langit malam yg gelap bercampur dgn udara dingin yg dapat membekukan apa pun.tapi,andria menagis disudut kamar dgn terisak-isak tanpa peduli dgn rasa dingin yg ia rasakan.
ia kecewa atas yg tuhan tulis untuknya.ia marah dgn apa yg slalu menimpanya.namun,ia masih menjalani hidupnya dgn baik tanpa peduli dgn omongan orang.
tapi kali ini andria putus asa dgn apa yg tuhan lakukan pada takdirnya.semua orang mendambakan kehidupan yg manis dan indah seperti andri.namun,realita tak sesuai ekspetasinya.
wanita muda yg baru berusia 16 tahun itu harus menjalankan hidupnya dgn pahit.andria memang tumbuh besar disebuah panti asuhan.ia mendatangi panti itu saat ia masih berusia 7 hari.tak sendirian ,indria bersama saudara kembarnya yg seorang perempuan juga.
mereka menjalani kehidupan dgn berbagi dan nutrisi yg berkecukupan.atau boleh disebut kekurangan.di waktu kecil nya ia sering sekali tak memakan sarapannya dan diberikannya pada andira sang adik.
sejak kecil andira memang mengidap penyakit jantung bawaan.dan itu harus segera ditangani dokter.namun,ibu panti tak memiliki banyak uang hingga tak dapat memberikan perawatan terbaik bagi andira.
andira hanya dapat di beri obat obatan seadanya dan berbaring lemas di kasur yg tak layak lagi pakai.selama 16 tahun andira menahan sakitnya.
namun semua itu akan berakhir, karna usaha.andria akhirnya membuahkan hasil yg manis.tak sia sia ia belajar siang dan malam.untuk sekolah dan ia berhasil masuk fakultas kedokteran di salah satu univ besar.
bahkan andria hanya tidur 3 jam saja di setiap harinya.ia harus mengumpul kan uang untuk biaya sekolahnya sendiri.
bekerja dan belajar,bahkan mengurusi adik kembarnya.itu lah rutinitas yg sering dilakukan andria.
kini ia harus meninggalkan sang adik di panti bersama anak lainya.namun ia juga ragu untuk meninggal kan adik nya sendirian.ia tahu semua orang sering mengatai adiknya akan cepatati biar tidak menyusahkan orang.namun sang adik hanya menaggapinya dgn senyuman.
tali ,apakah andira akan tahan jika ia tinggal bertahun tahun sendirian disini tanpa sang kakak yg selalu melindunginya.
namun demi kebaikkan indira l,andria harus merantau ke ibukota untuk meeruskan pendidikkan sampai ia mampu untuk memberikan pengobatan yg terbaik bagi adiknya.
tak terasa 7 tahun telah terlebati dgn banyak suka dan duka.andtia kini tinggal menunggu hari esok untuk menamatkan studynya.dan mendapatkan gelar dokter.uang juga banyak ia kumpulkan dan itu semua untuk andira.
dan hari yg ditunggu tunggu akhirnya tiba.sebentar lagi andria akan melakukan proses wisudanya.bahkan ia menjadi mahasiswa terbaik.
sebelum memasuki aula andria sempat menelpon indira dan berbicara banyak.
"kakak hebat.dan jika kakak tak dapat menyelamatkan pasien kakak ,kakak harus bangkit dan melakukan yg terbaik untuk kedepannya.ujar indira menasehati andria.
"iya ,jawab andria.
"bahkan kakak harus tetap hidup dgn baik jiak aaku tak ada lagi.semua yg kakak lakukan selama ini membuat andira bangga memiliki sosok kakak seperti andria.kakak yg slalu merawat dira dgn baik dari kecil hingga besar.bahkan kakak slalu memverikan sarapan pagi kakak kedira.kakak juga selalu mengusir orang orang yg mengutuk dira dan memberikan mereka pelajaran dgn cara menjahilinya.kakak juga memberikan harapan hidup untuk dira.bagi dira kakak yg terbaik.tapi maaf kak,dira tak kuat lagi memahannya.dan mohon iklaskan dira.
andria menagis terisak mendengarkan penuturan andira.
kakak juga harus tersenyum cantik.karna kakak nanti akan maju dan berpidata sebagai mahasiswa terbaik.jangan pantang mundur didalam hidup.kakak harus memetik hasil yg kakak lakukan selama ini.kebaikkan kakak tak kan perna dira lupankan.sudah kak ya dira mengantuk.jangan terlalu lama bersedih ya kak.love you kak.
andria menangis sejadi jadinya ketika suara kembarannya tak terdengar lagi.namun benar yg adiknya katakan.ia harus semangat dan menunjukakan pada adiknya kalau ia bisa.
dgn perlahan andria menghapus air matanya dan berjalan menuju aula untuk proses wisuda yg sebentar lagi akan dilakukan.
ia tersenyum lebar sepanjang acara.namun tak satu pun orang tau hati kecilnya tengah menagis histeris.
bahkan di saat untuk berlidato ia membicarakan kisah hidupnya dan yg slalu membuatnya termotivasi adalah adiknya.semua undangan acara menangis mendengarkan kisah sedih andria.namun andri masih tersenyum diatas semua luka yg semakin besar dan peri rasanya.
namun semua yg ia janjikan dan ia pertahhankan langsung keluar tak tertahan ketika ia berjalan menuruni panggung dgn bangga.dan diiringi tepuk tangan kagum semua orang.
indira kakak pasti bisa dan akan melalukan seperti permintaan mu.pesan yg ia katakan didalam hati yg di iringi isak tangis yg sendu.