Ada yang aneh di gudang rumah nenekku...
Hari itu aku dan keluargaku berkunjung kerumah nenek yang beada dipedesaan.
Memang letak rumah nenekku yang paling jauh, tapi menurutku itu lebih nyaman, karna letaknya berada seperti hutan.
Yang membuat nyaman adalah disana karna terlalu banyak pohon, jadi angin pun terasa sangat sejuk.
Kami sekeluarga berkunjung, karna katanya nenekku sedang sakit.
Kakek ku bilang belakangan ini nenek selalu merasa ada seseorang yang melihatnya atau mengikutinya.
Namun kakek hanya berfikir itu hanya khayalan nenek ku saja karna dia sudah terlalu tua.
Sebenarnya rumah nenek ku tidak terlalu lebar namun cukup panjang.
Rumah itu terbuat dari kayu yang kuat.
*****
Aku bersama para sepupuku mulai melihat-lihat sekitar rumah nenekku.
Kami melihatnya dari halaman depan sampai belakang.
Saat kami berjalan dihalaman belakang, kami merasa ada yang aneh disana.
Kami semua juga merasa ada seseorang yang sedang memperhatikan kami.
Karna merasa takut, kami pun kembali ke dalam rumah.
*****
Di dalam rumah, kami semua duduk mendekati nenekku yang sedang terbaring lemah sambil bercerita pengalamannya.
Dia berkata belakangan ini dia sering sekali melihat sesuatu yang mengerikan.
Pernah ada satu malam, saat dia hendak tidur, baru saja dia berbaring tiba-tiba dia merasa ada sesuatu yang menekan dadanya.
Nenekku tidak bisa berteriak atau melakukan apa-apa, tapi dia bisa melihat dari dinding terlihat seperti ada beberapa orang yang sedang mendudukinya.
Nenekku pun langsung membaca doa, agar kejadian itu cepat selesai, namun belum selesai dia membaca doa, dia pun pingsan, dan saat bangun sudah dalam keadaan lemah.
Kami yang mendengar cerita itu langsung merasa ketakutan, dan takut untuk tinggal disana.
Aku dan para sepupuku pun mulai berdiskusi sambil berbisik.
Kami awalnya berencana mengajak orang tua kami untuk pulang saja.
Namun kondisi nenek saat ini masih lemah, dan tidak mungkin bisa ditinggalkan.
Tapi paman kami tahu apa yang kami bicarakan jadi dia juga ikut bicara untuk menenangkan kami.
Dia berkata kalau rumah nenek sudah dibacai doa, dan tidak akan terjadi apapun kedepannya.
Kami pun merasa lega dengan apa yang dikatakan paman kami, jadi kami semua sepakat tinggal dirumah nenek untuk merawatnya sampai sembuh.
*****
Malamnya, karna terlalu banyak keluarga kami yang datang, dan karna ukuran rumah nenek ku yang tidak cukup besar.
Sebagian dari kami pun harus ada yang tidur di luar dan di gudang, untungnya gudang yang dirumah nenekku itu sudah dibersihkan juga.
Yang tidur diluar adalah para laki-laki sedangkan yang dikamar adalah perempuannya.
Tapi karna aku dan sepupuku sepantar jadi kami disuruh untuk tidul di gudang.
Awalnya kami merasa takut, karna gudang itu berada tepat didekat hutan belakang, dan gudang itu hanya diterangi 4 lilin.
Tapi kami tidak bisa menolak karna tidak ada tempat lagi, jadi kami harus berani untuk tidur disana.
Saat aku dan keempat sepupuku masuk kedalam gudang, suhu disana langsung terasa dingin, kami hanya berfikir itu pasti karna rumahnya terbuat dari kayu, dan berada di dekat hutan, jadi kami santai saja disana.
Kami pun mulai berbaring di salah satu sudut gudang itu, namun hal yang paling membuat takut adalah lukisan yang ada disana.
Setiap dinding gudang itu terdapat 2 lukisan yang sangat mengerikan.
Lukisan itu seperti orang mati yang nyata, di tambah lagi karna gudang hanya diterangi lilin membuat gudang itu semakin menakutkan.
Salah satu sepupuku berkata, kalau ada lukisan yang matanya bergerak menatap kearahnya, hal itu membuatnya takut.
Karna aku tidak ingin suasananya akan bertambah nakutkan, aku pun menyuruhnya untuk tidur, walaupun aku sendiri juga sangat ketakutan.
*****
Pagi harinya saat kami terbangun, kami sangat terkejut.
Karna digudang itu sama sekali tidak ada lukisan, namun yang ada disana hanyalah jendela kaca.
Mengetahui hal itu, membuat kami merinding walau pada siang haripun.
Karna gudang itu hanya memiliki jendela kaca yang berarti lukisan itu tidak ada.
Jadi apa yang kami lihat tadi malam itu?