Motor sport hitam yang dikendarai Kiyora akhirnya membanting rem dan berhenti sempurna di tepi trotoar jalan utama kota. Mesin bertenaga besar itu menderu pelan sebelum akhirnya dimatikan.
Tanpa menunggu lama, Kiyora membantu melepaskan pegangan Milo dan menurunkan tubuh bocah kecil itu ke atas pijakan semen. Begitu kakinya menyentuh tanah, Milo langsung terjerembap jatuh berlutut di atas trotoar. Kedua tangan mungilnya memegangi perutnya yang tembam, bibirnya mual dan terbatuk-batuk kecil mencoba mengeluarkan udara dari dalam perutnya, walau tidak ada apa pun yang keluar.
Kiyora melepas helm full-face-nya, membiarkan rambut panjangnya yang indah menyapu bahunya ditiup angin sore. Senyum tipis geli terukir di wajahnya. Ia berjongkok di hadapan Milo yang sedang tergeletak lemas dengan mata sayu.
"Pelut Milo cudah kocong, telalu banyak angin macuk. Nanti lama-lama Milo jadi Lojali," gumam Milo lemas seraya menatap Kiyora pasrah.
Kiyora tak sanggup menahan tawa renyahnya mendengarkan keluhan ajaib bocah itu. Ia menepuk pelan bahu Milo lalu mengarahkan telunjuknya ke belakang tubuh bocah itu. "Tuh, restoran."
Tepat di belakang mereka berdiri sebuah restoran keluarga berarsitektur klasik yang megah dan harum aroma bumbu masakannya menguar hingga ke trotoar.
Mendengar kata 'restoran', seolah keajaiban terjadi, rasa lemas di tubuh Milo mendadak sirna dalam sekejap mata. Tanpa sisa-sisa mabuk kendaraan sedikit pun, anak itu langsung bangkit melompat dan berlari kencang menerobos masuk ke dalam pintu kaca restoran tersebut.
Kiyora hanya mampu menggeleng-gelengkan kepalanya seraya tersenyum geleng-geleng. Ia merapikan pakaiannya dan menyusul langkah cepat Milo ke dalam.
Di dalam ruangan berpendingin udara yang hangat dan nyaman itu, Milo sudah lebih dulu menduduki salah satu kursi di meja sudut yang tenang. Begitu Kiyora mendudukkan diri di depannya, Milo dengan sigap dan cekatan meriah buku menu tebal yang terpajang di atas meja, membukanya dengan lembaran cepat.
Jemari pend…
Pengantin Pengganti Sang Mafia
Putri Yang Hilang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
Rosy
ini Angel teman Amoera saat kabur dulu kan..kira2 dia berjodoh sama Black nggak ya 🤭
2026-08-17
6
Rosy
kalau boleh maruk,minta up satu lagi boleh dong.. berbicara dg nada lembut dan sedikit memaksa 🤭🤭
2026-08-17
11
Teh Yen
akankah amoera berbicara dari hati ke hati dengan kiyora malam ini
kan aku benar c kembar udh ganti sampel rambut amoera dengan rambut pelayan lain makanya hasil tes DNA nya negatif ,,nyesel nanti kamu salvatore huuh 😤
2026-08-17
3