Kirana melangkah masuk ke area dapur dengan gaya anggun yang dipaksakan akibat perut buncitnya yang kian berat. Wajah cantiknya dipenuhi binar kepo tingkat akut. Ia langsung mengambil posisi duduk di kursi bar yang tadi ditempati Ricko, menopang dagu dengan kedua tangannya sembari mengerlingkan mata jahil ke arah Susan.
"Ayo, Nyonya Alexander, jangan menyembunyikan wajah merahmu begitu," goda Kirana, suaranya naik satu oktav penuh keceriaan. "Cerita dong! Bagaimana malam pertama dengan ksatria es kebanggaan Rafardhan? Apakah dia bertransformasi menjadi pangeran yang hangat, atau... masih kaku seperti papan gilasan?"
Susan yang sedang merapikan piring bekas sarapan seketika menghentikan gerakannya. Ia mendengus kesal, mengingat kembali bagaimana sunyinya ranjang pengantin mereka semalam. Rasa dongkol yang sempat mereda akibat kecupan fajar Ricko mendadak naik lagi ke permukaan. Jangankan menjadi pangeran hangat, suaminya itu bahkan lebih memilih memeluk walkie-talkie patroli daripada memeluk istri sahnya sendiri!
Namun, tentu saja Susan memiliki harga diri yang tinggi. Ia tidak mungkin blak-blakan mengaku pada Kirana bahwa malam pertamanya berakhir dengan tidur sendirian memeluk guling.
"Nggak usah diingatkan lagi, Ran. Lebih baik kita tidak usah membahas robot kaku itu sepagi ini. Bikin nafsu makanku hilang saja," ketus Susan sembari membalikkan tubuh, membelakangi Kirana untuk mulai memotong-motong buah di talenan, berniat membuat camilan rujak buah segar untuk mereka berdua.
Mendengar nada suara Susan yang memancarkan kekesalan yang amat pekat, Kirana tidak bodoh. Sebagai wanita yang sudah khatam menghadapi kepalan es batu modelan Damar dulu, Kirana langsung bisa menebak dengan akurat apa yang terjadi, atau lebih tepatnya, apa yang tidak terjadi, di kamar seberang jalan semalam.
“Pasti si robot itu malah pergi patroli dan membiarkan Susan tidur sendirian. Astaga, Ricko... otaknya benar-benar cuma isi kabel dan sistem keamanan!” batin Kirana berteriak gemas.
Selag…
MERESET TAKDIR SUAMIKU
TITAH TUGAS BERBULAN MADU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Aidil Kenzie Zie
🤣🤣🤣apa Ricko nggak paham tentang Operasi Bulan Madunya 🤭🤭🤭
2026-07-19
1