Kembali Ke Umur 19 Tahun

Kembali Ke Umur 19 Tahun

1. Kembali ke umur 19 tahun

Buk!

Brak!

Jessica didorong keluar dari kediaman keluarga Sanjaya bersama dengan barang-barangnya yang dilemparkan oleh para pelayan keluarga Sanjaya.

Tubuhnya yang kurus kering dengan luka bakar yang amat besar di bagian wajah sampai kepala membuatnya harus menggunakan wig, ia kini tersungkur di tanah dalam keadaan berantakan.

Dengan berlinang air mata, dia merangkak mendekati pria yang merupakan suaminya, memeluk kaki pria itu sambil terisak, ia berkata, "percayalah padaku, bukan aku yang menaruh racun di makanan kakek. Kau bahkan tidak mengizinkanku menginjak ruang makan, Jadi bagaimana bisa aku--"

"Diam!" Nolan dengan penuh amarah menendang Jessica ke samping dan menatap wajah Jessica dengan penuh kejijikan, "enyah dari hadapanku!" Bentak Nolan sebelum berbalik memasuki rumah kediaman Sanjaya.

"Tidak! Nolan! Kau harus percaya padaku! Bukan aku yang melakukannya!" Teriak Jessica masih berusaha untuk menggapai sang suami, tetapi perempuan yang merupakan sekretaris suaminya sekaligus teman masa kecil sang suami dengan cepat mencegahnya dan mendorong tubuh tak berdaya Jessica hingga kembali terjatuh ke tanah.

Bruk!

"Selamat, sekarang kau menjadi gelandangan buruk rupa! Jangan mati dulu, perhatikanlah papan videotron sepanjang hari, dan lihat pernikahanku dengan Kak Nolan akan segera digelar! Ah,,, Sepertinya kau perlu mengetahui sesuatu untuk membuatmu merasa lebih baik," Luna memberi kode pada para pelayan agar meninggalkan mereka lalu ia perlahan mendekati Jessica dan berbicara dengan pelan, "akulah yang menaruh racun di makanan pria tua itu," ucap Luna diikuti senyum jahat di wajahnya membuat air mata Jessica kembali menggenang.

Kakek Sanjaya adalah orang yang sangat baik, bagaimana bisa perempuan ular ini tega meracuninya sampai mati?

"Kau!!!" Jessica berteriak, meraih pakaian Luna dan dengan air mata berlinang berkata, "bagaimana bisa kamu melakukan itu pada kakek? Dia itu sangat baik, kau tidak layak untuk menyentuhnya!" Kata Jessica sembari air matanya terus menetes membasahi pipi sampai ke dagu membuat penampilan Jessica semakin tampak menyedihkan.

"Yaaa...." ekspresi menghina penuh kemenangan kembali muncul di wajah Luna saat ia dengan lembut menggerakkan jari-jari cantiknya memperbaiki wig Jessica yang berantakan, "aku juga tidak akan menyentuhnya dan dia pasti masih bisa hidup lebih lama lagi seandainya dia tidak terus mempertahankan pernikahanmu dengan Kak Nolan. Apa yang terjadi padanya semuanya adalah buah dari kekeras kepalaannya, kalau dia dengan cepat merestui hubunganku dengan Kak Nolan maka semua ini tidak akan terjadi," kata Luna tanpa sedikit rasa bersalah.

"A... Apa?" Hati Jessica terasa tersayat-sayat, "hanya karena itu kau,,, kmu membunuh kakek? Tidak cukup selama ini Kau menyiksaku, membuatku dibenci oleh semua orang termasuk kakek dan Nolan, bahkan membuatku menjadi cacat seperti ini, sekarang kau juga merenggut nyawa orang yang tidak bersalah? Kau... Apa kau masih punya hati?" Tanya Jessica tak percaya.

Luka bakar padanya disebabkan oleh Luna yang sengaja membakar gudang daur ulang sampah saat Jessica berada di dalam gudang. Tak hanya itu saja, anaknya yang seharusnya lahir ke dunia meninggal karena Luna mendorongnya dari kapal pesiar hingga ia mengalami keguguran dan hampir mati di lautan dingin.

Tetapi pada saat itu, bahkan Luna sama sekali tidak disalahkan, dialah yang kemudian disalahkan dengan tuduhan sengaja menggugurkan anak dalam kandungan dengan melompat ke laut.

Tak hanya itu saja, sudah banyak sekali penderitaan yang dialami oleh Jessica karena Luna, tapi saking pandainya Luna menutupi kejahatannya dan memutarbalikkan fakta, maka semua orang hanya tersenyum ke arah Luna dan memandang jijik serta marah pada Jessica.

