Aca,Lala,Cici dan kela bermain sebuah permainan, permainan ini hanya membutuhkan dua orang pemain.
lala dan cici yang bermain dan lainnya hanya menyimak. lala menyuruh cici menutup mata dan harus membayangkan apa yang dikatakan lala. lala mengucapkan mantranya. (konon katnya bila kita berhasil membayangkan dan terakhir bila sebuah pintu diketuk lalu terbuka maka kita akan mendapat keberuntungan di esok harinya) .
lala berkata
"saya melihat sebuah gedung yang tinggi, saya memasuki gedung itu. saya menaiki lantai satu dan dua, disana saya melihat seorang perempuan yang kepalnya terus mengalirkan darah, lalu saya menaiki lantai 3 ,4 dan 5 disana saya melihat seorang wanita yang kepalanya berserakan dilantai dan sepasang bola mata yang memantul , lalu saya berlari menuju lantai 6,7 dan 8 , disna tidak ada apa apa"
(tiba tiba cici berdiri membuat kawannya yang lain bingung),
lala melanjutkan mantranya. "saya berjalan menuju lantai 9 dan berhenti di lantai 12(tiba tiba cici berjalan kearah jendela, dan membuka jendela itu besar"), kawannya yang lain panik melihat cici yang hendak melompat dari jendela itu.
cici masih dalam khayalan nya dia mendengar " Disana saya mendengar suara jeritan yang berubah jadi suara tangisan". disisi lain kawannya berusaha menahan cici agar tidak melompat. cici melawan mereka dengan keras dan kasar lalu mendorong kuat tubuh acha sehingga kepala acha terbentur pada ujung meja membuat acha pingsan dan kepalanya terus mengeluarkan banyak darah. lala yang kaget sambil menangis berjalan menuju acha dilihatnya darah yang sudah berserakan dilantai.
kela masih terus berusaha menahan cici dan menyadarkan cici yang masih dalam khayalannya, kela menahan cici dari depan tiba tiba cici mendorong kuat kela, kela menahan tubuhnya yang hampir jatuh lalu cici mendorongnya lagi. Kela terjatuh dari jendela itu.
brukkkkkk!!!!,
terdengar suara hantaman yang sangat keras, lala berteriak
"kela...!!!!!!!!!!!!! ",dia melihat kela yang sudah terbaring di lantai dasar gedung , diperhatikannya darah mulai mengalir keluar dari kepala kela.
dibawah orang orang mulai menghampiri kela . cici yang masih dalam khayalan nya melihat sebuah pintu, dia sangat senang melihat pintu itu. cici mengetok pintu itu, tak ada respon, lalu dia melihat sebuah kunci, cici yakin kalau kunci ini adalah kunci pintu itu.
lala menatap cici dengan lemas dia tak menyangka akan jadi seperti ini. cici berjalan kearah lala, lala berjalan mundur hingga punggungnya menabrak meja makan. di meja itu ada sebuah pisau, cici tiba tiba mengambilnya. kela menatap cici takut, tiba tiba cici menusukkan pisau itu ke perut lala, lala berteriak kesakitan.di sisi lain cici mengambil kunci itu dia memasukkan kunci itu ke kenop kunci tapi pintu itu msh belum terbuka lalu dia menarik kunci dan memasukkannya lagi. acha menarik pisau itu lalu menusukkannya lagi ke perut lala, lala jatuh, dia mersa sulit bernafas lalu lala tak sadrkan diri
cici sangat senang akhirnya pintu itu terbuka. cici tersadar, dia merasa sangat senang . cici menatap lala yang terduduk dibawahnya dia melihat dan menjerit melihat sebuah pisau menancap diperut lala membuat perut lala terus mengeluarkan darah.
lalaaaaaaa!!!!!!! , sambil menangis.
cici melihat sekeliling yang sudah berserakan. dia terpaku melihat acha,darah berserakan di lantai yang berasal dari kepala acha. lalu cici mendengar suara ambulan dia melihat ke luar jendela. cici menatap samar ke bawah lalu dia sangat terkejut melihat kalo itu kela, cici pun berlari ke tempat kela . Banyak orang yang mengerumuni kela terdengar suara teriakan dan tangisan. acha menatap kela dia sangat syok. acha melihat kepal kela yang retak di penuhi darah dan lalu acha melihat sepasang bola mata yang memnatul kelar hanya . acha pun pingsan.