Keandra berlari menerjang pintu unit gawat darurat rumah sakit dengan napas yang memburu, seolah-olah oksigen di sekitarnya mendadak menipis. Langkah kakinya bergema di sepanjang koridor yang beraroma antiseptik tajam. Setelah mendapatkan nomor kamar Auryn dari resepsionis, ia bergegas hingga menemukan pintu kayu yang menjadi penghalang terakhirnya. Tanpa mengetuk, Keandra membuka pintu itu dengan kasar.
Di dalam ruangan, pemandangan yang menyambutnya adalah keluarga besar Auryn yang menatapnya dengan sorot mata penuh kebencian dan penghakiman. Pandu, kakak Auryn yang biasanya dingin, langsung melesat mendekati Keandra. Tanpa sepatah kata pun, ia melayangkan sebuah pukulan keras yang telak menghantam rahang pria itu.
BUGH!
"Pandu!" pekik Maya sambil menutup mulutnya karena syok. Air mata mengalir deras di pipi wanita paruh baya itu. Sementara itu, Aneth langsung memeluk erat tubuh Auryn yang ternyata sudah tersadar dari pingsannya. Namun, Auryn tidak bereaksi. Tatapan matanya lurus ke depan, kosong, seolah nyawanya telah terbang meninggalkan raganya yang rapuh.
Wajah Keandra terlempar ke samping, rasa panas dan nyeri menjalar di pipinya yang mulai membiru. Namun, ia tidak membalas. Ia perlahan menegakkan kepalanya kembali, menatap Pandu yang napasnya memburu karena amarah yang memuncak.
"Beraninya kamu menyeret adikku ke dalam sebuah dendam tak beralasanmu itu?! Kamu menghancurkan hidupnya, kamu menghancurkan masa depan, mental, dan segalanya. Demi dendammu yang tidak masuk akal itu!" bentak Pandu dengan suara bergetar.
"Dendam tak beralasan?" Keandra menarik satu sudut bibirnya, membentuk seringai pahit yang penuh luka. Ia tahu Auryn pasti telah menceritakan keganjilan pernikahan mereka. Matanya beralih, menatap Auryn yang sempat bersitatap dengannya sejenak sebelum ia memaku pandangannya ke arah Danni yang berdiri mematung di sudut ranjang.
"Ayunda. Papi pasti mengenal dengan sangat baik nama itu, bukan?" ucap Keandra dengan nada suara yang seketika menurunkan suh…
Kau Rebut Kekasihku, Ku Nikahi Ayahmu
Ayo, Kita Selesaikan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
jumirah slavina
sok² panik... sok² perhatian...
gumoh Aku... gumohhhh....
2026-03-10
43
jumirah slavina
Aku mendukung'mu Aurora....
mari kita selesaikan permainan para Pak Tua bedeb4h ini....
2026-03-10
19
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
alih-alih membalas dendam, yang ada keandra akan bertekuk lutut & berjuang selalu membahagiakan Auryn. begitukah? cinta bisa hadir dengan berbagai macam cara kan ya?
2026-03-10
5