Sekarang....

Bahkan setelah wajahnya rusak dan orang tidak pernah lagi memandangnya dan semua orang, bahkan termasuk kakek Sanjaya juga membencinya karena tipu muslihat yang dilakukan oleh Luna, Luna bahkan masih tidak berhenti dan malah membunuh kakek Sanjaya.

"Ha ha ha..." Luna tertawa konyol menatap Jessica, "kau tanya aku punya hati? Lihat dirimu konyol! Karena kau terus menggunakan hati, maka sekarang kau jadi perempuan cacat yang dibenci oleh semua orang!" Kata Luna menarik wig yang dikenakan oleh Jessica hingga membuat Jessica menampakkan luka bakar yang tersembunyi di atas kepala Jessica.

Luna kemudian berdiri, melangkah menjauhi Jessica yang terus menangis, "pergilah sebelum para penjaga datang mengusir mu. Pastikan kau tidak menampakkan wajahmu lagi di hadapan seluruh anggota keluarga Sanjaya!" Kata Luna selalu menutup pintu rumah.

Melihat pintu keluarga Sanjaya yang tertutup, Jessica kembali menangis sejadi-jadinya.

"Kakek! Kakek! Aku minta maaf, Ini semua salahku. Seandainya aku tidak lagi keras kepala dan dengan sukarela menceraikan Nolan, maka sekarang Kau pasti masih hidup. Tapi kini,,, bagaimana aku akan menembus kesalahanku? Karena aku,,, karena salahku kau... Kau... Maafkan aku kakek.... Aku akan menyusul mu dan jadi pelayanmu di alam baka," ucap Jessica membuka tas miliknya dan mengeluarkan sebuah pisau kecil, tanpa ragu mengiris pergelangan tangannya hingga darah membasahi lantai dan perlahan-lahan merenggut kesadaran Jessica.

.........

"Uh... Uh... Uh...." Jessica muda yang dalam keadaan polos ditindih seorang seorang pria kekar terombang-ambing dalam kenikmatan yang membuat mabuk kepayang.

Terasa hangat dan menggelitik yang membuat tubuh bergetar terasa nikmat dibawa ayunan gelombang seorang pria yang terus menghantamnya dengan keras.

Terlalu mengantuk... Tidak bisa membuka mata namun kenikmatan ini masih bisa terasa dengan begitu jelas.

"Ah ah ah...." Suara lirih Jessica membuat sang pria yang berada di atasnya hanya bisa berpasrah memejamkan mata dan tenggelam dalam gelombang kenikmatan sentuhan erotis dua orang yang tidak memiliki jarak.

Sampai seluruh tubuh bergetar dan perlahan-lahan melemas, barulah Nolan menghentikan gerakannya dan melemparkan tubuh ke samping, tak lupa menarik sang perempuan ke dalam pelukannya dan menutupi tubuh polos mereka dengan selimut.

Cup!

Sebuah ciuman mendarat di kening Nolan.

Deru nafas yang mulai teratur dari kedua insan itu pun menghiasi kamar sepanjang malam sampai pada keesokan paginya ketika Jessica membuka mata, dia terkejut melihat dada kekar tanpa busana yang berada di hadapannya.

Saat mendongak, betapa terkejutnya Jessica ketika ia melihat Nolan yang selalu tampan dan Bersinar kini berada di hadapannya.

Dengan segera, Jessica mendorong pria itu dan terkejut mendapati tubuh Mereka ternyata polos, Jessica pun segera menarik selimut menutupi dadanya.

"Apa yang kau lakukan?!!!" Teriak Jessica dengan cepat mundur ke belakang hingga akhirnya dia terjatuh dari ranjang.

Brak!

Nolan yang melihat itu pun dengan cepat mengulurkan tangannya untuk membantu Jessica, tetapi seperti tikus yang hendak diterkam oleh kucing, Jessica dengan cepat menjauh, wajahnya panik dan pucat sambil memegang erat selimutnya.

Air mata berderai di pipi Jessica saat suara serak dan gemetarnya terdengar, "bukankah kau sudah mengusirku dari rumah? Tidak cukup mengusirku dan membuatku mengalami masa-masa yang sulit di kediaman keluarga Sanjaya, sekarang kau masih mengincar ku?! Bukankah kau bilang kau selalu jijik melihat penampilanku?! Kenapa sekarang kau membawaku ke tempat tidurmu dan memaksaku melayani mu seperti seorang jallang?!"

Nolan yang baru bangun tidur pun merasa heran melihat sikap sang kekasih yang begitu aneh dan ketakutan melihatnya.

