Bab 177: Mereka yang Menunggu dalam Bayangan

Hilangnya Feng Zhengxiong membuat suasana Keluarga Feng diselimuti kecemasan.

Sudah lebih dari satu jam Feng Wuchen melakukan pencarian hingga ratusan kilometer dari Kota Wushuang, tetapi tidak ada satu pun petunjuk yang ditemukan. Bahkan aura ayahnya sama sekali tidak dapat dirasakan.

Di aula utama, Feng Wuchen duduk dengan wajah suram.

Amarah bergolak di dalam dadanya, sementara niat membunuh sesekali melintas di matanya.

Keluarga adalah batas yang tidak boleh disentuh siapa pun.

Feng Wuchen telah memerintahkan anggota Paviliun Langit menyebar untuk mencari Feng Zhengxiong. Ia juga meminta pasukan Tianzhou menutup seluruh wilayah dan memeriksa orang-orang mencurigakan yang mencoba pergi.

Namun sampai sekarang belum ada kabar.

“Siapa sebenarnya mereka?” Feng Wuchen bergumam.

Dengan sifat Feng Zhengxiong, mustahil ayahnya sengaja mencari permusuhan dengan orang lain.

Karena itu, kemungkinan terbesar hanya satu.

Musuh sebenarnya datang untuk Feng Wuchen.

Ia teringat banyaknya wajah asing yang dilihatnya di Kota Wushuang sebelumnya.

Awalnya Feng Wuchen mencurigai sisa orang-orang yang berhubungan dengan Yang Tianlin. Bagaimanapun, kematian Yang Tianlin dan orang-orang di belakangnya bisa saja memancing balas dendam.

Namun kemungkinan itu segera ia singkirkan.

Mereka berada di ibu kota, tepat di bawah pengawasan kekaisaran. Dengan kedudukan Feng Wuchen sekarang, melakukan tindakan seperti ini sama saja mencari kematian.

“Jangan-jangan Keluarga Huangfu?”

Feng Wuchen mengerutkan kening.

Kemungkinan itu jauh lebih masuk akal.

Beberapa anggota kuat Keluarga Huangfu berhasil melarikan diri. Tidak seorang pun mengetahui ke mana mereka pergi atau kapan mereka akan kembali membalas dendam.

“Tuan Muda Ketiga, Patriak Lin datang!”

Suara penjaga memutus pikirannya.

Tidak lama kemudian, Patriak Lin memasuki aula. Berkat pil Feng Wuchen, luka-lukanya sudah jauh lebih baik.

“Nyonya Feng, Feng Wuchen.”

“Patriak Lin.” Feng Wuchen segera berdiri. “Apa kau mengingat sesuatu tentang mere…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

teguh andriyanto

teguh andriyanto

MC masih lemah, kebanyakan kompetisi, ngurusin orang. lupa ngurusin diri sendiri dan keluarga.. payah

