New York City, 2026.
Universe: Earth-001.
Axiom Four adalah perusahaan besar yang bertugas menciptakan teknologi untuk melindungi bumi. Di baliknya berdiri Arthur Garrison, 44 tahun, ilmuwan senior dengan kepintaran luar biasa dan kemampuan adaptasi yang sangat cepat.
Malam itu, di rumah mereka, Eleanor Garrison (42 tahun) sedang memasak. Ia anggun, tenang di bawah tekanan, memiliki intuisi tajam, dan selalu menjadi kompas moral bagi seluruh keluarga. Di ruang tengah, Logan Garrison (19 tahun) duduk dengan wajah masam. Ia pemberontak, sarkastik, dan penyendiri, tapi sangat menyayangi adiknya. Di kamar, Hana Garrison (9 tahun) berbaring lemah. Gadis kecil itu sering sakit-sakitan, namun sifatnya baik dan lembut. Sementara Raymond Garrison (35 tahun), adik Arthur, duduk santai di sofa. Ia humoris, sering jadi penengah saat ayah dan anak sulung berargumen, tapi saat bertempur ia adalah benteng pertahanan utama keluarga.
Arthur dan Eleanor adalah ilmuwan senior di Axiom Four. Mereka sedang mengembangkan proyek medis rahasia bernama Genesis Node—teknologi kapsul regenerasi sel berbasis medan kuantum untuk menyembuhkan kelumpuhan saraf dan kanker stadium akhir. Teknologi ini menggunakan tiga elemen: radiasi partikel plasma terkontrol, pemetaan gelombang otak, dan cairan polimer logam cair.
Malam itu fasilitas laboratorium terancam disabotase. Arthur terpaksa memindahkan data inti. Raymond datang membantu mengamankan lokasi. Serangan sabotease memicu ledakan reaktor kuantum. Generator bocor, mengunci mereka di dalam ruang sterilisasi, dan memaparkan energi Genesis Node secara langsung ke tubuh mereka.
Arthur berada tepat di depan konsol utama. Tubuhnya menahan gelombang kejut murni dari akselerator partikel plasma.
Eleanor sedang mengenakan Neurological Helmet. Arus balik elektromagnetik berfrekuensi tinggi menghantam otaknya.
Logan, yang baru saja mengantar Hana ke rumah sakit lalu kembali, terjebak di zona bayangan saat tabung zat pembawa partikel foton negatif pecah.
Raymond mencoba mendobrak pintu darurat baja. Tangki cairan polimer logam organik meledak dan menyiram seluruh tubuhnya bersamaan dengan radiasi termal.
Ambulance dan pemadam kebakaran datang. Mereka semua diselamatkan.
Keesokan harinya Arthur mengumpulkan Eleanor, Logan, dan Raymond. Ia menunjukkan kekuatannya: Penyerapan & Penggandaan Energi Kinetik. Setiap gerakan atau benturan diserap tubuhnya seperti kapasitor hidup, lalu bisa dilepaskan sebagai gelombang kejut yang mampu menjebol beton atau mementalkan mobil. Tapi jika dilepaskan terlalu besar, ototnya akan kram kronis dan kelelahan ekstrem. Ia memberi nama dirinya Overdrive.
Eleanor menunjukkan kemampuannya: Manipulasi Elektromagnetik Saraf. Ia bisa membaca pikiran, mengubah memori jangka pendek, dan memproyeksikan ilusi. Namun terlalu memaksakan akan memicu migrain hebat dan mimisan. Namanya Phantasm.
Logan, dengan sikap acuhnya, menunjukkan Pergeseran Kuantum Foton Negatif. Ia bisa masuk ke bayangan dan muncul di bayangan lain, serta membentuk senjata atau perisai dari partikel gelap. Tapi cahaya terang mengunci kemampuannya, dan terlalu sering berpindah membuatnya mual. Ia memilih nama Nightshade.
Raymond menghela napas lalu mengubah kulitnya menjadi logam organik sekeras baja. Ia kebal peluru dan ledakan, kekuatan fisiknya melonjak drastis, tapi tubuhnya menjadi sangat berat dan membutuhkan asupan zat besi serta kalori tinggi. Namanya Ironclad.
Mereka memutuskan menjadi tim. Nama mereka: Axiom Four.
Beberapa bulan kemudian, nama mereka sudah menjadi ikon.
Sampai suatu hari, di luar angkasa, alien dengan tujuan menguasai bumi turun dan mengacaukan kota. Axiom Four datang.
Logan menyeringai. “Alien ini kayak badut di jalanan.”
Raymond mengerutkan kening. “Jangan banyak bicara.”
“Lo yang banyak tingkah, Paman.”
Mereka berdebat sebentar sampai Arthur menenangkan. Lalu mereka maju.
Pertarungan itu sengit dan menegangkan. Gelombang kejut Overdrive, ilusi Phantasm, bayangan Nightshade, dan tubuh baja Ironclad saling mendukung. Logan terus melempar candaan di tengah pertarungan. Akhirnya alien-alien itu berhasil diusir.
Mereka memutuskan istirahat dan pulang.
Logan pergi menjenguk Hana di kamarnya.
Di dalam ruangan yang redup, ia melihat sosok yang tidak seharusnya ada di sana. Alien dengan ukiran kosmik di tubuhnya. Di dada sosok itu terdapat bekas tusukan katana yang masih menganga.
Kronos duduk di samping tempat tidur Hana. Suaranya datar dan dingin.
“Anomali akan dihancurkan.”
Tamat.