Jessica bahkan mengatakan omong kosong yang tidak masuk akal.

Nolan pun mengulurkan tangannya, untuk membantu sang kekasih menenangkan diri, "Sayang, Apa kau mimpi buruk? Aku--"

"Jangan sentuh aku dengan tangan busukmu!" Teriak Jessica segera menjauh, dia teringat setiap kata-kata penghinaan yang keluar dari mulut Nolan padanya.

"Bahkan anjing masih lebih baik dipelihara daripada Jessica!"

"Enyah dari hadapanku!"

"Perempuan busuk sepertimu layak masuk neraka!"

"Bahkan jika masih ada 1000 kehidupan untukku, Aku tidak akan pernah memilihmu hadir dalam hidupku!"

Banyak sekali kata-kata dari mulut Nolan yang telah menyakiti Jessica, tak terhitung jumlahnya sehingga setiap kali mengingatnya membuat Jessica gemetar ketakutan.

"Apa yang kau bicarakan?" Nolan begitu bingung, dia menatap Jessica dengan sangat heran.

Pada saat itu juga, pintu diketuk oleh seseorang.

Tok tok tok...

"Kak nolan, aku datang. Maaf kemarin malam aku tidak datang, ibuku tiba-tiba masuk rumah sakit, jadi aku harus menemaninya semalaman di rumah sakit. Apa kau di dalam? Aku masuk sekarang ya," suara Luna dari balik pintu membuat kening Jessica mengerut.

Ini...

Kata-kata ini... Terasa familiar.

Handle pintu pun terputar, tetapi untungnya pintu tersebut dikunci sehingga orang di luar tidak bisa masuk.

"Kak Nolan, kau mengunci pintunya, kalau begitu aku akan menunggu di sini," suara manis Luna kembali lagi terdengar.

Pada saat itulah Jessica yang terdiam akhirnya mengingat sesuatu.

Jessica dengan cepat menatap pria di atas ranjang, di mana suaminya ini tampak lebih muda, selain itu, kamar tempat mereka berada ini ialah kamar di mana mereka pertama kali tidur bersama setelah menjalin hubungan sepasang kekasih dalam waktu 1 tahun.

Kalau begitu... Jangan-jangan.... Jessica langsung berlari ke kamar mandi, menyeret selimut yang masih menutupi tubuhnya.

Begitu tiba di kamar mandi dan melihat dirinya dalam pantulan cermin, mulut Jessica ternganga.

Mustahil!

Jessica dengan cepat meraba wajahnya dan kepalanya, ia memastikan bekas luka tidak ada lagi di sana, bahkan di tubuhnya yang lain pun semuanya..... Semuanya bersih!

"Ini.... Ini... Apa aku... Aku.... Aku kembali?" Kata Jessica tidak tahu harus menangis atau tertawa atas apa yang ia alami.

Ia kembali ke saat dimana dia berumur 19 tahun!

###...

Pohon Aras berbuah maca,

Orang waras silahkan baca...

Terpopuler

Comments

YuWie

YuWie

balik mengulang kok ya pas kau menyerahkan diri ke nolan..kupikir ya malah gak sama nolan lagi ya di pengulangan kehidupan mu

