Cinta di Balik Keheningan
Di dunia yang bicara dengan peluru dan darah, satu-satunya bahasa yang benar-benar dipahami Xavier Callahan adalah keheningan seorang gadis.
Xavier adalah penguasa kartel paling ditakuti di Texas—dingin, kejam, tak tersentuh. Tapi di hadapan Luna, gadis bisu-tuli yang bicara lewat isyarat tangan, sang raja yang tak pernah tunduk pada siapa pun rela belajar tiga bahasa isyarat hanya agar bisa berbisik ke telinga yang masih bisa mendengarnya. Bagi dunia, Luna hanyalah "gadis cacat" yang lemah dan mudah diinjak. Bagi Xavier, ia adalah satu-satunya alasan jantungnya masih berdetak.
Namun cinta di kerajaan mafia tak pernah gratis.
Ketika sebuah pengkhianatan berdarah mengoyak keluarga Callahan dan tangan-tangan tak terlihat mulai menggerakkan bidak untuk menghancurkan semua yang Xavier cintai, Luna dipaksa memilih: tetap menjadi gadis rapuh yang selalu dilindungi, atau bangkit sebagai perempuan yang berani berkata "tidak"—bahkan kepada lelaki yang memujanya.
Dari peternakan gelap di Texas, salju Sankt Peterburg, hingga takhta berdarah keluarga mafia Italia, sebuah rahasia keluarga yang terkubur bertahun-tahun perlahan terungkap—rahasia tentang bayi yang hilang, darah yang dicuri, dan cinta yang menolak mati.
Sistem Ekstraksi Surgawi
Di Dunia Bela Diri, kekuatan adalah kebenaran mutlak dan kelemahan adalah dosa tak berampun.
Ye Xuan, jenius nomor satu yang pernah dibanggakan oleh klannya, jatuh ke dasar jurang penderitaan setelah dikhianati oleh orang yang paling ia percayai. Meridiannya diputuskan, kultivasinya dihancurkan, dan ia dibuang ke Tebing Mayat untuk membusuk bersama rongsokan dan tulang-belulang.
Namun, di saat napas terakhirnya hampir berhembus, darahnya mengaktifkan sebuah artefak misterius dari zaman purba.
[Ding! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
Kini, seluruh alam semesta adalah harta karun bagi Ye Xuan.
Menyentuh pedang berkarat? Mengekstrak Niat Pedang Tertinggi!
Menemukan mayat monster tingkat rendah? Mengekstrak Garis Keturunan Binatang Buas Kuno!
Mengamati musuh yang sedang berlatih? Mengekstrak Teknik Rahasia Langsung ke Tingkat Sempurna!
Terjerat Cinta Ketos Arrogan
Bagaimana rasanya kalau kamu mencintai seseorang yang tidak pernah menganggapmu ada, padahal kamu mencintainya dengan sangat tulus. Kecantikan Ara tidak bisa membuat hati Revan luluh.
Ara Anastasia selama beberapa bulan ini tanpa lelah mengejar cinta seorang Most Wanted sekaligus ketua OSIS di sekolahnya SMA Negeri Harapan 1 bernama Revan Prayoga. Tetapi sayangnya Revan sudah mempunyai gadis yang ia sukai bernama Angel.
Usaha Ara untuk bisa mendapatkan cinta Revan sia-sia ketika pria itu menyuruhnya berhenti mengejarnya. Ara yang merasa kalah dengan perasaannya sendiri akhirnya mengabulkan permintaan Revan dan mulai menjauh.
Tetapi setelah Ara menjauhi Revan selama beberapa waktu membuat cowok itu uring-uringan tidak jelas. Angel sang kekasih turut menjadi korban kekesalannya hanya karena Revan melihat Ara berpelukan dengan salah satu cowok populer dan sahabat baiknya sendiri.
"Gue bisa gila Ra, kalau Lo terus bersikap kayak gini!"
"Emang sikap Gue kenapa Van? ada yang salah?" Tanya Ara menaikkan sebelah alisnya.
"Jangan jauhin Gue dan jangan deket sama cowok lain!" Ara tertawa sinis.
"Lo lupa Van, Bukannya Lo sendiri yang nyuruh Gue buat ngejauhin Lo?"
Skakmatt! Revan tidak bisa menjawab.
Rumah yang menghitung
*1. Surat Warisan* Aku tidak pernah kenal nenekku. Ibuku hanya bilang, "Nenekmu itu pendiam. Dia tinggal sendiri di rumah kayu di pinggir hutan. Jangan tanya macam-macam." Waktu ibu meninggal tah
0
0
THE LAST SPELL
Penyihir Terburuk yang Menantang Sang Jenius Di dunia tempat kekuatan sihir menentukan harga diri seseorang, seorang murid tanpa bakat berani menantang jenius terhebat di akademi. Bukan untuk membuk
0
0
Sunyi Di Ujung Pengabdian
Bagian 1: Kamar Beraroma Minyak Kayu Putih Lampu kamar ibu tak pernah benar-benar padam sejak tiga tahun lalu. Cahayanya selalu temaram, membiaskan bayangan botol-botol obat, selang oksigen portabel,
0
1
Tebing Jurang
Sore di penghujung bulan Oktober menua dengan cepat. Debu-debu tipis menari di udara saat Arga menggeser lemari kayu tua di sudut loteng. Cahaya matahari barat yang berwarna jingga pekat menembus cela
0
1