"Hah ... hah ... hah ...,"
Napas Amoera terdengar memburu, tersengal-sengal di dalam keheningan kamar yang mendadak terasa mencekam. Ia langsung beranjak duduk dengan gerakan sentakan yang kasar. Seluruh tubuhnya basah kuyup, dibanjiri oleh keringat dingin yang bercucuran deras. Jantungnya berdentum begitu bertalu-talu, menimbulkan rasa ngilu yang nyata di dadanya.
Sepasang manik matanya yang berair menatap liar ke depan, sebelum akhirnya terkunci pada sosok Leon yang kini tengah menangkup kedua belah wajahnya. Pria itu menatapnya dengan sorot mata yang sarat akan rasa kekhawatiran yang teramat mendalam.
Amoera memejamkan mata sejenak, mencoba mati-matian mencari pasokan udara untuk menenangkan dadanya yang naik-turun dengan tidak beraturan.
"Apa yang terjadi, hm? Ada apa, Sayang?" tanya Leon lembut namun terdengar cemas.
Pria itu benar-benar heran sekaligus terkejut ketika mendapati Amoera yang berada di dalam dekapannya tiba-tiba berteriak histeris dengan suara melengking, seolah sedang menyaksikan hal buruk di depan matanya sendiri.
Amoera tidak langsung menjawab. Ia justru menatap lekat-lekat raut wajah kekhawatiran Leon. Kilasan bayangan seprei yang bersimbah darah segar dalam mimpinya tadi mendadak berputar kembali, terasa begitu nyata hingga memicu kepanikan baru. Tanpa pikir panjang, dengan gerakan yang teramat cepat, ia langsung memeriksa kondisi tubuh pria itu.
Leon yang mendapatkan perlakuan tiba-tiba itu hanya bisa mengerutkan kening, merasa kebingungan dengan tingkah ajaib istrinya saat ini.
"Hei, ada apa?" Leon merentangkan kedua belah tangannya lebar-lebar, membiarkan Amoera melakukan hal apa pun pada dirinya demi meredakan kepanikan wanita itu.
Jemari tangan Amoera yang gemetar hebat mulai meraba-raba seluruh permukaan tubuh Leon, seolah-olah sedang mencari luka atau robekan yang tidak kasat mata. Merasa belum puas hanya dengan meraba, Amoera dengan gerakan impulsif menarik paksa jajaran kancing kemeja putih Leon hingga semuanya terputus dan…
Kembar Genius Sang Mafia
Hanya Mimpi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 118 Episodes
Comments
jumirah slavina
jangan smp ini pertanda ya Kak Ra...
2026-06-23
12
jumirah slavina
Aku pegang kata²mu ya Singa...
Singa : ingat ya Jum., pegang kata²ku doank., jangan pegang yang lain., Aku sudah punya istri lo
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-06-23
3
indrie_💖
kena prank donk sm kak othor 😭
2026-06-23
4