2026-10-06

3

Eko🍤

Eko🍤

apakah sang ayah akan selamat 👍👍

2026-10-13

1

🟢FAIZ ROGI

🟢FAIZ ROGI

bantai

2026-10-25

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: Pedang Pemutus Ikatan
2 Bab 2: Ingatan Dewa Naga Jahat
3 Bab 3: Seni Dewa Naga Tertinggi
4 Bab 4: Sampah yang Tak Bisa Disentuh
5 Bab 5: Tawaran yang Ditolak
6 Bab 6: Rahasia di Tubuh Tetua Su
7 Bab 7: Harga Sebuah Kesombongan
8 Bab 8: Gadis dari Benua Utama
9 Bab 9: Tiga Hari, Dua Tingkat
10 Bab 10: Ayahku Datang
11 Bab 11: Sekarang Giliran Mereka Memohon
12 Bab 12: Kesepakatan dengan Paviliun Wanbao
13 Bab 13: Jerat Mulai Mengencang
14 Bab 14: Satu Bulan Kemudian
15 Bab 15: Satu Pukulan Menjatuhkan Jenius
16 Bab 16: Tamu Istimewa Akademi Tianyan
17 Bab 17: Murid Kehormatan Akademi Tianyan
18 Bab 18: Tamparan Tak Terlihat
19 Bab 19: Naik Tingkat Lagi
20 Bab 20: Lima Juta Keping Emas
21 Bab 21: Sengaja Menaikkan Harga
22 Bab 22: Rahasia di Balik Utang Jutaan
23 Bab 23: Kekuatan yang Tertidur
24 Bab 24: Rahasia di Balik Qi Sejati
25 Bab 25: Salah Memilih Lawan
26 Bab 26: Saat Klan Mo Mulai Bergerak
27 Bab 27: Terobosan di Tengah Badai
28 Bab 28: Amarah Sang Patriak
29 Bab 29: Memaksa Klan Mo Mundur
30 Bab 30: Kota Wushuang Gempar
31 Bab 31: Serbuk yang Mengguncang Kota
32 Bab 32: Kalau Mau, Berlututlah
33 Bab 33: Nama Klan Feng Menggema
34 Bab 34: Perang Klan Dimulai
35 Bab 35: Darah Pertama dalam Perang Klan
36 Bab 36: Klan Huangfu Turun Tangan
37 Bab 37: Satu Tahun Perlindungan
38 Bab 38: Tubuh Tertinggi
39 Bab 39: Pertemuan dengan Mu Tianyun
40 Bab 40: Keributan di Rumah Lelang Tiandu
41 Bab 41: Satu Tempa Mengguncang Tiandu
42 Bab 42: Nama Master Feng Mengguncang Yunzhou
43 Bab 43: Satu Lawan Tiga
44 Bab 44: Aku Akan Membangun Duniaku Sendiri
45 Bab 45: Leng Mucheng
46 Bab 46: Warisan Sepasang Kekasih Abadi
47 Bab 47: Menuju Alam Fondasi Roh
48 Bab 48: Terobosan Menuju Alam Fondasi Roh
49 Bab 49: Duel Melawan Leng Mucheng
50 Bab 50: Menumbangkan Leng Mucheng
51 Bab 51: Identitas Master Feng Terungkap
52 Bab 52: Kesepakatan dengan Sang Jenderal
53 Bab 53: Hari Kehancuran Klan Zhou
54 Bab 54: Akhir Klan Zhou
55 Bab 55: Kedatangan Master Feng
56 Bab 56: Siapa yang Berani Memilih?
57 Bab 57: Membungkam Keraguan
58 Bab 58: Dua Tetua Memohon Menjadi Murid
59 Bab 59: Menaklukkan Hati Para Tetua
60 Bab 60: Latihan Neraka Dimulai
61 Bab 61: Terlahir Kembali
62 Bab 62: Masalah Kecil di Kota Feiyun
63 Bab 63: Tuan Muda Wang Tumbang
64 Bab 64: Bala Bantuan yang Tak Terduga
65 Bab 65: Mengguncang Kota Feiyun
66 Bab 66: Delapan Pengikut Pertama
67 Bab 67: Kembali ke Yunzhou
68 Bab 68: Kemenangan Mutlak
69 Bab 69: Jangan Sentuh Orang-Orangku
70 Bab 70: Kesepakatan dengan Wei Yun
71 Bab 71: Seluruh Yunzhou Datang Menghadap
72 Bab 72: Kalian Takut Padaku?
73 Bab 73: Harga Sebuah Kesepakatan
74 Bab 74: Penyergapan di Luar Kota
75 Bab 75: Kakak Lin Yuntian
76 Bab 76: Pil Penghancur Jiwa
77 Bab 77: Kekuatan yang Menghancurkan Tingkat Sembilan
78 Bab 78: Jejak Terakhir Menuju Lembah Fentian
79 Bab 79: Tumbang dalam Satu Pukulan
80 Bab 80: Menggertak Seluruh Lembah Fentian
81 Bab 81: Musuh Lama Bertemu Kembali
82 Bab 82: Murka Feng Wuchen
83 Bab 83: Runtuhnya Sekte Taiyun
84 Bab 84: Mengguncang Seluruh Yunzhou
85 Bab 85: Pasukan Kekaisaran Memasuki Yunzhou
86 Bab 86: Pasukan Kekaisaran Bergerak
87 Bab 87: Seluruh Yunzhou Menunduk
88 Bab 88: Identitas yang Menggemparkan Yunzhou
