"Aduh, Neng Maya! Selamat ya, warungnya makin moncer aja sekarang! Bibik sudah duga dari awal, Neng Maya ini memang bibit unggul, mana mungkin nilep duit orang!"
Maya yang baru saja menurunkan kursi dari atas meja hampir saja menjatuhkan kain lapnya. Dia menoleh ke ambang pintu.
Di sana berdiri Bu RT dan gerombolan ibu-ibu komplek yang dulu paling getol menyebarkan hoaks kalau Maya adalah "sampah kota". Mereka datang dengan senyum paling lebar, lengkap dengan bungkusan kerupuk kaleng dan buah-buahan di tangan.
"Oh, Bu RT. Ada apa pagi-pagi begini ke sini? Mau beli sarapan atau mau cari bahan gosip baru buat di grup WhatsApp?" Maya menyahut datar, tangannya kembali lincah mengelap meja kayu yang sudah mulai licin mengkilap.
Bu RT tertawa renyah, meski terdengar sangat dipaksakan. "Halah, Neng Maya bisa aja bercandanya. Ini lho, Bibik bawain mangga arumanis dari pohon sendiri. Kita-kita ini bangga banget, lho! Video penangkapan si Siska dan Adit itu sudah viral banget di grup 'Warga Suka Maju'. Gila ya, pengantin baru malah bulan madunya ke kantor polisi. Memang bener kata pepatah, sepandai-pandainya tupai meloncat, pasti jatuhnya ke kuah rendang juga!"
"Tupai loncat ke kuah rendang?" Maya mengernyitkan dahi. "Perasaan peribahasanya bukan begitu deh, Bu."
"Ya pokoknya intinya begitulah, May!" timpal Bu Juju, tetangga sebelah yang dulu pernah meludahi pagar warung Maya. "Kita semua sudah tahu sekarang kalau kamu difitnah. Duh, si Siska itu mukanya aja cantik, tapi hatinya kayak panci gosong ya? Terus si Adit, ya ampun, kok bisa-bisanya dia mau-mauan diseret polisi di hari nikahan sendiri. Memang jodoh nggak lari kemana, kalau satunya ular, satunya ya kodok."
Maya meletakkan kain lapnya, lalu bersedekap. Dia menatap satu per satu wajah di depannya. Wajah-wajah yang dua minggu lalu memandang rendah dirinya seolah dia adalah kotoran ayam di jalanan.
"Kemarin-kemarin pas aku dikata-katain penipu, kok nggak ada yang bawa mangga ya? Malah ada yang bilang warung ini…
Mantan Calon Istri Yang Kamu Buang Kini Jadi Jutawan
Bab 22: Perubahan Tukang Gosip
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments
Ma Em
Semangat Maya semoga masalah yg Maya alami cepat selesai dan usaha kateringnya tambah sukses .
2025-12-26
0
Si Topik
perang ngadepin orkay apalagi berbenturan dg hukum rumit dan proses panjang banget, lelah.. mesti siapin amunisi dan persenjataan lengkap 🥲
2026-02-03
0
awesome moment
kek semut musuh gajah. ttp semut yg menang meski hrs berdarah2 krn masuk telinga gajah
2026-02-08
0