“Pak Arven…” ucapnya pelan.
“Saya tahu Anda mau bicara apa,” potong Arven cepat. “Tapi saya bisa jelaskan situasinya.”
Klien itu mengangguk sopan.
“Silakan.”
Arven menarik napas.
“Hubungan saya dengan Winata Group memang sedang ada masalah, tapi itu tidak mengubah fundamental perusahaan kami. Proyek kita tetap bisa berjalan. Cashflow tetap stabil. Semua kontrak aman.”
Klien itu menatapnya lama lalu membuka map di tangannya.
“Pak Arven… dengan segala hormat.”
Arven langsung menegang.
“Jangan bilang—”
“Maaf. Kami harus menarik kerjasama perusahaan kami dari perusahaan Mahendra.” ujar klien bisnis itu yang membuat Arven menatapnya tidak percaya.
“Proyek ini sudah berjalan dari tahun lalu.”
“Iya.”
“Dan kalian mau berhenti begitu saja?”
Klien itu mengangguk pelan.
“Karena risiko reputasi terlalu besar.”
Arven berdiri.
“Reputasi? Atas dasar apa kalian bilang reputasi saya rusak?”
Klien itu tidak marah ataupun tersinggung dengan perkataan Arven, justru mereka terlihat prihatin dengan apa yang terjadi dengan perusahaan Mahendra.
“Pak Arven, di dalam dunia bisnis kita tidak perlu mementingkan soal benar atau salah. Tapi soal siapa yang sedang jatuh.”
Arven terdiam.
“Dan sekarang, perusahaan yang anda tangani sedang jatuh.”
Kalimat itu tidak keras tapi cukup untuk memutus sesuatu di dalam kepala Arven.
Klien itu berdiri lalu merapikan jasnya.
“Semoga kita bisa kerja sama lagi di waktu lain.”
Lalu ia pergi dan Arven hanya berdiri di tempatnya. Tidak mengejar, tidak memanggil dan tidak melakukan apa pun. Di sisi lain gedung, Pak Damar sedang menerima kabar yang sama dari tiga arah berbeda. Investor keluar, kontrak dibatalkan, dua klien besar menunda tanpa kepastian dengan satu kalimat yang terus diulang oleh semua pihak:
“Setelah konflik dengan Winata Group…”
Pak Damar duduk di kursinya lalu mengusap wajahnya pelan.
“Ini gila…”
Asistennya berdiri di depan meja.
“Pak, kita harus ambil langkah cepat. Kalau tidak, arus keluar ini akan semakin besar.”
Pak Damar menatapnya.
“Langkah…
Dibuang Suami, Dicintai Presdir Tampan.
Bab 29
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 195 Episodes
Comments
Rain Aricia
Awokaawok cerai juga kalian. Nanti si kanisha dilamar sama siapa ya/Chuckle/
2026-06-17
1
@Semua orang
mampus tuh, udh dulu yah disini, ku tinggal jejak. mampir di aku.
2026-09-10
0
Rain Aricia
Nah mampus kan kau. Itulah gara2 satu kesalahan jadi semua kena wkwkw
2026-06-17
0