89 Bab 89: Zhang Junlan
90 Bab 90: Kekalahan yang Tak Memalukan
91 Bab 91: Bertemu Kembali dengan Ling Xiaoxiao
92 Bab 92: Mencari Masalah dengan Orang yang Salah
93 Bab 93: Kembali ke Kota Wushuang
94 Bab 94: Yang Chongtian
95 Bab 95: Tewas dalam Satu Pukulan
96 Bab 96: Perang Semakin Dekat
97 Bab 97: Ulang Tahun Sang Patriak
98 Bab 98: Kuberi Kau Tiga Kesempatan
99 Bab 99: Kedatangan Pasukan Kekaisaran
100 Bab 100: Kesenjangan yang Tak Terduga
101 Bab 101: Tamu yang Tak Diundang
102 Bab 102: Siapa Dia Sebenarnya?
103 Bab 103: Harga Sebuah Kesalahan
104 Bab 104: Semuanya Sudah Terlambat
105 Bab 105: Hadiah Sebuah Perjuangan
106 Bab 106: Ancaman yang Belum Berakhir
107 Bab 107: Dendam Sang Kakak
108 Bab 108: Undian Pertama
109 Bab 109: Kekuatan di Balik Tingkat Sembilan
110 Bab 110: Kartu Terakhir
111 Bab 111: Lawan yang Berbeda
112 Bab 112: Di Ambang Batas
113 Bab 113: Tanda yang Tak Dikenal
114 Bab 114: Siapa yang Masih Berdiri?
115 Bab 115: Rahasia di Balik Segel
116 Bab 116: Tamu yang Tak Diundang
117 Bab 117: Perisai Ungu
118 Bab 118: Paviliun Langit
119 Bab 119: Perintah dari Paviliun Langit
120 Bab 120: Jebakan di Gunung Tianyue
121 Bab 121: Kemarahan Ling Xiaoxiao
122 Bab 122: Berbalik Memburu
123 Bab 123: Pertarungan Penentu
124 Bab 124: Bayangan Ancaman
125 Bab 125: Tanah Para Genius
126 Bab 126: Lawan Pertama
127 Bab 127: Kekuatan yang Disembunyikan
128 Bab 128: Pertarungan yang Memanas
129 Bab 129: Satu Serangan Penentu
130 Bab 130: Kekuatan Sang Kuda Hitam
131 Bab 131: Duel Dua Pendekar Pedang
132 Bab 132: Kartu Terakhir
133 Bab 133: Pertarungan Lima Genius
134 Bab 134: Lawan Terkuat
135 Bab 135: Kekuatan yang Baru Terbangun
136 Bab 136: Pertarungan di Batas Kekuatan
137 Bab 137: Keheningan yang Tidak Wajar
138 Bab 138: Fenomena Misterius
139 Bab 139: Panggilan dari Kedalaman
140 Bab 140: Warisan yang Telah Menunggu
141 Bab 141: Badai yang Mendekat
142 Bab 142: Amarah yang Tak Terbendung
143 Bab 143: Saat Seluruh Kekaisaran Bergerak
144 Bab 144: Harga Sebuah Darah
145 Bab 145: Langit di Atas Tianyun
146 Bab 146: Terjebak di Dalam Formasi
147 Bab 147: Kekuatan di Balik Kesombongan
148 Bab 148: Kekuatan yang Tak Seharusnya Ada
149 Bab 149: Saat Batas Mulai Terlewati
150 Bab 150: Segel Naga yang Terbangun
151 Bab 151: Kepercayaan Tanpa Keraguan
152 Bab 152: Celah di Benteng Terakhir
153 Bab 153: Lawan Terakhir di Langit
154 Bab 154: Kesempatan yang Ditunggu
155 Bab 155: Setelah Badai Berlalu
156 Bab 156: Tujuan Baru Setelah Perang
157 Bab 157: Alasan yang Sulit Ditolak
158 Bab 158: Harta yang Tersembunyi
159 Bab 159: Kedatangan yang Dinantikan
160 Bab 160: Undangan dari Negeri Seberang
161 Bab 161: Keributan di Jalan Kekaisaran
162 Bab 162: Masalah yang Semakin Membesar
163 Bab 163: Identitas di Balik Pemuda Misterius
164 Bab 164: Harga dari Sebuah Kesalahan
165 Bab 165: Kesepakatan Tiga Hari
166 Bab 166: Persiapan Menjelang Pertarungan
167 Bab 167: Rahasia di Dalam Pagoda
168 Bab 168: Dunia Aneh di Dalam Pagoda
169 Bab 169: Rahasia Lapisan Terakhir
170 Bab 170: Pertemuan Dua Genius
171 Bab 171: Kekuatan yang Mulai Terungkap
172 Bab 172: Benturan yang Mengguncang Gunung
173 Bab 173: Pagoda yang Mengubah Keadaan
174 Bab 174: Kartu Terakhir Sang Pangeran
175 Bab 175: Ketenaran yang Mengundang Bahaya
176 Bab 176: Bayangan Asing di Kota Wushuang
177 Bab 177: Mereka yang Menunggu dalam Bayangan
178 Bab 178: Amarah yang Tak Bisa Dibendung
