Lily, seorang Sadgirl yang berusaha bangun dari kesedihan nya. tapi, entah apa yang membuat nya tidak bisa bangun dari kesedihan nya. segala cara telah Lily coba, dan hasil nya sama saja.
Lily hampir putus asa. semua orang yang ada di dekat nya, tidak ada yang mau mendukung nya untuk bangun dari kesedihan itu.
'aku harus apa lagi?'
kalimat tersebut sering Lily sebut jika lily sudah benar benar putus asa. Hingga suatu ketika, Lily pergi ke psikiater untuk mengobati mental nya tersebut.
sungguh tak terduga, Lily bertemu seorang dokter jiwa yang sangat ia kagumi selama ini. Kim Namjoon, yaahh itu nama dokter jiwa.
"halo noona, bisa jelaskan keluhan mu apa?" -Dokter Namjoon
(masih ternganga)
Dokter Namjoon yang mengetahui hal tersebut, akhirnya memberi segelas air putih untuk diminum Lily.
"ini, minumlah! 😊" (sambil menyodorkan segelas air)
Lily tak menyangka jika orang yang selama ini ia kagumi, akhirnya bisa bertemu langsung. Lily merasa menjadi orang paling beruntung di dunia ini. entah apa yang ada di pikiran nya saat ini, yang pasti Lily sangat senang bertemu dokter Namjoon.
"apa kau mau menjadi dokter ku untuk selama nya??" -Lily
pertanyaan tersebut sontak membuat Namjoon terkejut bukan main. Namjoon berusaha menjawab pertanyaan Lily, tapi pertanyaan tersebut membuat Namjoon terlihat gugup.
"b-bisa k-kau u-ulangi?" -Dokter Namjoon
tanya nya gugup.
"apa kau mau menjadi dokter ku untuk selamanya??" -Lily
Namjoon mengalihkan topik pembicaraan, tapi tetap saja Lily menanyakan hal yang sama. untung nya, Namjoon orang sabar. kalau tidak, Lily sudah diusir dari ruangan nya.
-7 tahun kemudian-
semakin harii, Lily semakin ceria. kini Lily jauh dari kata 'sad/cry'. Lily sangat berterima kasih pada dokter Namjoon, dokter yang merawat nya saat itu.
Tapi...
hari ini adalah hari yang membuat Lily sangat sedih. pasal nya, dokter yang sudah banyak berjasa padanya, akan pensiun. alasan pensiun, karena faktor usia nya yang makin hari makin tua. Namjoon juga harus menemani anak nya yang berada di malaysia.
"dokter,, kau serius mau pensiun? " -Lily
"aku serius" -Dokter Namjoon (jawabnya serius)
"tapi..
aku? " -Lily
"kau pasti bisa! aku yakin! kau bisa!! " -dokter namjoon
yang ada dipikiran Lily saat ini adalah
"bagaimana jika aku seperti dulu lagi?"
"aku pergi dulu!" -dokter namjoon
"baiklah 😔" -Lily
"ingat pesan ku ini, jangan pikirkan masa lalu mu yang menyedihkan. kau hanya perlu berpikir tentang kesehatan mental mu, aku yakin kau bisa. " -dokter namjoon
seketika, air mata Lily turun membasahi pipi dan dagu Lily. Lily sangat sedih.
"aku gak bisa dokkkk 😭😭,, dokter sini aja 😭😭" -Lily
"kau bisa Lily, kau bisa!!,," -dokter Namjoon
"baiklah aku bisa" -Lily
"aku pergi dulu" -dokter Namjoon
*Tringg tringg tringgg...
(Alarm kamar Lily)
Lily terbangun, dan sadar.
"apa yang aku lakukan?" (mengingat ingat isi mimpi nya)
"hahh aku bertemu idola ku 😢"
Lily masih mengingat ingat mimpinya.
*kata Namjoon, aku harus bahagia. kalo aku sedih, aku nangis 😄
semenjak dari hari itu, Lily kembali ceria seperti biasa nya...
END...
hai hai haii
aku mau minta maaf yahh, kalo cerpen nya gak nyambung dan gaje (gak jelas)
makasih yang udh baca, jan lupa like nya.
papayyy 🤗🤗🤗
nama lengkap para tokoh:
-Jung Lily
-Kim Namjoon
.