Tranggg.
Suara nyaring pecahan material keras bergema ke seluruh penjuru halaman istana batu itu.
Mata Tuan Besar di balik topeng peraknya seketika melotot lebar hingga seakan mau keluar dari kelopaknya.
Dia tidak percaya dengan pemandangan gila yang tersaji tepat di depan wajahnya saat ini.
Belati giok es pusaka andalannya hancur berkeping-keping akibat benturan dengan tinju kosong Bima.
Serpihan batu giok putih itu berjatuhan ke lantai pualam seperti kepingan kaca murahan.
"B-bagaimana mungkin ini bisa terjadi" teriak Tuan Besar dengan suara bergetar dan mundur beberapa langkah.
"Ini adalah pusaka kuno tingkat tinggi yang tidak bisa dihancurkan oleh logam apa pun di dunia ini."
Bima menurunkan tangan kanannya dengan santai dan meniup debu es yang menempel di punggung tangannya.
"Barang rongsokan seperti ini kau sebut pusaka kuno tingkat tinggi" ejek Bima tertawa pelan.
"Tuan Besar apakah kau tidak pernah keluar dari pulaumu ini untuk melihat dunia luar" tanya Bima dengan nada meremehkan.
"Senjata mainanmu ini bahkan tidak bisa menggores kulitku apalagi membunuhku."
Tuan Besar menatap telapak tangan kanannya yang kini kosong dan berdarah akibat efek pantulan tenaga dalam Bima.
Seluruh tubuhnya kini gemetar hebat karena rasa takut yang perlahan merayapi hatinya.
"K-kau bukan manusia biasa" desis Tuan Besar menuding Bima dengan tangan kirinya yang bergetar.
"Kekuatan fisik dan tenaga dalammu sudah mencapai tahap monster yang tidak wajar."
"Kau baru menyadarinya sekarang setelah semua senjatamu hancur" balas Bima melangkah maju mendekati pria itu.
"Tadi kau sangat sombong dan berjanji ingin mengulitiku hidup-hidup di depan anak buahmu."
"Sekarang mana bukti dari ucapan besarmu itu Tuan Besar" tantang Bima menatap tajam mata lawannya.
Di pinggir lapangan pualam ratusan pasukan elit yang menonton pertandingan itu mulai berbisik panik.
Mereka melihat sendiri bagaimana senjata pamungkas bos besar mereka hancur hanya dengan satu pukulan.
"Celaka Tuan Besar kita sudah terde…
Si Bodoh Desa Ternyata Tabib Dewa
Bab 53
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments