Bab 02 - Hanya Status
Akad berlangsung lima hari kemudian.
Terlalu cepat untuk sebuah pernikahan.
Terlalu rapi untuk sesuatu yang nyaris hancur sehari sebelumnya.
Alya duduk di ruang tamu rumah keluarga Wiratama, memakai kebaya putih sederhana. Mama duduk di sampingnya sambil menggenggam tasbih. Papa tidak bisa hadir lama karena baru menjalani prosedur awal sebelum operasi besar, tapi beliau sempat datang dengan kursi roda rumah sakit.
Laras tidak datang.
Alasannya sakit.
Semua orang tahu itu bukan alasan sebenarnya, tapi tidak ada yang membahasnya.
Kepala KUA, wali, dua saksi, dan keluarga inti berkumpul. Damar datang tepat waktu, memakai baju koko putih dan peci hitam. Wajahnya tidak menunjukkan apa pun.
Tidak gugup.
Tidak bahagia.
Seperti menghadiri rapat dinas.
Saat ijab kabul selesai dalam satu tarikan napas, beberapa orang mengucap hamdalah. Mama menangis pelan. Tante Nadia memeluk Alya. Eyang Wiratama menutup mata seperti beban di dadanya berkurang.
Damar hanya menandatangani buku nikah.
Cepat.
Rapi.
Tanpa menoleh ke arah Alya.
Setelah acara kecil itu selesai, keluarga Wiratama mengadakan syukuran singkat. Tidak ada pesta besar. Tidak ada pelaminan mewah. Tidak ada musik.
Hanya makanan, doa, dan senyum yang dipaksakan.
"Maaf, Nak," bisik Mama ketika mereka sempat berdua di kamar tamu. Mata Mama bengkak. "Mama tidak tahu harus bilang apa."
Alya menggenggam tangan ibunya.
"Jangan minta maaf terus, Ma."
"Ini hidupmu."
"Papa harus sembuh."
Mama menangis lagi.
Alya memeluknya. Di balik bahu Mama, dia melihat pantulan dirinya di kaca lemari. Kebaya putih, riasan tipis, mata yang tampak lebih dewasa dari pagi tadi.
Dia sudah menikah.
Tapi rasanya seperti baru saja menandatangani surat penyerahan diri.
Malamnya, Alya dibawa ke rumah dinas sementara milik keluarga Wiratama di kompleks TNI Jakarta. Rumah itu tidak terlalu besar, tapi bersih dan rapi. Tante Nadia mengatakan rumah utama terlalu ramai, sementara Damar hanya punya dua malam sebelum kembali ke satuannya.
"K…
Istri Pengganti Sang Komandan
Episode 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments
Susanto Purwaatmaja
kalau saya jadi Damar...biarlah dr.Alya saja kucintai,.....apa lagi dia sudah mau datang mengabdi di tempat tugasnya yang rawan.
2026-07-25
2
Fay Tahir Daeng Palallo
pokoknya jangan bikin alya yg jatuh cinta dulu biar si damar yg bucin duluan ya tor 😄
2026-07-15
0
Lasri Alfi
lanjut cerita yg bagus dgn penulisan yg rapi
2026-07-07
1