Susu buatan ibu tiri : 06

“Tatiana!” hardik Yarash, suaranya terdengar menekan, menghindari membentak. Ia menurunkan Ardan ke lantai.

“Minta maaf sekarang juga!” sorot matanya mengeras, tak mengenal kata sanggahan.

Gadis remaja berkulit putih, rambut dikuncir tinggi, mencebik. Hatinya meradang, tetapi kaki tetap melangkah mendekat ke arah wanita berdiri tenang. Memandang biasa saja ke arahnya.

“Aku minta maaf,” ketusnya tidak ikhlas. Dia langsung memalingkan wajah.

Saniya menggeleng sangat samar, menghentikan Yarash yang berkeinginan kembali menegur putrinya.

Lirikan Saniya menelisik penampilan gadis cantik memakai seragam sekolah — rok kotak lebar selutut, kemeja putih polos dengan dasi berpita, Tatiana memiliki kemiripan dengan Yarash, terutama rambut tebal, bibir bagian bawah tipis.

“Hai … Tatiana,” sapanya dengan nada tidak dibuat-buat dekat, terkesan formal.

“Jangan sok akrab deh!” sahutnya secepat mungkin.

“Iya ih, ibu tili sok aklab.” Ardan mendekati sang kakak, jemari gempalnya hendak meraih tangan, tetapi langsung ditepis.

“Jangan deket-deket kamu! Nanti kesenggol dikit langsung nangis. Aku juga yang disalahin Papi. Dasar cengeng.” Tatiana melenggang pergi, berjalan dengan langkah menekan lantai. Dia menaiki tangga menuju ke lantai dua.

Bibir Ardan sudah maju, air mata siap tumpah. “Aku tu ndak cengeng, cuma suka nangis aja. Ya kan, Pi?”

Bila Tatiana pemantik amarah, maka Ardan kebalikannya.

“Anak Papi hebat banget.” Yarash menggendong balitanya yang tidak suka memakai baju. Lewat tatapan mata, meminta maaf ke Saniya atas sikap Tatiana.

Saniya mengangguk seraya tersenyum, seakan hal biasa mendapatkan perlakuan kurang mengenakan seperti baru saja terjadi.

“Papi mau susu, manisnya dibanyakin!” Pelukan pada leher ayahnya dieratkan.

Suasana canggung berangsur-angsur mencair, para asisten rumah tangga kembali mengerjakan tugas mereka.

Suci, pengasuhnya Ardan, mencoba membujuk si kecil banyak maunya.

“Dek, sama Mbak —”

“Aku tu bukan Dek, tapi Abang-abang.” Punggung tangannya mengelap cai…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

bohonggg papi bohonggg! cekalang bilang nya cuka minum ail putih, nanti kalau dah tahu lasa cucu mommy balu, papi jadi enggak cuka minum ail putihh 🤣 mau nya minum cucu langsung dali sumbelnyaa 🤭🤣

2026-08-12

11

jumirah slavina

jumirah slavina

wwooii Besti., pake kata tolong dong Nak.,
gak boleh seperti itu ya...

