Di sebuah ruang rahasia, Bai Chen memasang formasi dari teratai merah terlarang untuk mencegah adanya mata-mata, lalu menarik keluar hantu Kaisar Agung Meng dari dunia batinnya.
"Anda—"
*Plak plak plak!*
Belum sempat bicara, Kaisar Agung Meng sudah ditampar bertubi-tubi. Suaranya menggema jelas di ruangan sempit itu.
Kaisar Meng terdiam sejenak. Wajahnya memerah, tatapannya dipenuhi niat membunuh. "Kau berani mempermalukanku seperti ini? Seorang Dewa Bela Diri tidak boleh dihina!"
*Plak plak plak!*
Bai Chen tak repot menjawab, langsung menampar lagi beberapa kali. Kerusakannya memang tidak seberapa, tapi penghinaannya sungguh keterlaluan.
"Anda—"
*Plak plak plak!*
"Akan kubunuh kau!"
*Plak plak plak plak plak...*
Bai Chen terus menampar tanpa henti, sampai akhirnya Kaisar Meng tidak berani buka mulut lagi. Ia benar-benar dipaksa menyerah dengan cara paling memalukan.
Kaisar Agung Meng menatap Bai Chen dengan mata dingin—marah tapi tak berani bersuara. Bukan rasa sakitnya yang ia takutkan, melainkan harga dirinya yang terus terinjak. Kalau ia mengumpat, ia akan ditampar lagi. Lalu apa gunanya melawan?
Ia akhirnya sadar sepenuhnya: kemampuannya untuk melawan sudah lenyap total. Segala kelancangan yang keluar dari mulutnya hanya akan dibalas dengan penghinaan berlipat. Bersikap keras kepala di sini hanya mendatangkan rasa malu.
"Akhirnya tenang," kata Bai Chen sambil tersenyum. "Sekarang kita bisa bicara soal syarat-syaratnya."
Kaisar Agung Meng memalingkan wajah, memilih diam—sisa terakhir dari kekeras kepalaannya.
Namun—
*Plak plak plak!*
Bai Chen kembali menamparnya beberapa kali, membuat pandangannya dipenuhi bintang.
"Kau—!!" Kaisar Meng menatapnya marah, tapi begitu bertemu senyum Bai Chen, ia langsung bungkam.
"Saat kularang bicara, jangan bicara. Saat kusuruh bicara, jangan pura-pura tuli," kata Bai Chen sambil menaruh telapak tangan di depan mulut, mematahkan buku-buku jarinya, lalu meniupnya santai. "Kalau tidak... kau akan ditampar lagi."
"Sebenarnya apa mau…
Sistem Ayah Dewa
Bab 239: Rahasia Gunung Suci Terlarang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 424 Episodes
Comments