2026-06-01

0

dome🌬️🌀🌀🌀

dome🌬️🌀🌀🌀

hadir pertama kali tp langsung cetak gawang😂😂😂

gimana ini Thor kok yg enak enak diskip kebaian sisanya aja 😂😂😂

2026-04-12

0

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

yachhh mengulang pas gudangnya di bobol ada² aja si author mah

2026-01-28

1

lihat semua
Episodes
1 1. Kembali ke umur 19 tahun
2 2. Bertekad untuk meninggalkan takdir kejam
3 3. Menyesal karena menjadikan Jessica Anak angkat
4 4. Tamparan dari Jessica
5 5. Diusir dari keluarga Wijaya
6 6. Uang ganti rugi
7 7. Tolong jangan kembali lagi
8 8. Mata kuliah umum
9 9. Kuis
10 10. Menyontek
11 11. Pria yang datang membawa hadiah ternyata bukan untuk Michelle
12 12. Hadiah untuk Jessica dari Tuan Muda
13 13. Aura permusuhan
14 14. Restu dari Kakek Sanjaya
15 15. Tuduhan dari Michelle
16 16. Jessica Hamil
17 17. Menolak bicara dengan Nolan
18 18. Menjadi pria brengsek
19 19. Tidak bisa lepas dari Nolan
20 20. Anak dikandungan Jessica adalah anak Nolan
21 21. Dua orang yang meruntuhkan dinginnya Nolan
22 22. Kepalsuan
23 23. Tamu di apartemen
24 24. Telepon dari Marcella
25 25. Bertemu Kakek Sanjaya
26 26. Berbagi rahasia dengan Nolan
27 27. Guci Palsu
28 28. Siapa yang salah?
29 29. Penolakan Nyonya Sanjaya
30 30. Kebingungan karena Jessica
31 31. Pengumuman rencana peenikahan
32 32. Taruhan besar
33 33. Pengacau
34 34. Pernikahan dilanjutkan
35 35. Kesulitan apa yang dialami Jessica
36 36. Semakin jelas
37 37. Hasil penyelidikan Luna
38 38. Perdebatan
39 39. Mobil mewah siapa?
40 40. Jessica keluar dari mobil mewah
41 41. Laporkan Jessica ke pihak kampus
42 42. Undangan pemberian Jessica
43 43. Tamparan untuk Michelle
44 44. Pembicaraan di ruang rektor
45 45. Menelepon sang suami agar datang ke kampus
46 46. Datang untuk istriku
47 47. Mobil paling murah
48 48. Perkara tempat duduk di mobil
49 49. Bukan atasan
50 50. Satu kamar
51 51. Robek pada gaun
52 52. Pecat Luna
53 53. Perempuan yang membersihkan sepatu orang lain
54 54. Malu
55 55. Surat
56 56. Perhatian pada Jessica
57 57. Malu
58 58. Orang ketiga
59 59. Persiapan matang
60 60. Air keras berbalik menyakiti
61 61. Siapa perempuan yang jatuh ke laut?
62 62. Pucat
63 63. Mencurigai Luna
64 64. Rekaman kamera milik Jessica
65 65. Keluarga Balisa diusir
66 66. Pergi
67 Tamat
Episodes

Updated 67 Episodes

1
1. Kembali ke umur 19 tahun
2
2. Bertekad untuk meninggalkan takdir kejam
3
3. Menyesal karena menjadikan Jessica Anak angkat
4
4. Tamparan dari Jessica
5
5. Diusir dari keluarga Wijaya
6
6. Uang ganti rugi
7
7. Tolong jangan kembali lagi
8
8. Mata kuliah umum
9
9. Kuis
10
10. Menyontek
11
11. Pria yang datang membawa hadiah ternyata bukan untuk Michelle
12
12. Hadiah untuk Jessica dari Tuan Muda
13
13. Aura permusuhan
14
14. Restu dari Kakek Sanjaya
15
15. Tuduhan dari Michelle
16
16. Jessica Hamil
17
17. Menolak bicara dengan Nolan
18
18. Menjadi pria brengsek
19
19. Tidak bisa lepas dari Nolan
20
20. Anak dikandungan Jessica adalah anak Nolan
21
21. Dua orang yang meruntuhkan dinginnya Nolan
22
22. Kepalsuan
23
23. Tamu di apartemen
24
24. Telepon dari Marcella
25
25. Bertemu Kakek Sanjaya
26
26. Berbagi rahasia dengan Nolan
27
27. Guci Palsu
28
28. Siapa yang salah?
29
29. Penolakan Nyonya Sanjaya
30
30. Kebingungan karena Jessica
31
31. Pengumuman rencana peenikahan
32
32. Taruhan besar
33
33. Pengacau
34
34. Pernikahan dilanjutkan
35
35. Kesulitan apa yang dialami Jessica
36
36. Semakin jelas
37
37. Hasil penyelidikan Luna
38
38. Perdebatan
39
39. Mobil mewah siapa?
40
40. Jessica keluar dari mobil mewah
41
41. Laporkan Jessica ke pihak kampus
42
42. Undangan pemberian Jessica
43
43. Tamparan untuk Michelle
44
44. Pembicaraan di ruang rektor
45
45. Menelepon sang suami agar datang ke kampus
46
46. Datang untuk istriku
47
47. Mobil paling murah
48
48. Perkara tempat duduk di mobil
49
49. Bukan atasan
50
50. Satu kamar
51
51. Robek pada gaun
52
52. Pecat Luna
53
53. Perempuan yang membersihkan sepatu orang lain
54
54. Malu
55
55. Surat
56
56. Perhatian pada Jessica
57
57. Malu
58
58. Orang ketiga
59
59. Persiapan matang
60
60. Air keras berbalik menyakiti
61
61. Siapa perempuan yang jatuh ke laut?
62
62. Pucat
63
63. Mencurigai Luna
64
64. Rekaman kamera milik Jessica
65
65. Keluarga Balisa diusir
66
66. Pergi
67
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!