Di sebuah Sekolah SMA di Jakarta terdapat seorang murid yang selalu jadi bahan bullyan di sekolah murid tersebut bernama Adit, dia adalah Murid pindahan dari kota Sukabumi Jawa Barat, walaupun dia Seorang murid pindahan namun dia cukup pintar Dan selalu mendapat nilai tertinggi di kelas.
Karena dia seorang yang introvert dia selalu menyendiri dan jarang bergaul dengan teman-temanya dan lebih memilih sendiri ketimbang berbaur dengan yang lain.
Pada suatu waktu Saat jam pelajaran telah selesai dia berencana pergi ke kantin untuk membeli makanan, Pada saat berjalan menuju kantin dia tidak sengaja menumpahkan minuman milik seorang pentolan geng di Sekolah tersebut yang bernama Rangga, dan otomatis membuatnya marah.
" MAKSUD LU APA TUMPAHIN MINUMAN GUA." Timpal rangga yang sangat marah
"Maaf bang saya engga sengaja." jawab adit sambil ketakutan
" Kok gua baru liat lu di sekolah ini" cakap rangga
"Saya murid baru di Sekolah ini bang" jawab adit
"Yaudah pulang Sekolah gua tunggu lu di gerbang" cakap Rangga
Saat waktu pulang sekolah Adit langsung bergegas keluar kelas agar tidak di cegat oleh Rangga, Saat dia akan melewati gerbang tiba tiba Rangga dan gengnya menarik baju Adit dan membawanya ke belakang Sekolah.
Setibanya di belakang Sekolah Rangga langung mendorong Adit ke tembok dengan cukup keras dan membuat Adit kesakitan.
"Ini balesan buat lu yang numpahin minuman gua tadi" cakap rangga.
" Maafin saya bang Saya janji bakal nurutin apa yang abang mau." jawab adit sambil kesakitan
" Serius lu bakalan nurutin apa yang gua mau?" cakap rangga.
"Iya bang saya serius" jawab adit.
Setelah mendengar perkataan dari Adit, Rangga memperbolehkan Adit pulang, namun dengan satu syarat, Adit harus membelikan Rangga rokok dengan Uangnya, Karena sisa uang Adit tinggal pas untuk membeli Rokok Adit pun harus dengan terpaksa membelinya.
" ini bang rokoknya" cakap adit
" bagus, lu udah nepatin janji lu." jawab rangga
" Tapi uang saya habis bang karena beli rokok itu dan ga ada uang buat ongkos pulang." cakap adit
" Yah itumah derita lo." jawab rangga sambil tertawa dengan teman temannya.
Dengan rumah yang lumayan jauh, Adit terpaksa pulang berjalan kaki karena tidak punya ongkos, kurang lebih 50 menit adit harus berjalan kaki kerumahnya, sesampainya di Rumah, Ibu adit heran kenapa dia pulang sangat sore sekali
" Dit kok kamu pulang sore banget?." tanya Ibu Adit sambil heran.
" Adit ada kelas tambahan bu" jawab adit.
" Kok kamu kaya kecapean gitu Dit " Tanya Ibu adit
" Engga kok bu hehe " jawab adit.
" yasudah kamu mandi sana" cakap Ibu Adit
" Iya bu" jawab Adit.
dan keesokan harinya Rangga kembali memanfaatkan adit dengan menyuruhnya mengerjakan tugas Rangga.
" Hei Adit sini lu " cakap Rangga
" iya ada apa bang?" tanya Adit
" Tolong kerjain tugas gw " cakap Rangga
" Kok malah saya yang ngerjain bang" cakap Adit
" udah jangan banyak omong lu cepet kerjain " cakap Rangga
" engga ah bang kan ini tugas Abang" cakap Adit
Karena Adit menolak permintaan Rangga, Adit pun langsung di pukul dan di jatuhkan ke lantai dan sejak saat itu Adit selalu menjadi bahan olokan dan bullyan Rangga dan Teman temannya Selama hampir 1 Tahun di kelas 12
1 bulan menjelang Ujian Nasional Adit terus belajar dan jarang sekali bermain, Dia sangat serius
Menghadapi Ujian Nasional, Sedangkan 1 bulan menjelang Ujian Nasional, Rangga tidak belajar sama sekali dan dia lebih memilih bermain dan nongkrong bersama Teman-temannya
Ujian Nasional pun Tiba, Adit yang sudah belajar serius dengan mudah mengerjakan soal tersebut, dan berbanding terbalik dengan Rangga, dia malah sangat kesulitan dan tidak bisa mengerjakan soal Ujian Nasional.
Hasil ujian Nasional pun keluar, Adit mendapat peringkat UN Tertinggi di sekolahnya dan Rangga Mendapat peringkat UN paling terakhir di sekolah.
5 Tahun Setelah kelulusan Sekolah, Adit sekarang Berkerja di salah satu perusahaan besar di Indonesia, Dan sekarang Rangga malah menjadi pedagang Asongan di lampu merah.
Saat sedang menawarkan dagangannya Rangga tidak sengaja menawarkannya ke mobil Adit, dan Adit pun terkejut Karena melihat rangga menjadi pedagang asongan
" Rangga?" tanya Adit.
" kamu siapa kok tahu nama saya" cakap Rangga
" ini Saya Adit teman waktu SMA dulu." cakap Adit
Rangga pun terkejut melihat kesuksesan Adit sekarang dan dia pun langsung kabur karena malu telah menawarkan dagangannya kepada Adit. Adit pun langsung mengejar rangga dan mereka pun saling berbicara.
" kenapa kamu lari Rangga?" Tanya Adit.
" Saya malu dit karena pernah bully kamu waktu SMA" jawab Rangga.
" Ga apa apa kok gausah malu " cakap Adit
" Terus kamu sekarang jadi pedagang asongan?"
" iya dit, aku dulu nyesel pernah bully kamu sama ga pernah belajar, masa depan aku pun jadi suram"
Setelah bertemu mereka pun berteman baik dan rangga mendapat pekerjaan di perusahaan Adit meskipun menjadi Office Boy.