebaikan mu dan mengucapkan rasa terima kasih saya dengan cara yang lain" ucap ibu sang anak melanjutkan, "baiklah" ucap jay singkat
Setelah perbincangan dengan ibu sang anak jay pamit untuk pulang di karena kan mengingat kondisi ibunya yang sedang sakit "saya izin pamit pulang bu ibu saya sedang sakit di rumah" ucap jay berpamitan "tentu saja pergilah nak" ucap ibu sang anak.
Jay pulang ke rumahnya dan kemudian memeluk ibunya lalu ia menangis dan meminta maaf kepada ibunya "maafkan jay ibu jay tak bisa membawa ibu ke rumah sakit hari ini jay di tolak kerja ibu" ucap jay sembari menangis "usap air mata mu itu nak, jay anak yang kuat ibu tak apa tidak ke rumah sakit juga maafkan ibu ya jay udah buat jay kesusahan, jay kamu sudah berusaha yang terbaik untuk ibu nak" ucap ibu jay menenangkan jay yang sedang menangis mereka pun berpelukukan suasana pun menjadi hangat.
Dan tiba tiba saat jay dan ibunya sedang berpelukan ada seseorang yang mengetuk pintu rumahnya dan saat jay membuka pintunya betapa terkejut nya ia saat melihat yang datang adalah anak yang ia tolong tadi dan ibunya yang sedang berdiri di depan pintu rumah jay, ternyata anak yang ia tolong tadi dan ibu sang anak itu mengikuti jay karena ingin tau di mana rumah jay dan ternyata ibu sang anak itu adalah seorang dokter dari sebuah rumah sakit ternama ibu sang anak itu membawa kotak p3k beserta perakatan kesehatan lainnya ia juga akan memberikan perawatan secara gratis bagi ibu jay yang sedang sakit itu sampe sembuh, air mata jay jatuh lagi tapi kini bukan karena sedih melainkan karena terharu ia tak pernah menyangka kebaikan kecil yang ia lakukan akan kembali kepadanya dalam bentuk yang tak ia duga
Pesan moral:
Jangan ragu untuk berbuat kebaikan karena kebaikan sekecil apa pun yang kita lakukan dengan ikhlas maka kebaikan itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang tak pernah kita duga