Setalah lulus SMA saya mulai bekerja diperusahaan yang bergerak dalam bidang perdangangan ( distributor ) atas ajakan dari teman.
Kejadian itu berawal dari kebiasaan saya pulang malam dan melewati depan area Taman Makam Pahlawan. Karena dari arah kantor dan kosan harus melewati depan TMP tersebut.
Malam itu saya pulang sangat larut dan berjalan sendirian sambil bersenandung lagu. Tiba-tiba saya mendengar dari arah dalam area makam suara derap langkah kaki yang sangat banyak, seperti suara baris berbaris. Saya langsung melihat kearah suara tersebut dan melihat barisan sepatu laras prajurit berbaris rapi tanpa manusia.
Karena kaget dan perasaan takut dengan kejadian aneh itu saya langsung lari secepatnya.
Tapi tiba tiba saya mendengar suara dentuman dari arah belakang. Suara tersebut lebih nyaring dan terasa begitu dekat.
Sayapun berhenti berlari dan menoleh kebelakang. Ternyata terjadi kecelakaan. Dua pengendara motor bertabrakan. Wargapun datang menolong dan saya akhirnya berbalik ke tempat kecelakaan tersebut.
Setelah pengendara di beri pertolongan dan hanya menderita luka ringan mereka mulai bercerita. Ternyata kedua pengendara motor itu melihat dan mendengar kejadian aneh di area makam tersebut.
Sejak kejadian malam itu, saya tidak pernah lagi melewati area makam, berjalan sendirian dimalam hari.
(kisah nyata: memori 15 agustus 1996)