179 Bab 179: Tantangan dari Seorang Pelindung
180 Bab 180: Bahaya dari Balik Bayangan
181 Bab 181: Pagoda yang Mulai Menunjukkan Taring
182 Bab 182: Gejolak yang Tak Terduga
183 Bab 183: Saat Kesabaran Mulai Habis
184 Bab 184: Mereka yang Masih Belum Jera
185 Bab 185: Siapa yang Berhak Memilikinya?
186 Bab 186: Jalan Pulang yang Berdarah
187 Bab 187: Di Ambang Kehancuran
188 Bab 188: Tubuh yang Terbangun
189 Bab 189: Harga Sebuah Ancaman
190 Bab 190: Tiga Hari Sebelum Badai
191 Bab 191: Mereka Datang untuk Menyaksikan
192 Bab 192: Sebelum Langkah Berikutnya
193 Bab 193: Mereka yang Memilih Menunduk
194 Bab 194: Batas yang Mereka Langgar
195 Bab 195: Harga Sebuah Kesombongan
196 Bab 196: Kekuatan yang Tak Bisa Dibendung
197 Bab 197: Setelah Sang Pemimpin Tumbang
198 Bab 198: Ancaman yang Sengaja Diumumkan
199 Bab 199: Tamu yang Tidak Diundang
200 Bab 200: Mereka Datang untuk Membunuh
201 Bab 201: Musuh yang Sebenarnya
202 Bab 202: Kekuatan yang Belum Bisa Dilampaui
203 Bab 203: Ketika Dua Kekaisaran Bersiap Berperang
204 Bab 204: Tiga Hari Menuju Perang
205 Bab 205: Darah di Empat Gerbang
206 Bab 206: Ketika Pertahanan Hampir Runtuh
207 Bab 207: Kekuatan yang Sebenarnya
208 Bab 208: Kabar Buruk di Tengah Perang
209 Bab 209: Kekuatan yang Mengguncang Medan Perang
210 Bab 210: Api yang Tak Bisa Ditaklukkan
211 Bab 211: Pertarungan yang Menguras Segalanya
212 Bab 212: Kemenangan yang Direnggut
213 Bab 213: Pengkhianatan di Tengah Kemenangan
214 Bab 214: Pusaka Terakhir Kekaisaran
215 Bab 215: Amarah yang Tak Terbendung
216 Bab 216: Kesempatan Terakhir
217 Bab 217: Kemenangan yang Berubah Menjadi Mimpi Buruk
218 Bab 218: Harapan yang Direnggut
219 Bab 219: Bertarung Sampai Titik Darah Penghabisan
220 Bab 220: Kekuatan yang Terbangun dari Reruntuhan
221 Bab 221: Di Ambang Kehancuran
222 Bab 222: Harga Sebuah Kesombongan
223 Bab 223: Pertaruhan Terakhir
224 Bab 224: Bayangan di Balik Kemenangan
225 Bab 225: Tamu dari Masa Lalu
226 Bab 226: Ancaman dari Dua Arah
227 Bab 227: Jejak yang Menghilang
228 Bab 228: Ambisi yang Tersembunyi
229 Bab 229: Luka yang Belum Sembuh
230 Bab 230: Langkah Pertama di Tanah Asing
231 Bab 231: Harga Sebuah Ancaman
232 Bab 232: Di Balik Pintu Keluarga Xiao
233 Bab 233: Delapan Belas Tahun Penantian
234 Bab 234: Amarah yang Tak Terbendung
235 Bab 235: Kekuatan di Balik Kesombongan
236 Bab 236: Pertaruhan Terakhir
237 Bab 237: Di Antara Hidup dan Mati
238 Bab 238: Harga Sebuah Keputusan
239 Bab 239: Amarah yang Mengejar
240 Bab 240: Seluruh Jiuzhou Memburuku
241 Bab 241: Mempermalukan Keluarga Xiao
242 Bab 242: Rahasia di Balik Permusuhan
243 Bab 243: Pil yang Mengguncang Jiuzhou
244 Bab 244: Ketika Sang Alkemis Berlutut
245 Bab 245: Akhir Keluarga Huangfu
246 Bab 246: Kekuatan yang Tersembunyi
247 Bab 247: Pagoda yang Menekan Langit
248 Bab 248: Segel yang Ditembus
249 Bab 249: Kekalahan Bei Minghe
250 Bab 250: Kemarahan Leluhur Bei Ming
251 Bab 251: Ancaman bagi Kekaisaran Api
252 Bab 252: Kekaisaran Api dalam Bahaya
253 Bab 253: Pedang Penghancur Jiwa
254 Bab 254: Pengorbanan Terakhir
255 Bab 255: Rahasia di Balik Kehancuran
256 Bab 256: Musuh dalam Bayangan
257 Bab 257: Tantangan Sang Jenius
258 Bab 258: Duel Dua Jenius
259 Bab 259: Pertarungan Tanpa Pemenang
260 Bab 260: Perampasan Pagoda Semesta
261 Bab 261: Rahasia Sang Kaisar Alkimia
262 Bab 262: Amarah Keluarga Nangong
263 Bab 263: Fitnah yang Mengguncang Jiuzhou