2026-08-12

2

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

cucu yang mana pii? cucu dalam botol apa cucu dalam Kntong ajaib 🤭🤣

2026-08-12

4

lihat semua
Episodes
1 Saniya Syamira : 01
2 Perkenalan : 02
3 Sama-sama tidak cinta : 03
4 Kamar tak pernah berubah : 04
5 Mencari perhatian : 05
6 Susu buatan ibu tiri : 06
7 Terkesan : 07
8 Mulai mendisiplinkan : 08
9 Mulai dilibatkan : 09
10 Terasa spesial : 10
11 Rencana gagal : 11
12 Kagum : 12
13 Mengenal dunia Saniya : 13
14 Luka bertambah perih : 14
15 Tanggung jawab suami : 15
16 Canggung : 16
17 Menemani istri belanja : 17
18 Kita keluarga : 18
19 Misi mencari Kecoa : 19
20 Merasa ditinggalkan : 20
21 Merasa dihargai : 21
22 Hasutan Jena : 22
23 Tidur sekasur : 23
24 Sudut mata basah : 24
25 Sarapan buatan ibu tili : 25
26 Senjata makan tuan : 26
27 Cium tangan suami: 27
28 Pemasangan cctv : 28
29 Sama-sama terluka : 29
30 Saniya Wilman : 30
31 Dipaksa menjaga nama baik : 31
32 Beli bayi Gajah : 32
33 Apakah Yarash tahu? : 33
34 Pelajaran yang gagal : 34
35 Menjadi menuntut : 35
36 Tamu bulanan pertama : 36
37 Minuman ajaib : 37
38 Mengirim foto ke Jena : 38
39 Kegundahan : 39
40 Berbicara dari hati ke hati : 40
41 Malam mingguan : 41
42 Suapan pertama : 42
43 Dunia malam : 43
44 Takut : 44
45 Gara-gara Rozali : 45
46 Membeli akun : 46
47 Ajaran Jena Rustam : 47
48 Memesan kaki palsu : 48
49 Pulang mau dijemput : 49
50 Meluapkan rasa kecewa : 50
51 Percuma : 51
52 Kamar tak layak : 52
53 Harus seizin suami : 53
54 Dia bukan mamimu : 54
55 Menginginkan lebih : 55
56 Dering yang diabaikan : 56
57 Buncahan bangga : 57
58 Akhirnya aku punya rumah : 58
59 Mau peluk : 59
60 Hukuman awal : 60
61 Rencana kabur : 61
62 Kedua kalinya : 62
63 Merasa di atas angin : 63
64 Mencari bantuan : 64
65 Cintai aku, Saniya : 65
66 Kecewanya seorang Ayah : 66
67 Tidak rela : 67
68 Seribu kali lipat lebih baik : 68
69 Terbongkarnya rahasia : 69
70 Kenalkan, suamiku : 70
71 Hampir saja mobil bergoyang : 71
72 Saling melengkapi : 72
73 Digrebek : 73
74 Kita keluarga : 74
75 Memilih kue ulang tahun : 75
76 Mandi bukan sekedar mandi : 76
77 Belum bernyali minta maaf : 77
78 Ulang tahun Ardan : 78
79 Mami maaf, aku udah jahat : 79
80 Merasa diperjuangkan : 80
81 Kebersamaan : 81
82 Terharu di panggil Mami : 82
83 Keakraban keluarga : 83
84 Jangan marahi mamiku : 84
85 Mamiku gak seperti kamu : 85
86 Ratu peri : 86
87 Rencana pindah sekolah : 87
88 Demimu akan ku usahakan : 88
89 Kedatangan keluarga Hadi : 89
90 Aku hamil : 90
91 Selesaikan sendiri masalahmu : 91
92 Aku memang mahal : 92
93 Namaku ALDAN bukan Aldan : 93
94 Mami dipeluk Om-om : 94
95 Seporsi kemenangan : 95
96 Menampar dengan fakta : 96
97 Terima kasih, cintaku : 97
98 Menunggu dengan cemas : 98
99 Keputusan : 99
100 Kaki Kecoa nambah banyak : 100
101 Kamar impian : 101
102 Kenangan sang mantan : 102
103 Ingin menikah dengan Yarash : 103
104 Tak kalah cerdik : 104
105 Berbahagialah : 105
106 Hari terus berlalu : 106
107 Mamiku hebat : 107
Episodes

