sudah 1 jam berlalu...hari berganti senja..hari mulai malam,,,"rasanya sepi sendu di kereta ini"batin Mia.
"kenapa melamun?!tanya ardan
.keduanya adalah sahabat Rani yang saat ini sedang berada di kota Jakarta.ardan dan Mia adalah sepasang kekasih yang sudah bertunangan 1 bulan lagi mereka akan menikah..makanya mereka mencari Rina untuk mengabarkan sahabatnya itu harus hadir di pernikahan mereka.
*********
kereta berhenti di stasiun mereka berdua turun,,,
"hm... walaupun malam masih ramai ya dan,?tanya Mia,,,
"iya,,,apakah kamu lapar?!seru Ardan...
"iya,,"sambil memainkan tas yang di bawanya,
,"ayo makan dulu baru kita cari informasi tentang Rani",,,tegas Ardan.
gruk...gruk..."hallo"jawab Mia mengangkat telpon.
tut...tut...tu....telpon dimatikan,Mia melihat layar handphone tapi tidak ada nama dan nomor kartu di rahasiakan.
""UPS,,,aku lupa tanya Ardan,,kamu mengenal Roni??!tanya Mia...
."em....siapa Roni?!Ardan balik bertanya,,,
"ish,,,kamu nih aku nanya malah jawabnya apa " Mia menyeringai.
mereka melanjutkan perjalanan untuk pergi kerumah paman Ardan yang tinggal dekat stasiun tersebut.
********
Mia dan Ardan berjalan kaki mencari rumah pak Noer yang tak lain adalah kerabat dekat Ardan.
""assalamualaikum...."seru Ardan.
"waalaikum salam...pak Noer membuka pintu,
, "nak Ardan ayo masuk"trimakasih sudah mau jauh jauh dari Surabaya ke sini nak,,,ucap pak Noer
."tidak paman justru kami yang berterimakasih sudah boleh tinggal disini beberapa hari.
***
pukul 23,37 Mia merasa sakit perut dan mencari letak toilet dirumah pak Noer,,Mia mendapati banyak pintu di bagian belakang.
"duhh,,,,mana lagi yang kamar mandi"Mia binggung dan agak sedikit merinding....
"DOOR"Ardan mengageti Mia.,,,,"
astafirulloh....."jantung Mia berdetak kencang dan nafas sesak....
"kamu itu dan,,,kaget aku untung gak pingsan"
Mia melirik dan memiringkan mulut memukul punggung Ardan.
"habisnya malam gini berani sekali keluyuran"goda Ardan.
"ih...aku kebelet BB dimana kamar mandinya”?tanya Mia.
"itu pintu sebelah kanan segera sana bau tau"
Ardan menyuruhnya cepat kekamar mandi dan Mia meminta untuk di tungguin sebentar.
krak,,,,krak,,,,’'
suara burung di atas rumah pak Noer..Mia membuka pintu dan menghampiri ardan,
,"dan aku merasa gak enak banget perasaanku tiba tiba serasa ada Rina di sini"Mia bergidik sambil menghela nafas panjang mengosok lehernya.
."hei...kamu ada aja sih...orang kita ini lagi mencari keberadaan Rina yang sudah tidak pulang 6 bulan terakhir ini,,,mungkin dia sedang tidur sekarang"Ardan meletakkan tangan di kepala Mia sambil mengacaknya
."ayo tidur hoam.....aku sangat ngantuk Mia"seru Ardan.
********
berita pagi ini...di temukan seorang gadis tanpa identitas terlindas kereta Api jurusan jakarta-surabaya dan tanpa identitas hanya meninggalkan buku diary yang terkunci sandi
.
"sayangnya gak bisa lihat mukanya ya paman?!tanya Ardan.
iya nak Ardan setidaknya biar kita tau mungkin saja kita kenal.
Mia hendak mengambil handuk dan mandi setelah itu Mia merasa Rina ada di kursi taman duduk menyapa Mia,,,,
,"sudah pulanglah jagalah ibuku"bisik suara yang pelan dan membuat Mia ketakutan dan lari.
