Hai semua, namaku Riska Aprilia. Aku adalah anak yang terkenal paling baik dan paling lembut di sekolah. Di sekolah aku juga masuk dalam kategori anak pintar. Aku memiliki satu sahabat dan beberapa teman yang selalu bermain bersama ku.
Sahabatku bernama Yohana. Kami berdua bisa di bilang seperti bantal dan guling, baju dan celana, ataupun roti dan mentega yang artinya kami seperti tidak bisa terpisahkan. Tapi itu mungkin hanya pandangan orang saja, menurutku malah dia datang kepadaku saat dia tidak ada teman.
Karena aku adalah anak yang terlalu baik, semua anak selalu meminta pertolongan kepadaku, bisa di bilang aku ini sedang di manfaatkan oleh mereka. Namun waktu itu aku belum pernah berpikiran seperti itu. Jadi mereka datang kepadaku saat membutuhkan saja.
Aku tidak tahu bagaimana dengan sahabatku ini. Dia benar benar sayang padaku atau dia hanya ingin memanfaatkan aku.
Aku dapat berpikiran seperti itu karena masa pandemi ini. Aku selalu tinggal di rumah dan selalu merenung. Sekarang aku mengerti, aku tidak memiliki teman, semuanya hanya memanfaatkan aku.
Dan aku mencoba untuk selalu cuek dan dingin kepada mereka, namun aku tidak bisa. Sepertinya aku sudah sayang kepada mereka, namun mereka tidak sayang kepadaku. Sampai saat ini aku belum bisa menemukan seorang teman maupun sahabat yang sesungguhnya.
Dan ya, sifatku sudah mulai berubah, dulu aku adalah anak cengeng. Sekarang aku sudah bisa menahan air mataku. Dulu aku selalu fast respon terhadap semuanya, dan sekarang aku juga berusaha untuk merubahnya. Aku juga sedang berusaha menjadi anak yang cuek dan dingin.
Aku tidak peduli dengan teman teman ku lagi, aku tidak peduli apakah mereka akan membenciku karena perubahan sikapku.
Mereka juga tidak akan mengerti apa yang aku alami dan yang aku rasakan. Mulai detik ini, aku sudah membuat komitmen, bahwa aku tidak akan lagi menjadi baik. Mungkin aku tetap baik, tapi tidak sebaik dulu. Untuk itu jangan kaget akan perubahan sikap ku yah !!!
--> T A M A T <--