Keheningan menyelimuti seluruh ballroom, ratusan pasang mata kini bergantian memandang Revan dan Almira.
Almira berusaha mempertahankan ketenangannya, meski jemarinya mulai gemetar. "Tuan Revan, kalau Anda ingin menuduh seseorang... saya harap Anda memiliki bukti yang benar-benar kuat."
Nada bicaranya tetap tenang, tetapi semua orang bisa merasakan kegugupan yang mulai terselip di baliknya.
"Tentu." Revan menatap wanita itu tanpa mengubah ekspresi, Ia memberi isyarat kepada salah seorang anggota tim keamanan.
Pria itu segera menyerahkan sebuah tablet. Revan mengambilnya, lalu menyerahkannya kepada ketua panitia. "Silakan diputar."
Ketua panitia mengangguk, video berikutnya muncul di layar. Kali ini bukan rekaman CCTV hotel. Melainkan rekaman dari kamera kecil yang dipasang tim keamanan Wiranata Corp di restoran tempat Almira dan Kayla bertemu beberapa minggu sebelumnya.
Wajah Kayla langsung kehilangan darah.
"Itu..."
Suara percakapan mulai terdengar memenuhi ballroom.
"Aku ingin membuat seluruh dunia bisnis meragukan integritasnya."
Suara Almira terdengar sangat jelas.
"Kalau seorang General Manager dituduh membocorkan data perusahaan atau melakukan pelanggaran etika dalam forum internasional, menurutmu apa yang akan terjadi?"
Beberapa peserta saling berpandangan, lalu suara Kayla menyusul.
"Para dewan di Wiranata Corp pasti akan memecatnya!"
Video terus berlanjut.
"Bukan cuma itu, Revan juga akan kehilangan kepercayaan kepada Zahira."
Ruangan sontak dipenuhi gumaman.
"Itu suara mereka."
"Jadi ini memang sudah direncanakan."
"Astaga..."
Kayla langsung berdiri. "Itu... itu hasil rekayasa!"
Namun sebelum ada yang menanggapi, Revan kembali berbicara. "Kalau menurut Anda rekaman itu hasil rekayasa, saya masih memiliki bukti lain."
Anggota keamanan kembali menyerahkan sebuah map.
"Kepolisian Singapura telah memeriksa ponsel pelaku yang menyamar sebagai staf hotel."
Ketua panitia membuka lembar demi lembar dokumen, di dalamnya terdapat salinan percakapan pesan. Nama konta…
Seporsi Kekalahan Dari Kehidupan, Aku Bangkit!
Episode — 34.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments
Marina Tarigan
almira kaila Revan bukan tandinganmu gimana reaksi orangtua kalian berdua dan inbasnya pd perusahaan keluarga kalian nantinya
2026-10-03
0
Aditya hp/ bunda Lia
rasain ... merasa diri pintar padahal Revan lebih jenius .. selamat bobo cantik di hotel prodeo 👍
2026-07-07
1
sunaryati jarum
Revan sudah menempatkan orangnya untuk mengawasi kalian
2026-07-11
0