"hah...ha...hagh..."Mia letih dan duduk di ruang tengah
."kamu kenapa pagi-pagi lari?!tanya Ardan,,,,,
"dan!!!"Mia memeluk Ardan sembari menangis menceritakan apa yang di lihat dan di dengarnya,kemudian mereka memutuskan segera mencari Rina yang sudah mulai membuat teka-teki.
********
pukul 17,00 Ardan dan Mia habis dari kantor polisi,,,laporan mereka nihil tiada hasil.
"dan,,,aku tidak mau tinggal di rumah pak Noer lagi hampir semalaman aku tidak bisa tidur merasa dihantui""rengek Mia sembari memegang tangan Ardan
."lantas kita nginep di hotel saja kah?!tanya Ardan dengan senyum memeluk Mia.
"bagaimana baiknya dan,,,aku benar-benar takut atau mungkin rumah paman terlalu luas hingga aku merasa takut karena disana sepi sekali.
********
paman Ardan pamit ya....?!Ardan berpamitan seraya mencium punggung tangan pamannya begitu juga dengan Mia.
"srek,,,srek,,,ihi i i i i i i....Ardan dan Mia mendengar senyum misterius di dalam rumah paman
."paman mendengarnya?!! mereka berdua kompak bertanya sembari melotot melihat keseliling karena rumah pamannya banyak pekarangannya,,,,,
"paman tidak mendengar apa-apa?!jawab paman Ardan dengan ragu.
"ya sudah kalau begitu kami pergi paman'"ardan dan Mia pergi dari rumah pamannya pukul 9,35.
********
"dobel bad ya mbak 1 kamar saja".Ardan berjalan kamar hotel nomer 12.
,,srek,,,srek,,,suara itu muncul lagi Mia yang sedari tadi memegang tangan Ardan dan memeluknya merinding terus,
,mereka masuk kamar dan Mia mengumam
"kenapa suara kaki terseret itu mengikuti kami kesini duh...kami salah apa"Mia cemas.
"hey...kamu kenapa si sayang?!tanya Ardan..
"dan apakah kita pulang saja hentah kenapa 2 hari ini aku merasa ada yang mengikuti kita mahluk kasat mata!?Mia memeluk Ardan sembari tidur di sampingnya,,
menyuruh Ardan memeluknya menyelimutinya dan tidak boleh pergi darinya.
"hm.....kamu aneh-aneh aja terlalu halu?jawab Ardan sambil mengoda Mia menggelitiknya agar Mia tidak semakin ketakutan,,
merekapun tertidur hingga pagi.jm 8 pagi Mia mendapati Ardan tidak di sampingnya,,
membuka selimut dan berjalan kekamar mandi untuk mandi,,,
saat Mia mau membilas badanya dari sabun Mia mendengar dentaman keras di bawah ubin,,
,"Duk,,,Duk,,,Duk...perasaan Mia tak enak dan segera menyelesaikan mandinya dan keluar tanpa mengenakan pakaian hanya berbalut handuk
."ha,,,,,ha,,,agh,,,,nafasnya tak beraturan mia melihat Ardan duduk di sofa melonggo melihat Mia yang hanya memakai handuk sambil memegang roti yang sudah di mulutnya tapi tak jadi di gigit
."Mia lari kecil menghampiri ardan dan memeluknya dan membicarakan apa yang terjadi di kamar mandi.
."hm...sudahlah sana ganti baju,,,apa aku yang ganti bajunya?!Ardan mengoda Mia sembari memegang rambut Mia dan nyengir
."ya enggak boleh!!Mia marah dan berganti pakaian,
,Ardan membelakangi Mia dan menaruh kepalanya di sofa lalu melipat kedua tangannya di sofa.
**********
hm....aku capek dan"",,rengek Mia yang sedari tadi duduk,,,di teras hotel..
"iya,,,kita sudah keliling 2 hari ini tapi tidak bisa menemukan Rina,,,
coba kamu telpon dia dengan nomer yang kemarin,,,Ardan berkata.
"hallo"rina Alhamdulillah kamu di mana aku benar benar merindukanmu kami tak mendapati keberadaanmu
"Mia antusias dan meneteskan air mata,,,pergilah ke jl jeruk,,,
"mia,,,,,belum sempat melanjutkan perkataanya telpon Mia di matikan oleh Rina Tut...Tut...Tut..