264 Bab 264: Tiga Hari Menuju Perang
265 Bab 265: Para Ahli Jiuzhou Berlutut
266 Bab 266: Tiga Belas Jiwa di Tengah Ancaman Perang
267 Bab 267: Formasi Ilusi dan Dua Ahli Terkuat
268 Bab 268: Duel Penentu Nasib Dua Kekuatan
269 Bab 269: Pengkhianatan di Balik Lautan Darah
270 Bab 270: Tamu Misterius dari Luar Jiuzhou
271 Bab 271: Kejeniusan yang Mengejutkan Jiuzhou
272 Bab 272: Kesombongan yang Berakhir Memalukan
273 Bab 273: Hadiah untuk Keluarga Nangong
274 Bab 274: Orang yang Salah Dimintai Bantuan
275 Bab 275: Ratusan Peti Mati untuk Keluarga Nangong
276 Bab 276: Dua Ahli Terkuat Tumbang!
277 Bab 277: Tuan Muda Zhang Memanggilnya Guru!
278 Bab 278: Permintaan dari Keluarga Zhang
279 Bab 279: Keluarga Penguasa Jiuzhou Kembali!
280 Bab 280: Jiuzhou Gempar, Harapan Baru Feng Wuchen
281 Bab 281: Pengantin yang Direbut di Tengah Jalan
282 Bab 282: Tuan Muda Huo Dipermalukan!
283 Bab 283: Rahasia di Balik Tandu Pengantin
284 Bab 284: Identitas Feng Wuchen Terungkap!
285 Bab 285: Rahasia Kultivasi yang Menentang Langit
286 Bab 286: Taruhan Nyawa di Hadapan Tetua Agung
287 Bab 287: Racun Api yang Tak Terkendali
288 Bab 288: Nyawa yang Dipertaruhkan
289 Bab 289: Ambisi Keluarga Biduk Utara
290 Bab 290: Pembantaian Sekte Wanyun
291 Bab 291: Kekuatan Tersembunyi Chu Changkong
292 Bab 292: Pukulan yang Mengguncang Keluarga Biduk Utara
293 Bab 293: Racun Api di Bawah Kendalinya
294 Bab 294: Duel Dua Jenius
295 Bab 295: Pedang yang Mengguncang Langit
296 Bab 296: Pertaruhan Terakhir
297 Bab 297: Siapa yang Berani Menghalangi?
298 Bab 298: Keputusan di Hadapan Semua Orang
299 Bab 299: Gerbang Menuju Wilayah Terlarang
300 Bab 300: Rahasia di Balik Pegunungan
301 Bab 301: Suara dari Masa Silam
302 Bab 302: Pertemuan yang Tak Terduga
303 Bab 303: Kabar dari Arah Timur
304 Bab 304: Kesombongan di Tanah Terlantar
305 Bab 305: Jejak di Balik Reruntuhan
306 Bab 306: Di Balik Kegelapan
307 Bab 307: Penghuni Istana Kuno
308 Bab 308: Ancaman yang Tak Terbendung
309 Bab 309: Kesempatan di Tengah Bahaya
310 Bab 310: Perhitungan yang Tertunda
311 Bab 311: Kekuatan yang Tersembunyi
312 Bab 312: Pertarungan di Ambang Kehancuran
313 Bab 313: Harga Sebuah Kesempatan
314 Bab 314: Bayang-Bayang Perselisihan
315 Bab 315: Perselisihan di Kota Tianluo
316 Bab 316: Kekuatan yang Tak Terduga
317 Bab 317: Amarah yang Tak Terbendung
318 Bab 318: Tamu yang Dinantikan
319 Bab 319: Harapan Keluarga Zhang
320 Bab 320: Kedatangan yang Mengejutkan
321 Bab 321: Kekuatan yang Menggetarkan
322 Bab 322: Di Balik Kehebatan Sang Ahli
323 Bab 323: Kehebatan yang Tak Terbayangkan
324 Bab 324: Penghormatan yang Tak Terduga
325 Bab 325: Persoalan di Balai Lelang
326 Bab 326: Keributan di Balai Lelang
327 Bab 327: Kemarahan dan Ketakutan
328 Bab 328: Pertemuan di Rumah Makan
329 Bab 329: Kebanggaan yang Dipertaruhkan
330 Bab 330: Rahasia yang Terbongkar
331 Bab 331: Langkah Menuju Masa Depan
332 Bab 332: Kekuatan untuk Melangkah Lebih Jauh
333 Bab 333: Perselisihan di Rumah Makan
334 Bab 334: Harga Sebuah Kesombongan
335 Bab 335: Kekuatan yang Tak Bisa Diremehkan
336 Bab 336: Hukuman yang Menanti
337 Bab 337: Kekuasaan yang Tak Berdaya
338 Bab 338: Tawaran yang Tak Terduga
339 Bab 339: Tantangan Sang Jenius
340 Bab 340: Wilayah Jiwa Es
341 Bab 341: Pertarungan yang Semakin Sengit
342 Bab 342: Pertarungan Penentuan
343 Bab 343: Nama yang Mulai Mengguncang Tianyu
Episodes

