Hai perkenalkan, aku lilith kasmira dan aku korban dari broken home. Penasaran degan cerita ku yuk lanjut...
Saat itu aku masih berumur 10 tahun,
Dan aku masih belum paham betul apa itu broken home. karna dulu nya keluarga ku harmonis harmonis saja.
Tapi Semenjak umur ku hampir memasuki 16 thn keharmonisan itu perlahan lahan menjadi serpihan kaca yang menusuk hati ku hinga menjadi beberapa bagian. Kelak jiwa ku taakan tenang jika dikenang kebali.
***
Pagi ku terasa begitu suram dan sunyi.
Aku melihat maicel masih tertidur pulas di pelukan ku, mata nya yang sembam membuat diri ku terdiam melamun untuk sejenak menatapnya.
Terasa begitu aneh degan semalam walau itu sering terjadi namun kali ini cukup membuat diri ku penasaran tentang apa yang tejadi sebenar nya.
Ku tarik gengangan pintu membuka nya perlahan agar tak membagunin maicel.
Kulayangkan sejenak pandanganku menatap sekeliling rumah yang telah terbang kalai, dan juga aku menemukan sebuah bercakan darah dilantai.
Srek srek...
*Suara dari kamar mama* batin ku.
Aku pun berjalan pelan ke kamar mama melihat apa yang sedang terjadi. baru beberapa langkah wajah ku lansung memanas. Dengan pandagan takut aku meneguk pahit silifa ku, menatap mama degan sedih.
"Ma...mama mau kemana?" Tanya ku lirih.
Ia hanya menoleh tak mebalas lalu melanjutkan menyusun pakain yang sudah rapi kedalam tas.
Aku berusaha menahan air mata ku, berjalan mendekat kearah nya.
"Ma, jangan pergi" ucap ku sambil memegang legan tangan nya
Helaan nafas mama lalu terhenti sejenak menatap ku degan tajam
"Ma..."
"Kamu diam! Ngak tau orang lagi pusing!"
Aku terdiam menunduk mematung tak berani menatap mama yang semakin kesal akan diri ku.
"Masuk kekamar!" ujar mama degan nada meninggi.
Aku pun kembali kekamar degan wajah membisu. Ku lihat diatas kasur kamar, tubuh maicel masih terlelap.
ku tarik nafas lalu berjalan ketempat kasur maicel.
"Maicel bangun..." sahut ku membangun kan Maicel.
"Ada apa kk" ucap Maicel sambil mengeliatakan tubuhnya.
"Ngak tau, pokok nya kita harus siap siap, nanti mama marah" ucap ku yang dijawab angukan oleh Maicel.
Kemudian kami pun beranjak sigab dari tempat tidur lalu bergegas keluar.
👑
😶