aku vania seorang gadis dari keluarga yang cukup sederhana.saat aku mulai berani membuka hati untuk seorang pria tapi dia selalu membuatku bertanya-tanya apakah dia benar-benar menyayangiku atau tidak karena setiap aku bertanya kepadanya dia selalu menjawab kalau dia sangat menyayangiku tapi tidak tau kenapa hati ini selalu masih ragu untuk mempercayainya tapi aku selama ini tidak menanyakan hal itu kepadanya karena jujur aku sangat takut kehilangannya.pria itu bernama andi dia sebenernya terhadapku sangatlah perhatian dan begitu baik kepada ku tapi tidak tau kenapa hati ini masih ada sedikit keraguan tapi aku juga tidak ingin berpisah dengannya.
suatu saat kami sedang jalan-jalan bareng ditaman dari arah yang berlawanan ada seorang wanita yang memperhatikan andi tapi entah siapa wanita itu aku tidak tahu.
setelah beberapa waktu kami memutuskan untuk duduk disebuah kursi dipinggir taman dan dari tempat yang tidak begitu jauh dari tempat kita duduk seorang wanita itu masih memperhatikan andi dari kejauhan dan sesekali andi merespon wanita itu tapi aku hanya berpura-pura tidak melihatnya karena aku takut kalau akan membuat andi marah kepadaku.Entah kenapa aku tidak ingin jauh dari sisi andi entah kenapa aku jadi wanita begitu bodoh atau gimana sudah tahu kalau andi itu sudah sering menyakiti hatiku tapi aku begitu mudahnya selalu memaafkanya dan sampai akhirnya dititik dimana aku sudah tidak kuat menahan apa yang dilakukan andi kepadanya saking sudah terlalu sakit n selalu menahan apa yang aku alami sendirian akhirnya aku memutuskan untuk ya sudahlah aku harus bisa jauh dan harus bisa melupakan andi karena sekian lama hatiku semakin sakit meskipun aku begitu sulit untuk melupakannya dan sulit untuk tidak memikirkannya terus menerus tapi aku harus tetap berusaha karena dia sudah terlalu sering nyakitin hati aku..
semoga aku bisa dan tetap bisa melanjutkan apa yang harus aku raih selama ini..SEMANGATTTTTTTTTT