suatu hari tinggal kedua kakak beradik, dimana mereka tinggal bersama dengan kakek nenek nya di sebuah gubuk kecil yang terletak di dekat persawahan, kedua bersaudara ini adalah seorang wanita yang tinggal tanpa kedua orang tuanya. mereka sudah tinggal dengan kakek nenek nya sejak mereka masih balita
kedua kakak beradik ini saling mengerti satu sama lain, dan mereka saling melengkapi kebutuhan masing".
dan sehari harinya mereka selalu membantu kakek nenek nya bekerja di hutan untuk mencari kayu.
dan suatu hari seorang kakak yang bernama silpa memutuskan untuk mencari pekerjaan di luar kota, dengan alasan untuk membiayai kebutuhan mereka, dan terutama untuk mencari uang buat biaya sekolah adiknya, dan kemudian seorang adik yg bernama silpi, memutuskan untuk ikut dengan kakaknya silpa ke luar kota, dengan tujuan untuk membantu kakaknya bekerja.
tetapi kedua kakek neneknya tidak menyetujui tindakan yg dilakukan oleh kedua kakak beradik ituu
karna kakek nenek nya tidak mau terjadi sesuatu kepada kedua kakak beradik tersebut, tetapi kedua kakak beradik tersebut bersikeras untuk pergi keluar kota
dan kemudian nenek berkata kepada mereka bahwa"belum waktunya untuk pergi keluar kota, kalian belum cukup mahir untuk mencari pekerjaan di luar kota"dan akhirnya kedua kakak beradik itu pun tidak jadi pergi keluar kota, tetapi mereka berjanji bahwa jika nanti sudah waktunya mereka akan pergi keluar kota, untuk mencari pekerjaan
dan kakek nenek nya pun tersenyum
sambil berkata"kami sangat beruntung memiliki cucu seperti kalian berdua"dan kedua kakak beradik itu saling menatap sambil tersenyum....
dan keluarga kecil itu pun saling berpelukan sambil tersenyum bahagia
dan suatu hari seorang adik yang bernama silpi bertanya kepada nenek nya tentang kedua orang tuanya, tetapi nenek tidak menjawab pertanyaan silpi, dan kemudian silpi pergi meninggalkan nenek di kamar, keesokan harinya silpi kembali bertanya tentang kedua orang tuanya kepada neneknya, tetapi neneknya hanya diam dan berusaha mengalihkan pertanyaan silpi,akan tetapi silpi tidak henti hentinya untuk kembali bertanya kepada neneknya, akan tetapi neneknya tetap saja diam.
dan hari berikutnya kedua kakak beradik itu, saling mempertanyakan satu sama lain tentang kedua orang tuanya.
lalu kakek nenek nya datang menghampiri mereka dan berkata dengan sejujurnya tentang keberadaan kedua orang tua mereka, sambil menghembuskan napas yg dalam nenek berkata pada mereka bahwa"saat kalian masih kecil ayah dan ibu kalian berpisah dan menitipkan kalian berdua kepada nenek dan kakek"dan kemudian silpa bertanya kembali"lalu dimana ayah dan ibu sekarang? "dan nenek lun menjawab" kita tidak tau nak, karna sejak perpisahan itu mereka tidak pernah datang untuk menjemput kalian berdua "
dan kemudian setelah mengetahui semua itu
kakak beradik ini pun menangisi nasib mereka, akan tetapi mereka tetap semangat untuk bertahan hidup dengan kedua kakek nenek nya walaupun mereka tinggal di sebuah gubuk kecil