Bab 56

Sejak pertemuan dengan Marisa di rumah sakit, ada sesuatu yang berubah pada diri Arkatama. Di luar, dia masih terlihat tenang seperti biasa. Tetap berangkat kerja, tetap berbicara dengan nada datar, dan tetap memasang wajah sulit ditebak. Namun Kemuning mulai menyadari hal-hal kecil yang sebelumnya tidak pernah ada.

Arkatama jadi lebih sering mengecek ponsel. Lebih sering melihat kamera pengawas rumah. Bahkan beberapa kali tanpa sadar menoleh ke arah pagar depan saat mendengar suara kendaraan berhenti.

Mungkin bagi orang lain itu terlihat biasa, tetapi tidak bagi Kemuning. Dia tahu suaminya sedang gelisah. Atau lebih dari itu, takut. Bukan takut untuk dirinya sendiri, melainkan takut kehilangan orang-orang yang dia jaga.

Arkatama terlalu mengenal keluarga Marisa. Jauh sebelum semuanya berakhir seperti sekarang, dia pernah melihat sendiri bagaimana keluarga itu bergerak. Bagaimana mereka menekan, mengancam, dan menutup mulut orang-orang demi menjaga nama baik.

Dulu saat skandal itu hampir terbongkar, keluarga Marisa nyaris menghancurkan keluarganya habis-habisan. Jadi saat tiga pria asing muncul dan mulai mengikuti Arya dan Kemuning, Arkatama tahu itu bukan kebetulan.

Di ruang kerja, Aryasatya berdiri di samping kakaknya sambil memperhatikan layar laptop. Rekaman CCTV terus diputar berulang-ulang. Wajah tiga pria itu dibekukan, diperbesar, lalu diperhatikan lagi.

Arya menoleh penasaran. "Kak, kira-kira mereka siapa?"

Arkatama menyandarkan tubuhnya ke kursi. Jari telunjuknya mengetuk meja pelan. Matanya belum lepas dari layar.

"Aku kurang tahu pasti siapa mereka." Suara Arkatama tenang, tetapi wajahnya terlihat serius. "Yang jelas mereka suruhan seseorang."

Aryasatya ikut menyipitkan mata. Lalu, tiba-tiba wajahnya berubah.

"Jangan-jangan wanita sosialita kemarin."

Arkatama menoleh dengan alis mengernyit. Sementara, Aryasatya mengangkat kedua alisnya.

“Keluarga wanita yang di IGD. Bisa saja dia mau nuntut. Anaknya, kan, terluka paling parah. Lebih parah dari korban tab…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Rahma Inayah

Rahma Inayah

bgus Tama lawan Kel Marisa jgn takut apalgi klu pengacara tegak kan hukum keadilan utk Arya enk sja dl Mash bayi GK Sudi melihat nya malah suruh di buanga karn aib slth besar. butuh sum sum utk ank nya .semoga Steven GK slmt biar tau rasa Marisa karma nya di masa lalau

2026-05-19

1

Nanik Arifin

Nanik Arifin

sekarang saatnya gunakan ilmumu sebaik mungkin Arka. bukankah kau pindah haluan saat kuliah tuk melindungi keluargamu & para wanita ? tunjukkan khebatanmu Arka. kamu mendukung mu dg doa.
Semoga dg like+ komentar, author kabulkan doa kami 🤭✌️

2026-05-19

1

Diana Dwiari

Diana Dwiari

lah....ternyata kamu ga pernah punya anak Marisa.....karena sejak.lahir itu adalah anaknya Bu Arumi dan pak.bimasena....apalagi disusui oleh Bu Arumi....JD kamu belum pernah punya anak....meski kamu yg hamil dan labirin sih

2026-05-19

1

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 99 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!