Updated 107 Episodes

1
Saniya Syamira : 01
2
Perkenalan : 02
3
Sama-sama tidak cinta : 03
4
Kamar tak pernah berubah : 04
5
Mencari perhatian : 05
6
Susu buatan ibu tiri : 06
7
Terkesan : 07
8
Mulai mendisiplinkan : 08
9
Mulai dilibatkan : 09
10
Terasa spesial : 10
11
Rencana gagal : 11
12
Kagum : 12
13
Mengenal dunia Saniya : 13
14
Luka bertambah perih : 14
15
Tanggung jawab suami : 15
16
Canggung : 16
17
Menemani istri belanja : 17
18
Kita keluarga : 18
19
Misi mencari Kecoa : 19
20
Merasa ditinggalkan : 20
21
Merasa dihargai : 21
22
Hasutan Jena : 22
23
Tidur sekasur : 23
24
Sudut mata basah : 24
25
Sarapan buatan ibu tili : 25
26
Senjata makan tuan : 26
27
Cium tangan suami: 27
28
Pemasangan cctv : 28
29
Sama-sama terluka : 29
30
Saniya Wilman : 30
31
Dipaksa menjaga nama baik : 31
32
Beli bayi Gajah : 32
33
Apakah Yarash tahu? : 33
34
Pelajaran yang gagal : 34
35
Menjadi menuntut : 35
36
Tamu bulanan pertama : 36
37
Minuman ajaib : 37
38
Mengirim foto ke Jena : 38
39
Kegundahan : 39
40
Berbicara dari hati ke hati : 40
41
Malam mingguan : 41
42
Suapan pertama : 42
43
Dunia malam : 43
44
Takut : 44
45
Gara-gara Rozali : 45
46
Membeli akun : 46
47
Ajaran Jena Rustam : 47
48
Memesan kaki palsu : 48
49
Pulang mau dijemput : 49
50
Meluapkan rasa kecewa : 50
51
Percuma : 51
52
Kamar tak layak : 52
53
Harus seizin suami : 53
54
Dia bukan mamimu : 54
55
Menginginkan lebih : 55
56
Dering yang diabaikan : 56
57
Buncahan bangga : 57
58
Akhirnya aku punya rumah : 58
59
Mau peluk : 59
60
Hukuman awal : 60
61
Rencana kabur : 61
62
Kedua kalinya : 62
63
Merasa di atas angin : 63
64
Mencari bantuan : 64
65
Cintai aku, Saniya : 65
66
Kecewanya seorang Ayah : 66
67
Tidak rela : 67
68
Seribu kali lipat lebih baik : 68
69
Terbongkarnya rahasia : 69
70
Kenalkan, suamiku : 70
71
Hampir saja mobil bergoyang : 71
72
Saling melengkapi : 72
73
Digrebek : 73
74
Kita keluarga : 74
75
Memilih kue ulang tahun : 75
76
Mandi bukan sekedar mandi : 76
77
Belum bernyali minta maaf : 77
78
Ulang tahun Ardan : 78
79
Mami maaf, aku udah jahat : 79
80
Merasa diperjuangkan : 80
81
Kebersamaan : 81
82
Terharu di panggil Mami : 82
83
Keakraban keluarga : 83
84
Jangan marahi mamiku : 84
85
Mamiku gak seperti kamu : 85
86
Ratu peri : 86
87
Rencana pindah sekolah : 87
88
Demimu akan ku usahakan : 88
89
Kedatangan keluarga Hadi : 89
90
Aku hamil : 90
91
Selesaikan sendiri masalahmu : 91
92
Aku memang mahal : 92
93
Namaku ALDAN bukan Aldan : 93
94
Mami dipeluk Om-om : 94
95
Seporsi kemenangan : 95
96
Menampar dengan fakta : 96
97
Terima kasih, cintaku : 97
98
Menunggu dengan cemas : 98
99
Keputusan : 99
100
Kaki Kecoa nambah banyak : 100
101
Kamar impian : 101
102
Kenangan sang mantan : 102
103
Ingin menikah dengan Yarash : 103
104
Tak kalah cerdik : 104
105
Berbahagialah : 105
106
Hari terus berlalu : 106
107
Mamiku hebat : 107

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!