Updated 343 Episodes

1
Bab 1: Pedang Pemutus Ikatan
2
Bab 2: Ingatan Dewa Naga Jahat
3
Bab 3: Seni Dewa Naga Tertinggi
4
Bab 4: Sampah yang Tak Bisa Disentuh
5
Bab 5: Tawaran yang Ditolak
6
Bab 6: Rahasia di Tubuh Tetua Su
7
Bab 7: Harga Sebuah Kesombongan
8
Bab 8: Gadis dari Benua Utama
9
Bab 9: Tiga Hari, Dua Tingkat
10
Bab 10: Ayahku Datang
11
Bab 11: Sekarang Giliran Mereka Memohon
12
Bab 12: Kesepakatan dengan Paviliun Wanbao
13
Bab 13: Jerat Mulai Mengencang
14
Bab 14: Satu Bulan Kemudian
15
Bab 15: Satu Pukulan Menjatuhkan Jenius
16
Bab 16: Tamu Istimewa Akademi Tianyan
17
Bab 17: Murid Kehormatan Akademi Tianyan
18
Bab 18: Tamparan Tak Terlihat
19
Bab 19: Naik Tingkat Lagi
20
Bab 20: Lima Juta Keping Emas
21
Bab 21: Sengaja Menaikkan Harga
22
Bab 22: Rahasia di Balik Utang Jutaan
23
Bab 23: Kekuatan yang Tertidur
24
Bab 24: Rahasia di Balik Qi Sejati
25
Bab 25: Salah Memilih Lawan
26
Bab 26: Saat Klan Mo Mulai Bergerak
27
Bab 27: Terobosan di Tengah Badai
28
Bab 28: Amarah Sang Patriak
29
Bab 29: Memaksa Klan Mo Mundur
30
Bab 30: Kota Wushuang Gempar
31
Bab 31: Serbuk yang Mengguncang Kota
32
Bab 32: Kalau Mau, Berlututlah
33
Bab 33: Nama Klan Feng Menggema
34
Bab 34: Perang Klan Dimulai
35
Bab 35: Darah Pertama dalam Perang Klan
36
Bab 36: Klan Huangfu Turun Tangan
37
Bab 37: Satu Tahun Perlindungan
38
Bab 38: Tubuh Tertinggi
39
Bab 39: Pertemuan dengan Mu Tianyun
40
Bab 40: Keributan di Rumah Lelang Tiandu
41
Bab 41: Satu Tempa Mengguncang Tiandu
42
Bab 42: Nama Master Feng Mengguncang Yunzhou
43
Bab 43: Satu Lawan Tiga
44
Bab 44: Aku Akan Membangun Duniaku Sendiri
45
Bab 45: Leng Mucheng
46
Bab 46: Warisan Sepasang Kekasih Abadi
47
Bab 47: Menuju Alam Fondasi Roh
48
Bab 48: Terobosan Menuju Alam Fondasi Roh
49
Bab 49: Duel Melawan Leng Mucheng
50
Bab 50: Menumbangkan Leng Mucheng
51
Bab 51: Identitas Master Feng Terungkap
52
Bab 52: Kesepakatan dengan Sang Jenderal
53
Bab 53: Hari Kehancuran Klan Zhou
54
Bab 54: Akhir Klan Zhou
55
Bab 55: Kedatangan Master Feng
56
Bab 56: Siapa yang Berani Memilih?
57
Bab 57: Membungkam Keraguan
58
Bab 58: Dua Tetua Memohon Menjadi Murid
59
Bab 59: Menaklukkan Hati Para Tetua
60
Bab 60: Latihan Neraka Dimulai
61
Bab 61: Terlahir Kembali
62
Bab 62: Masalah Kecil di Kota Feiyun
63
Bab 63: Tuan Muda Wang Tumbang
64
Bab 64: Bala Bantuan yang Tak Terduga
65
Bab 65: Mengguncang Kota Feiyun
66
Bab 66: Delapan Pengikut Pertama
67
Bab 67: Kembali ke Yunzhou
68
Bab 68: Kemenangan Mutlak
69
Bab 69: Jangan Sentuh Orang-Orangku
70
Bab 70: Kesepakatan dengan Wei Yun
71
Bab 71: Seluruh Yunzhou Datang Menghadap
72
Bab 72: Kalian Takut Padaku?
73
Bab 73: Harga Sebuah Kesepakatan
74
Bab 74: Penyergapan di Luar Kota
75
Bab 75: Kakak Lin Yuntian
76
Bab 76: Pil Penghancur Jiwa
77
Bab 77: Kekuatan yang Menghancurkan Tingkat Sembilan
78
Bab 78: Jejak Terakhir Menuju Lembah Fentian
79
Bab 79: Tumbang dalam Satu Pukulan
80
Bab 80: Menggertak Seluruh Lembah Fentian
81
Bab 81: Musuh Lama Bertemu Kembali
82
Bab 82: Murka Feng Wuchen
83
Bab 83: Runtuhnya Sekte Taiyun
84
Bab 84: Mengguncang Seluruh Yunzhou
85
Bab 85: Pasukan Kekaisaran Memasuki Yunzhou
86
Bab 86: Pasukan Kekaisaran Bergerak
87
Bab 87: Seluruh Yunzhou Menunduk
88
Bab 88: Identitas yang Menggemparkan Yunzhou
89
Bab 89: Zhang Junlan
90
Bab 90: Kekalahan yang Tak Memalukan
91
Bab 91: Bertemu Kembali dengan Ling Xiaoxiao
92
Bab 92: Mencari Masalah dengan Orang yang Salah
93
Bab 93: Kembali ke Kota Wushuang
94
Bab 94: Yang Chongtian
95
Bab 95: Tewas dalam Satu Pukulan
96
Bab 96: Perang Semakin Dekat
97
Bab 97: Ulang Tahun Sang Patriak
98
Bab 98: Kuberi Kau Tiga Kesempatan
99
Bab 99: Kedatangan Pasukan Kekaisaran
100
Bab 100: Kesenjangan yang Tak Terduga
101
Bab 101: Tamu yang Tak Diundang
102
Bab 102: Siapa Dia Sebenarnya?
103
Bab 103: Harga Sebuah Kesalahan
104
Bab 104: Semuanya Sudah Terlambat
105
Bab 105: Hadiah Sebuah Perjuangan
106
Bab 106: Ancaman yang Belum Berakhir
107
Bab 107: Dendam Sang Kakak
108
Bab 108: Undian Pertama
109
Bab 109: Kekuatan di Balik Tingkat Sembilan
110
Bab 110: Kartu Terakhir
111
Bab 111: Lawan yang Berbeda
112
Bab 112: Di Ambang Batas
113
Bab 113: Tanda yang Tak Dikenal
114
Bab 114: Siapa yang Masih Berdiri?
115
Bab 115: Rahasia di Balik Segel
116
Bab 116: Tamu yang Tak Diundang
117
Bab 117: Perisai Ungu
118
Bab 118: Paviliun Langit
119
Bab 119: Perintah dari Paviliun Langit
120
Bab 120: Jebakan di Gunung Tianyue
121
Bab 121: Kemarahan Ling Xiaoxiao
122
Bab 122: Berbalik Memburu
123
Bab 123: Pertarungan Penentu
