Di dunia ini banyak kehidupan yang tidak kita mengerti..
Ada kehidupan di luar sana yang tidak akan kau ketahui...
Bahkan sel dalam diri mu merupakan mahluk hidup.
Dia hanya seorang gadis SMA yang sederhana ,lemah dan selalu menangis namun dia harus tetap teguh menghadapi kehidupan nya terlebih lagi tentang penyakit nya.
Mari kita mulai cerita ini dari sebuah latar belakang.
Di sebuah sekolah yang terkenal karena disiplin yang ketat dan bayaran sekolah yang cukup tinggi
Di sekolah Menengah atas itu terdapat satu murid yang tidak di kenal, namun dia memiliki banyak teman dan selalu tersenyum.
Lara nama nya.
-Hari senin-
Semua murid mengadakan upacara bendera seperti biasa nya, pada pagi itu matahari bersinar terik hingga suhu nya sangat panas mereka berbaris dengan penuh keluhan.
"Lara..ada apa dengan wajah mu?kok pucat?"tanya teman nya melirik Lara.
Dengan wajah yang pucat,kantung mata yang gelap,bibir nya yang mengkerut remaja itu menjawab nya dengan santai."benar kah.. seperti nya aku kurang minum."jawab nya dengan senyuman.
Teman nya sedikit terkejut dan merasa tidak nyaman melihat wajah pucat nya ,dengan sigap dia keluar dari barisan belakang nya dan mendatangi pihak guru dan berbisik.
Tak lama kemudian,teman nya dan guru nya datang menghampiri nya."lara..apakah kau sakit nak?"tanya guru nya memegang bahu lara.
Lara menatap guru nya dah tersenyum kecil."tidak pak.saya baik baik saja..."ujar nya dengan candaan
Guru nya menatap teman nya dan merasa ada yang salah tentang lara. Ketika dia menyentuh tangan lara suhu nya sangat dingin.namun bagaimanapun lara tetap kokoh mengatakan bahwa dirinya baik baik saja.
Barisan kembali di atur dan lara tetap kekeuh mengikuti upacara meskipun demikian lara masih tetap bercanda dalam keadaan nya.
-----
Riinnggggg..!!!!
Suara bel sekolah berbunyi yang tanda nya sudah waktunya pulang sekolah.
Lara pulang sekolah tanpa teman nya,karena dia harus berjalan jauh untuk mengambil angkutan dari sekolah nya.
"Hati hati lar..!"kata teman nya yang telah di jemput oleh orang tua nya.
Lara melambaikan tangan nya dan membalas sahutan teman nya.tak lama kemudian seorang teman nya datang menghampiri nya
"Lara samaan yok..pulang nya!!"ujar teman nya kepada lara.
Lara melirik teman nya dan perlahan-lahan melepaskan tangan teman nya dan memegang tangan nya dan berkata dengan lembut."tidak..aku lebih suka Sendirian."ujar lara pergi begitu saja.
Teman nya merasa bingung dan perasaan kesal bercampur dengan nya.
Lara berjalan melewati jalan pintas untuk mengambil angkutan nya.
Melewati hutan hutan dan kampung orang.
Dia berjalan seperti mayat hidup dan sambil melihat langkah nya tanpa melihat ke arah depan.
Dan tiba tiba remaja itu berhenti dan bergumam."uang saku ku tidak cukup lagi bayar uang obat.. seperti nya aku harus cari lowongan kerja."gumam nya .
Lara kembali sadar dari lamunannya dan memijat kening nya dan berkata."kenapa aku harus memikirkan itu sekarang."ujar nya dan pergi melanjutkan perjalanan.