Sejak mengidap fobia sosial (social anxiety disorder) Alin menjaga jarak dengan orang asing, amat sulit baginya untuk beradaptasi dengan teman baru dan juga lingkungan baru.
"Angkuh banget si itu anak baru." gerutu Leo.
"Sok cantik." gumam Rara.
"Sok imut." gumam Tedi.
Alin lewat di depan Leo, Rara, Tedi dengan senyum dan berkata, "Permisi."
"Sini apa Lin, kita ngobrol." ujar Rara.
"Maaf aku ada urusan di ruang guru." kilah Alin.
Alin terus berjalan dan memasuki ruang guru, bertemu dan berbicara dengan pak guru kiler tapi tampan. Ternyata ada 3 pasang mata yang menguping pembicaraan antara guru kiler dengan Alin. Siapa lagi kalo bukan Rara, Tedi dan Leo.
Dari mencuri dengar ketiganya tahu kalo Alian bukan lah seperti apa yang ada di pikiran mereka.
"Kasian gue ama Alin, ternyata itu sebabnya." gerutu Leo.
"Dari saat itu Leo, Rara dan Tedi berusaha dekat dengan Alin tanpa memaksanya tanpa ada kata kata yang ada di pikiran buruk mereka.