"dan kamu dengarkan?!karena Mia mengeraskan spikernya.
********
siang itu di jl jeruk mereka tak mendapati rumah atau bangunan apapun mereka hanya mendapati kuburan di sekeliling jalan jeruk tersebut
,"apa orang iseng yang angkat telpon kita ya dan"seru Mia,,,
"suttt......diamlah sembari menutup mulut Mia,,,
Ardan masuk ke kuburan dan membaca nama nama yang di makamkan di permakaman tersebut
.mia yang risau dan mengerti maksud Ardan menangis dalam keheningan dan tanpa tanya apapun lagi.
"siang mbak mas,,,cari makam siapa??"sapa penjaga kuburan,
,"iya pak apa kah ada nama Rina disini setidaknya di makamkan 6 atau sampai hari ini?tanya ardan,,
,"banyak mas yang namanya Rina ada 5 orang tapi kalau orang yang seumuran mas dan mbaknya tuh di Deket bunga Kamboja putih itu ada,,
,"hah!!!!Mia dan Ardan kaget,,
,"maaf pak meninggalnya kenapa ya?! tanya mia antusias...
"pamalih mbak kalau di ceritakan disini takut tersinggung yang meninggal..."jawab penjaga kuburan tersebut.
*********
Ardan dan Mia ikut penjaga kuburan tersebut kerumahnya dan tidak memastikan kalau makam tersebut memang Rina,,
"gini mas mbak.....kemarin lusa 2 hari yang lalu ada perempuan mati terlindas kereta sebagian tubuhnya,,nah karena wajahnya banyak luka jadi tidak bisa di kenali
wanita itu meninggal tapi anaknya masih hidup sepertinya melalui jalan SC mungkin..
menurut warga mendapati tas yang di bawa wanita itu tanpa identitas tapi disitu ada buku dan sama polisi di buka paksa karena terkunci namanya Rina dari Surabaya kelahiran tahun 93 kalau gak salah ya...
di buku itu terakhir kalimat ingin pulang takut ibu semakin sakit tapi aku disini akan menjadi beban temanku,,
,laki laki biadab itu tidak mau mengurus ku,,,
cuma itu yang aku tau,,,"terang penjaga kuburan.
mia tak henti menangis dan Ardan pun ikut menangis serta dia kebingungan harus apa,,,memeluk Mia yang sejadi jadinya menangis,,,,
**********
meninggalkan area jl jeruk mereka mendatangi rumah sakit ,,mencari keberadaan anak bayi yang telah di lahirkan sahabatnya itu,,,
polisi melihat surat yang di bawa Ardan bawasanya mereka kehilangan teman bernama Rina dan polisi memastikan kalau Rina itu adalah memang teman mereka
Sempel DNA akan selesai 2minggu lagi.ardan dan Mia berharap hak asuh bayi tersebut jatuh ke tangan orang tua Rina,,
ibu Rina shock tapi dia tegar..mengharu biru air mata penyesalan dari Ardan Mia,ibu beserta keluarga mereka masing-masing.
*********
"srek...srek...tolong....tolong aku!?suara itu muncul lagi berbisik....
"ya tuhan...apa yang harus aku perbuat"Mia tegang,,,
"ada apa sayang?!tanya Ardan kepada Mia.
"dan sebaiknya kita tidak pulang dulu"Mia memegang tangan Ardan di kursi stasiun.
"bukankah sudah selesai kita disini,,,3pekan kita akan menikah banyak persiapan yang harus kita selesaikan?!!tegas Ardan.
"sepertinya Rina masih belum tenang dan!"tegas Mia
"kita tidak perlu ikut campur urusan ini sayang,,,biarkan aparat hukum yang mengusut semua ini"Ardan geram dan mengambil sebatang rokok.
"hm....jangan merokok!!!?rengek Mia sambil memeluk Ardan.
