Di belakang mereka, terdengar suara roda koper yang berderit nyaring. Joni akhirnya berhasil menyusul. Wajahnya merah padam, napasnya tersengal parah dan keringat bercucuran membasahi jasnya.
"Nona...,"
"Eh, Joni! Sudah sampai?" sapa Elena tanpa dosa.
"Paspor... paspor anda, Nona..." Joni menyodorkan buku hijau kecil itu dengan tangan gemetar.
"Oh, iya." Elena mengambil paspornya begitu saja dengan satu tangan, sementara matanya sama sekali tidak terlepas dari proses penjual membungkus gorengannya.
"Thanks, Joni."
Joni merosot ke lantai, memeluk koper itu dengan sisa tenaganya.
"Sama-sama, Nona. Untung jantung saya tidak hilang di jalan."
Beberapa menit kemudian, kantong kertas berisi puluhan gorengan berminyak itu diserahkan.
Elena tidak sabar. Ia langsung mencapit sepotong tempe mendoan yang ukurannya selebar telapak tangan. Mulutnya sudah terbuka lebar, baru saja hendak menggigit...
"Tunggu!" Leonard buru-buru menahan tangan istrinya.
"Ada apa sih, Leon?! Bayimu kelaparan!"
"Itu masih panas, Sayang. Nanti lidahmu melepuh."
Leonard merebut tempe itu. Dengan penuh kasih sayang dan kesabaran tingkat dewa, bos besar perusahaan multinasional itu meniup gorengan berminyak tersebut pelan-pelan di tengah keramaian kantin. Setelah memastikan suhunya aman, barulah ia menyuapkannya ke mulut Elena.
"Nah, buka mulutmu. Aaa..."
Elena menggigitnya. "Ya ampun! Enak banget!"
Saking senangnya, Elena melompat kecil dan menepuk-nepuk bahu Leonard kencang.
"Leon! Ini makanan paling enak sedunia!!"
Leonard ikut tersenyum lega. Beban di pundaknya serasa terangkat. "Syukurlah. Makan yang banyak, Sayang. Asal kau dan bayi kita senang."
Namun, masa-masa indah dan kebahagiaan rumah tangga itu ternyata hanya bertahan tepat tiga puluh detik. Saat kunyahan ketiga, rahang Elena mendadak berhenti bergerak. Keningnya berkerut dalam. Ia menatap sisa tempe mendoan di tangannya dengan tatapan permusuhan.
Leonard yang jeli langsung panik. "Kenapa, Sayang? Ada cabai yang tergigit? Atau rasany…
Ayo Kabur Dari Ayahmu, Nak! (Benih Rahasia Sang Mafia)
Bab. 76
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments
Sri Rahayu
hahaha...kehamilan Elena bikin Leon dan Joni tuing2😇😇😇...lanjut Thorr😘😘😘
2026-07-23
0
vj'z tri
Berikan padaku,padaku jojo berikan gorengan itu pada kuh
2026-07-25
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan Joni jd kena getahnya 😅😅
2026-08-27
0