Kota Pusat tidak pernah tidur, terutama di hari-hari menjelang Turnamen Alkimia Akbar. Di malam hari, pendaran formasi spiritual dari pulau-pulau apung di atas berpadu dengan lampion-lampion giok di distrik bawah, menciptakan lautan cahaya yang bising. Kerumunan kultivator, kereta kuda spiritual, hingga aroma alkohol dan tanaman obat mengalir memenuhi setiap sudut jalan utama.
Namun, di pinggiran distrik atas, atmosfer berubah drastis. Penginapan Bambu Giok berdiri terisolasi di balik pagar tanaman bambu spiritual setinggi lima meter yang memancarkan hawa dingin alami. Tempat ini sengaja dipilih oleh Han Feng karena ketenangannya yang mutlak—sebuah kemewahan yang ia butuhkan untuk menyendiri dari hiruk-pikuk politik kota.
Di balkon kamarnya yang terletak di lantai paling atas, Han Feng duduk menyendiri. Jubah hitamnya sedikit melonggar, dan untuk pertama kalinya sejak pelarian dimensi, ia melepaskan topeng besi hitam dari wajahnya. Sinar rembulan menerpa wajahnya, mengekspos kontras yang ekstrem: sisi kanan wajahnya tetap tampan mutlak dengan gurat tegas yang dingin, sementara sisi kirinya dipenuhi guratan luka bakar jorok berwarna ungu kebiruan akibat asimilasi paksa api purba.
Ia memegang secangkir teh herbal pahit di tangan kanannya, membiarkan uap tipisnya menyapu wajah. Rambut putih keperakannya berkibar pelan ditiup angin malam. Dari tempatnya bersandar, sepasang mata petir biru tuanya menatap lurus ke arah Menara Alkimia Pusat yang menjulang gagah di tengah kota, berdiri kokoh layaknya pilar yang menembus langit Lapisan Ketujuh.
...****************...
Di atas meja kayu di samping cangkir tehnya, tergelar sebuah gulungan kulit domba kuno. Itu adalah laporan intelijen rahasia yang ia beli dengan harga tinggi dari jaringan bawah tanah milik Gu Chen dari Kafilah Azure. Isinya adalah pemetaan mendalam mengenai para pesaing terberat yang akan ia hadapi di turnamen nanti.
Han Feng tahu betul bahwa Turnamen Alkimia Akbar kali ini bukan sekadar ajang meracik o…
Bangkitnya Pelayan Terbuang
Ketenangan di Balik Badai Api
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 131 Episodes
Comments
Mamat Stone
/Casual/
2026-06-11
1
Mamat Stone
/CoolGuy/
2026-06-11
1
Nanik S
Han Feng 💪💪💪
2026-06-11
1