Namaku Vallerie Winston, seorang anak dari keluarga terkaya di kotaku, aku di didik dengan keras sejak kecil, aku tidak pernah kekurangan apapun, apa yang ku inginkan selalu ada, kecuali teman.
Namun aku tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tuaku layaknya orang yang seumuran denganku. Orang tuaku berharap aku bisa menjadi wanita terbaik di kotaku.
Aku selalu menuruti keinginan orang tuaku karena aku tidak ingin membuat orang tuaku kecewa. Tepat saat aku berumur 23 tahun sesuatu yang tidak terduga terjadi, ayahku hendak menjodohkanku dengan anak rekan bisnisnya yang sama sekali belum pernah ku temui.
Aku tidak ingin dijodohkan dengan orang yang belum ku kenal, aku tidak ingin kisah cintaku juga ditentukan oleh orang tuaku, aku juga ingin melakukan hal yang benar benar aku inginkan bukan hal yang selalu orang tuaku inginkan.
Saat aku mengetahui ayahku ingin menjodohkanku, aku pergi dari rumah, tanpa berpikir panjang aku pergi tanpa tujuan dan tanpa kusadari aku sudah pergi jauh dari rumah.
Lalu aku sampai di suatu desa yang bernama desa floris, disana banyak orang yang berjalan kesana kemari, canda tawa, dan juga banyak hal yang belum pernah kulihat di kotaku. Aku merasa sangat nyaman berada di sekitar orang orang yang seperti itu. Dan aku memutuskan untuk menetap di desa floris.
Selama di desa floris, aku menjalani hidupku dengan tenang tanpa tekanan, paksaan, dan aku menjalani kehidupanku sesuai dengan yang ku inginkan. Sudah hampir 2 tahun aku meninggalkan rumahku.
Saat aku pertama kali sampai di desa floris aku mengalami kesulitan untuk mencari tempat tinggal. Seorang pria yang tidak ku ketahui dari mana asalnya itu menghampiriku dan menawarkan bantuan.
Aku mencari tempat untuk tinggal lalu dia membantuku.
Pria yang ku ceritakan itu bernama Oliver Kahn. Sejak pertama bertemu, Oliver selalu menemuiku, membantuku, melindungiku. Aku tidak mengerti apakah ini hanya perasaan senang karena mendapat perhatian dari seseorang atau mungkin lainnya. Aku tidak ingin terlalu memikirkan hal itu dan tidak ingin terlalu berharap agar aku bisa menerima kenyataan, lalu aku berkeliling di desa untuk mengalihkan pikiranku.
Di tengah perjalanan aku bertemu dengan Oliver yang sedang membantu nenek nenek yang membawa banyak belanjaan. setelah Oliver membantu nenek tersebut dia langsung menghampiriku dengan senyum manisnya yang membuat hatiku berdebar saat melihatnya semakin mendekat.
Mungkin aku sudah terbiasa dengan keberadaan nya yang selalu ada untukku, dan saat aku tidak bertemu dengannya karena dia mempunyai urusan yang sangat penting untuk segera di selesaikan, sehingga akan memakan waktu sekitar 1minggu ,aku merasa banyak hal yang menjanggal atau merasa sangat kesepian semenjak Oliver pergi.
Aku tidak tahu apakah Oliver berasal dari keluarga terhormat atau masyarakat biasa di desa tersebut. yang terpenting bagiku adalah Oliver tidak akan meninggalkanku di saat aku berada dalam kondisi terpuruk, itulah yang terpenting bagiku.
Setelah satu minggu berlalu saat urusan yang dilakukan Oliver selesai dia langsung menghampiriku dengan pakaian pangeran dari timur yang rapi dan kuda putihnya yang indah dan bersih. Aku sangat bahagia melihatnya kembali lagi untuk menghampiriku, lalu kami berbicara cukup lama, dan saat di tengah pembicaraan kami terdengar suara sekumpulan kuda yang menghampiri tempat tinggalku.
Aku bergegas lari keluar dan melihat apa yang terjadi. Ternyata ayahku mengutus bawahannya untuk mencari ku di desa tersebut untuk membawaku pulang dan melanjutkan perjodohan itu. Aku yang ingin melarikan diri di tahan oleh bawahan ayahku langsung dibawa kedalam kereta dan membawaku kembali kerumah.
Oliver yang mendengar kerusuhan di depan pun bergegas untuk melihat, lalu Oliver pun mengejar kereta yang membawaku itu. Saat tiba di rumah ku ibuku menghampiriku dan memelukku dengan erat sambil menangis.
Oliver terkejut saat melihat kereta yang membawa ku ke rumahku itu ternyata adalah rumah calon wanita yang ingin ayahnya jodohkan dengan anak rekan bisnisnya itu. Oliver awalnya berencana saat kembali dari urusan nya selama 1 minggu itu dia ingin melamarku, namun tidak ada yang menyangka bahwa wanita yang dijodohkan ayahnya adalah Aku.
Saat Oliver mengetahui itu dia pun sangat bahagia dan dia melamarku di depan banyak orang , aku menerima lamarannya itu karena aku juga menyukainya entah sejak kapan ,selama 2bulan sejak lamaran itu kami mempersiapkan segala yang dibutuhkan untuk hari pernikahan nanti.
Dan akhirnya aku bisa mengabulkan keinginan orang tuaku untuk menikahkan ku kepada seorang lelaki yang mereka jodohkan itu dan juga pria yang sangat sangat baik. Dan Oliver Khan merupakan penerus dari kerajaan timur Khan, yang merupakan kerajaan timur yang mempunyai banyak pengaruh di dunia bisnis.
Alasan Oliver Khan pergi ke desa tersebut karena dia sedang menjalankan perintah ayahnya untuk mengelola bisnis di desa tersebut, dan mungkin ini yang dinamakan takdir bahwa kami bertemu tanpa disengaja.
Kami pun menjalani kehidupan bersama di kerajaan timur.
~TAMAT~
Sorry yahh kalo nggak nyambung, soalnya baru pertama kali buat dan belum ngerti apa apa, dan udh menyita waktu kalian buat baca cerita gini hehee😅
Thank you yahh yang baca sampe selesai