"Hadiah yang sangat besar?"
"Iya kira-kira apa ya?"
"Mungkin yang menang putra mahkota lagi. Bukankah tiga tahun berturut-turut selalu putra mahkota!"
"Hei, lihat itu. Ada perdana menteri Liu disana. Dia adalah guru memanah terbaik di akademi sebelum menjadi jenderal dan akhirnya menjadi perdana menteri!"
Begitulah percakapan yang terdengar setelah permaisuri mengumumkan hadiah.
Suara genderang kerajaan bergema menggetarkan kawasan perkemahan, disusul denting lonceng perunggu yang menjadi penanda dimulainya acara perburuan tahunan Kerajaan Tangling.
Seluruh percakapan yang semula terdengar pelan seketika mereda. Para bangsawan, pejabat, serta prajurit serentak mengalihkan perhatian mereka ke panggung kehormatan tempat Permaisuri berdiri dengan anggun. Mengenakan jubah kebesaran berwarna emas gading yang dihiasi sulaman burung fenghuang, sang Permaisuri memandang seluruh peserta dengan sorot mata yang tenang namun berwibawa.
Setelah memastikan semua telah bersiap, beliau mengangkat tangan kanan perlahan.
"Dengan restu langit dan demi kejayaan Kerajaan Tangling, perburuan tahunan resmi dimulai. Tunjukkan keberanian, kehormatan, dan kemampuan terbaik kalian."
Kalimat itu disambut pekikan lantang para prajurit dan bunyi terompet panjang yang menggema hingga jauh ke dalam rimba.
Burung-burung liar berhamburan meninggalkan dahan-dahan tinggi, sementara kawanan rusa yang berada di kejauhan berlari memasuki belantara yang semakin lebat.
Satu per satu para peserta mulai membentuk barisan sesuai kedudukan mereka.
Di bagian paling depan berdiri para pangeran kerajaan dengan kuda-kuda terbaik yang telah dipersenjatai busur dan tabung anak panah. Wajah mereka memancarkan semangat sekaligus tekad untuk membuktikan kemampuan di hadapan keluarga kekaisaran.
Tepat di belakang mereka, para panglima besar kerajaan memimpin barisan para perwira militer, mengenakan pakaian berburu yang tetap menampilkan lambang kehormatan masing-masing.
Tak jauh dari sana, para pejabat tinggi kerajaan…
Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis
Bab 80
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 163 Episodes
Comments
Pa Muhsid
seru tapi sebel sama karakter yunan katanya mau lindungi yuting tapi secara sadar menyakiti, nanti kalo yuting udah ga peduli baru terasa sakit dan penyesalan pun tak guna, setulus tulusnya hati orang kalau terlalu lama diabaikan dan disakiti ya lelah dan nyerah
2026-07-22
1
Lyha Arroyyan Alfarizqi
sebenernya jengkel sma yunan apa salahnya terbuka saja sama yuting biar sma2 menghadapi daripada saling menyakiti perasaan
2026-07-21
2
sasa adzka
gemes kali aku baca.. Yunan kagak mau cerita sama Liu.. padahal bisa d bantu loh nanti nya.. jangan sampai kedua kalinya Yunan kalah kak othor dari putra mahkota.. sdh masa lalu dikhianati.. malah masuk jebakan lagi....
semangat up nya😍😍😍
2026-07-22
1