hari itu aku melihat mayat anjing yang kakinya hilang di halaman dan melaporkannya ke papa, papa menemukan pisau yang berlumuran darah di tas adikku, esoknya papa melihat adikku sedang mencongkel mata kucing tetangga sebelah kaki kucing itu juga hilang, kejadian yang mirip terus berlanjut dan semua hewan itu ditemukan tanpa memiliki kaki.
adikku dibawa ke dokter untuk melakukan terapi agar dia berhenti melakukan hal buruk, aku hanya dapat mengunjungi adikku seminggu sekali, aku sangat sedih, padahal aku sangat ingin bermain dengannya... lagi pula aku percaya pasti bukan adikku pelakunya, dia masih kecil...
aku berusaha mencari bukti agar adikku bisa kembali. suatu hari aku melihat tetanggaku sedang menggali lubang dan menutupnya. seketika orang itu pergi aku langsung menggali lubang itu dan memasukkan mayat tikus dan anjing tanpa kaki di dalamnya.
bagus dengan begini aku tinggal bilang ke papa dan adikku akan di pulangkan!
tapi saat adikku pulang kejadiannya semakin parah papa menemukan potongan daging- daging dan organ kucing yang terpisah pisah di loteng adikku kembali di bawa ke dokter sekali lagi, aku sangat kesal!!!
setelah adikku pergi tidak ada kejadian kejadian aneh lagi.
beberapa bulan kemudian adikku pulang, keadaan tetap tenang, adikku melewati hari secara normal, beberapa hari kemudian mayat adik ku di temukan tergeletak bersimbah darah di loteng beberapa perhiasan mama dan barang barang di rumah kami hilang, polisi berpikir ini adalah kasus pencurian biasa tapi anehnya kaki adikku tidak ditemukan dimanapun.
papa dan mama shok berat dan berusaha menenangkan diri selama beberapa hari pelakunya masih belum ditemukan sampai sekarang tapi sebenarnya aku tau dimana letak kaki adikku hanya saja aku takut memberitahukannya.
saat di sekolah semua teman temanku sudah tau cerita tentang adikku mereka semua turut bersedih.
saat jam istirahat makan siang aku makan bersama sahabatku dia berkata
"kau membawa benda itu lagi?"
"iya! enak sekali loh! terutama yang milik adikku~~"
~End~