"kamu sih di ajak pulang gak mau,,,kamu mau membatalkan pernikahan kita!;lirik Ardan sembari membuka tas mengurungkan niatnya merokok
."ya enggak dan""...menikah tetap menikah kita hanya cukup cari tau penyebab Rina mengakhiri hidupnya dari pada kebawa sampai Surabaya raganya,,,"Mia serius
karena Mia melihat lambaian tangan di pintu kereta yang akan mereka naiki bersama keluarga mereka,,.
Ting dong.....suara kereta akan berangkat,,,,,
anak anak ayo kita berangkat seru ibu Mia dan ibu Ardan ,,,,
Ardan menoleh ke Mia,,,,
"em....Mia melupakan handphone di hotel Bu...kalau Mia pulang pas hari Sabtu besok boleh?!kata mia pelan,,,
"terserah kalian saja,,,keluarga mereka pulang semua termasuk keluarga Rina yang sudah mengikhlaskan kejadian yang membuat Rina meninggal.
********
Mia dan Ardan kembali kehotel mereka tak punya waktu banyak karena persiapan menikah sudah tinggal beberapa hari lagi...
"dan...jangan cemberut gitu dong!!
"hm....!
"maaf ya dan...kita harus selesaikan masalah ini...agar semua jelas dan terang....!kata Mia
"sudahlah....ayo...istirahat!
Ardan dan Mia beristirahat....hingga Mia bermimpi bertemu Rina...dan bercanda gurau denganya di dalam mimpi sampai seketika Rina jatuh ke jurang dan anehnya itu di sekitar rumah paman Ardan..
"tidak..!!!!!!!agh....agh...ha...ha....!!Mia bangun dari tidurnya.
"ya tuhan....sayang kamu kenapa?!tanya Ardan....
"dan kita harus kerumah pamanmu....aku yakin Rina memberikan ku petunjuk...untuk menemukan jenasahnya....
"heh....kamu ini gimana sih kan sudah jelas kalau Rina meninggal di Lindas kereta dan bayinya juga sudah di bawa pulang keluarga Rina??!
"ah...kamu gak ngerti maksudku....aku kesana sendiri saja....
Ardan penasaran dengan cerita Mia...mereka pergi kerumah paman Ardan karena waktu sudah sangat larut mereka hanya berfikir untuk melihat di sebelah rumah paman Ardan ..
"sayang...ini sudah pukul 23,00 malam....kamu yakin...gak takut sama....?!!
"tidak Sayang....aku tidak takut!!!jawab Mia tegas....
didalam rumah Mia mendengar suara paman Ardan sedang bicara dengan beberapa orang...
(dengar kalian...keponakan dan calon istrinya itu masih tinggal di sekitar kota ini...jangan sampai mereka mencari tau kasus tentang Rina...aku tidak mau membunuh mereka juga.. hah...mereka tidak tau kalau Rina aku hamili dan kusiksa di kamar mandi belakang hanya saja dia kabur dan kebetulan sekali ada kereta lewat hhhhh.....mampus tanpa aku mengotori tanganku)
"astaga.....ini di luar dugaan...😨😨
Mia dan Ardan terjebak....tiba2 ada yang meletakan pisau di leher mereka...
paman Ardan mengetahui Mia dan Ardan pasti kembali mencari kebenaran... tiba-tiba suasana rumah mencekam....suara cekikikan Rina dan lampu yang redup mati
"heh....wanita jalan...aku tidak takut denganmu kamu hanyalah roh penasaran!!!!paman Ardan tertawa.
"tik...tok...tik...tok...hi...hi...ik...ik...ik...AKU PASTI MEMBUATMU MATI!!!!
Rina marah...melemparkan dan menghempaskan tubuh paman Ardan....
dan sangking takutnya paman Ardan lari kebelakang rumah...tak sengaja menceburkan diri ke dalam sumur.....
"Rina....hentikan Rina...kamu anak baik'...tenanglah...sayang...sudah cukup balas dendamnya!!!kata Mia...
"titip arka ya....aku pergi...semoga kalian...bahagia...
keesokan paginya....polisi mengangkat jenazah paman Ardan dan banyak orang berkumpul...
Mia dan Ardan memeluk satu sama lain...berharap sahabatnya itu tenang di alam sana....