“Apa kamu menginginkan sesuatu honey?”tanyaku ketika melihat mata Zayn yang tampak mencari sesuatu di setiap toko yang kami lewati
“Kamu kelelahan baby?” bukannya menjawab dia malah balik bertanya hal yang berlainan
“Aku benci siang hari yang terlalu panas honey, jadi ayo cari tujuan mu sekaligus kita berteduh” ucapku sembari tertawa
“Lets go baby!”
Ternyata Zayn sedang mencari sebuah gitar berukuran sedang.
“Hmm ini pas untukmu” katanya
“Kamu masih mengingatnya” ucapku sembari tertawa
Pertemuan pertama kami adalah ketika aku mengikuti kelas alat musik, Zayn adalah kakak kelas yang diminta guru untuk mengajariku. Aku sangat kesulitan karena ukuran gitarnya yang terlalu besar, saat itu Zayn tertawa dengan keras dan mengganti gitarku dengan yang berukuran sedang.
“Bagaimana aku bisa melupakan hal hal tentang mu baby”
“So sweet!”gumamku malu malu meong.
Dressss!!! Cuaca yang semula panas, mendadak mendung dan kemudian turun hujan.
“Semesta saja mengerti kamu membenci siang hari yang panas”ucap Zayn terkekeh geli.
BERSAMBUNG~
(Pembahasan Cerpen bersambung dari Day24 - Day29)