124
Bab 124: Bayangan Ancaman
125
Bab 125: Tanah Para Genius
126
Bab 126: Lawan Pertama
127
Bab 127: Kekuatan yang Disembunyikan
128
Bab 128: Pertarungan yang Memanas
129
Bab 129: Satu Serangan Penentu
130
Bab 130: Kekuatan Sang Kuda Hitam
131
Bab 131: Duel Dua Pendekar Pedang
132
Bab 132: Kartu Terakhir
133
Bab 133: Pertarungan Lima Genius
134
Bab 134: Lawan Terkuat
135
Bab 135: Kekuatan yang Baru Terbangun
136
Bab 136: Pertarungan di Batas Kekuatan
137
Bab 137: Keheningan yang Tidak Wajar
138
Bab 138: Fenomena Misterius
139
Bab 139: Panggilan dari Kedalaman
140
Bab 140: Warisan yang Telah Menunggu
141
Bab 141: Badai yang Mendekat
142
Bab 142: Amarah yang Tak Terbendung
143
Bab 143: Saat Seluruh Kekaisaran Bergerak
144
Bab 144: Harga Sebuah Darah
145
Bab 145: Langit di Atas Tianyun
146
Bab 146: Terjebak di Dalam Formasi
147
Bab 147: Kekuatan di Balik Kesombongan
148
Bab 148: Kekuatan yang Tak Seharusnya Ada
149
Bab 149: Saat Batas Mulai Terlewati
150
Bab 150: Segel Naga yang Terbangun
151
Bab 151: Kepercayaan Tanpa Keraguan
152
Bab 152: Celah di Benteng Terakhir
153
Bab 153: Lawan Terakhir di Langit
154
Bab 154: Kesempatan yang Ditunggu
155
Bab 155: Setelah Badai Berlalu
156
Bab 156: Tujuan Baru Setelah Perang
157
Bab 157: Alasan yang Sulit Ditolak
158
Bab 158: Harta yang Tersembunyi
159
Bab 159: Kedatangan yang Dinantikan
160
Bab 160: Undangan dari Negeri Seberang
161
Bab 161: Keributan di Jalan Kekaisaran
162
Bab 162: Masalah yang Semakin Membesar
163
Bab 163: Identitas di Balik Pemuda Misterius
164
Bab 164: Harga dari Sebuah Kesalahan
165
Bab 165: Kesepakatan Tiga Hari
166
Bab 166: Persiapan Menjelang Pertarungan
167
Bab 167: Rahasia di Dalam Pagoda
168
Bab 168: Dunia Aneh di Dalam Pagoda
169
Bab 169: Rahasia Lapisan Terakhir
170
Bab 170: Pertemuan Dua Genius
171
Bab 171: Kekuatan yang Mulai Terungkap
172
Bab 172: Benturan yang Mengguncang Gunung
173
Bab 173: Pagoda yang Mengubah Keadaan
174
Bab 174: Kartu Terakhir Sang Pangeran
175
Bab 175: Ketenaran yang Mengundang Bahaya
176
Bab 176: Bayangan Asing di Kota Wushuang
177
Bab 177: Mereka yang Menunggu dalam Bayangan
178
Bab 178: Amarah yang Tak Bisa Dibendung
179
Bab 179: Tantangan dari Seorang Pelindung
180
Bab 180: Bahaya dari Balik Bayangan
181
Bab 181: Pagoda yang Mulai Menunjukkan Taring
182
Bab 182: Gejolak yang Tak Terduga
183
Bab 183: Saat Kesabaran Mulai Habis
184
Bab 184: Mereka yang Masih Belum Jera
185
Bab 185: Siapa yang Berhak Memilikinya?
186
Bab 186: Jalan Pulang yang Berdarah
187
Bab 187: Di Ambang Kehancuran
188
Bab 188: Tubuh yang Terbangun
189
Bab 189: Harga Sebuah Ancaman
190
Bab 190: Tiga Hari Sebelum Badai
191
Bab 191: Mereka Datang untuk Menyaksikan
192
Bab 192: Sebelum Langkah Berikutnya
193
Bab 193: Mereka yang Memilih Menunduk
194
Bab 194: Batas yang Mereka Langgar
195
Bab 195: Harga Sebuah Kesombongan
196
Bab 196: Kekuatan yang Tak Bisa Dibendung
197
Bab 197: Setelah Sang Pemimpin Tumbang
198
Bab 198: Ancaman yang Sengaja Diumumkan
199
Bab 199: Tamu yang Tidak Diundang
200
Bab 200: Mereka Datang untuk Membunuh
201
Bab 201: Musuh yang Sebenarnya
202
Bab 202: Kekuatan yang Belum Bisa Dilampaui
203
Bab 203: Ketika Dua Kekaisaran Bersiap Berperang
204
Bab 204: Tiga Hari Menuju Perang
205
Bab 205: Darah di Empat Gerbang
206
Bab 206: Ketika Pertahanan Hampir Runtuh
207
Bab 207: Kekuatan yang Sebenarnya
208
Bab 208: Kabar Buruk di Tengah Perang
209
Bab 209: Kekuatan yang Mengguncang Medan Perang
210
Bab 210: Api yang Tak Bisa Ditaklukkan
211
Bab 211: Pertarungan yang Menguras Segalanya
212
Bab 212: Kemenangan yang Direnggut
213
Bab 213: Pengkhianatan di Tengah Kemenangan
214
Bab 214: Pusaka Terakhir Kekaisaran
215
Bab 215: Amarah yang Tak Terbendung
216
Bab 216: Kesempatan Terakhir
217
Bab 217: Kemenangan yang Berubah Menjadi Mimpi Buruk
218
Bab 218: Harapan yang Direnggut
219
Bab 219: Bertarung Sampai Titik Darah Penghabisan
220
Bab 220: Kekuatan yang Terbangun dari Reruntuhan
221
Bab 221: Di Ambang Kehancuran
222
Bab 222: Harga Sebuah Kesombongan
223
Bab 223: Pertaruhan Terakhir
224
Bab 224: Bayangan di Balik Kemenangan
225
Bab 225: Tamu dari Masa Lalu
226
Bab 226: Ancaman dari Dua Arah
227
Bab 227: Jejak yang Menghilang
228
Bab 228: Ambisi yang Tersembunyi
229
Bab 229: Luka yang Belum Sembuh
230
Bab 230: Langkah Pertama di Tanah Asing
231
Bab 231: Harga Sebuah Ancaman
232
Bab 232: Di Balik Pintu Keluarga Xiao
233
Bab 233: Delapan Belas Tahun Penantian
234
Bab 234: Amarah yang Tak Terbendung
235
Bab 235: Kekuatan di Balik Kesombongan
236
Bab 236: Pertaruhan Terakhir
237
Bab 237: Di Antara Hidup dan Mati
238
Bab 238: Harga Sebuah Keputusan
239
Bab 239: Amarah yang Mengejar
240
Bab 240: Seluruh Jiuzhou Memburuku
241
Bab 241: Mempermalukan Keluarga Xiao
242
Bab 242: Rahasia di Balik Permusuhan
243
Bab 243: Pil yang Mengguncang Jiuzhou
244
Bab 244: Ketika Sang Alkemis Berlutut
245
Bab 245: Akhir Keluarga Huangfu
246
Bab 246: Kekuatan yang Tersembunyi
247
Bab 247: Pagoda yang Menekan Langit
248
Bab 248: Segel yang Ditembus
249
Bab 249: Kekalahan Bei Minghe
250
Bab 250: Kemarahan Leluhur Bei Ming
251
Bab 251: Ancaman bagi Kekaisaran Api
252
Bab 252: Kekaisaran Api dalam Bahaya
253
Bab 253: Pedang Penghancur Jiwa
254
Bab 254: Pengorbanan Terakhir
255
Bab 255: Rahasia di Balik Kehancuran
256
Bab 256: Musuh dalam Bayangan
257
Bab 257: Tantangan Sang Jenius
258
Bab 258: Duel Dua Jenius
259
Bab 259: Pertarungan Tanpa Pemenang
260
Bab 260: Perampasan Pagoda Semesta
261
Bab 261: Rahasia Sang Kaisar Alkimia
262
Bab 262: Amarah Keluarga Nangong
263
Bab 263: Fitnah yang Mengguncang Jiuzhou
264
Bab 264: Tiga Hari Menuju Perang
265
Bab 265: Para Ahli Jiuzhou Berlutut
266
Bab 266: Tiga Belas Jiwa di Tengah Ancaman Perang
267
Bab 267: Formasi Ilusi dan Dua Ahli Terkuat
268
Bab 268: Duel Penentu Nasib Dua Kekuatan
269
Bab 269: Pengkhianatan di Balik Lautan Darah
270
Bab 270: Tamu Misterius dari Luar Jiuzhou
271
Bab 271: Kejeniusan yang Mengejutkan Jiuzhou
272
Bab 272: Kesombongan yang Berakhir Memalukan
273
Bab 273: Hadiah untuk Keluarga Nangong
274
Bab 274: Orang yang Salah Dimintai Bantuan
275
Bab 275: Ratusan Peti Mati untuk Keluarga Nangong
276
Bab 276: Dua Ahli Terkuat Tumbang!
277
Bab 277: Tuan Muda Zhang Memanggilnya Guru!
278
Bab 278: Permintaan dari Keluarga Zhang
279
Bab 279: Keluarga Penguasa Jiuzhou Kembali!
280
Bab 280: Jiuzhou Gempar, Harapan Baru Feng Wuchen
281
Bab 281: Pengantin yang Direbut di Tengah Jalan
282
Bab 282: Tuan Muda Huo Dipermalukan!
283
Bab 283: Rahasia di Balik Tandu Pengantin
284
Bab 284: Identitas Feng Wuchen Terungkap!
285
Bab 285: Rahasia Kultivasi yang Menentang Langit
286
Bab 286: Taruhan Nyawa di Hadapan Tetua Agung
287
Bab 287: Racun Api yang Tak Terkendali
288
Bab 288: Nyawa yang Dipertaruhkan
289
Bab 289: Ambisi Keluarga Biduk Utara
290
Bab 290: Pembantaian Sekte Wanyun
291
Bab 291: Kekuatan Tersembunyi Chu Changkong
292
Bab 292: Pukulan yang Mengguncang Keluarga Biduk Utara
293
Bab 293: Racun Api di Bawah Kendalinya
294
Bab 294: Duel Dua Jenius
295
Bab 295: Pedang yang Mengguncang Langit
296
Bab 296: Pertaruhan Terakhir
297
Bab 297: Siapa yang Berani Menghalangi?
298
Bab 298: Keputusan di Hadapan Semua Orang
299
Bab 299: Gerbang Menuju Wilayah Terlarang
300
Bab 300: Rahasia di Balik Pegunungan
301
Bab 301: Suara dari Masa Silam
302
Bab 302: Pertemuan yang Tak Terduga
303
Bab 303: Kabar dari Arah Timur
304
Bab 304: Kesombongan di Tanah Terlantar
305
Bab 305: Jejak di Balik Reruntuhan
306
Bab 306: Di Balik Kegelapan
307
Bab 307: Penghuni Istana Kuno
308
Bab 308: Ancaman yang Tak Terbendung
309
Bab 309: Kesempatan di Tengah Bahaya
310
Bab 310: Perhitungan yang Tertunda
311
Bab 311: Kekuatan yang Tersembunyi
312
Bab 312: Pertarungan di Ambang Kehancuran
313
Bab 313: Harga Sebuah Kesempatan
314
Bab 314: Bayang-Bayang Perselisihan
315
Bab 315: Perselisihan di Kota Tianluo
316
Bab 316: Kekuatan yang Tak Terduga
317
Bab 317: Amarah yang Tak Terbendung
318
Bab 318: Tamu yang Dinantikan
319
Bab 319: Harapan Keluarga Zhang
320
Bab 320: Kedatangan yang Mengejutkan
321
Bab 321: Kekuatan yang Menggetarkan
322
Bab 322: Di Balik Kehebatan Sang Ahli
323
Bab 323: Kehebatan yang Tak Terbayangkan
324
Bab 324: Penghormatan yang Tak Terduga
325
Bab 325: Persoalan di Balai Lelang
326
Bab 326: Keributan di Balai Lelang
327
Bab 327: Kemarahan dan Ketakutan
328
Bab 328: Pertemuan di Rumah Makan
329
Bab 329: Kebanggaan yang Dipertaruhkan
330
Bab 330: Rahasia yang Terbongkar
331
Bab 331: Langkah Menuju Masa Depan
332
Bab 332: Kekuatan untuk Melangkah Lebih Jauh
333
Bab 333: Perselisihan di Rumah Makan
334
Bab 334: Harga Sebuah Kesombongan
335
Bab 335: Kekuatan yang Tak Bisa Diremehkan
336
Bab 336: Hukuman yang Menanti
337
Bab 337: Kekuasaan yang Tak Berdaya
338
Bab 338: Tawaran yang Tak Terduga
339
Bab 339: Tantangan Sang Jenius
340
Bab 340: Wilayah Jiwa Es
341
Bab 341: Pertarungan yang Semakin Sengit
342
Bab 342: Pertarungan Penentuan
343
Bab 343: Nama yang Mulai Mengguncang Tianyu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!