Tok… tok… tok…
Setelah beberapa saat berdiri, memperhatikan sekeliling, dan yakin ada seseorang yang mengintai di depan apartemen Kim, Vio mencoba memberanikan diri. Dengan napas tertahan, ia mengetuk pintu apartemen Kim dengan keras.
“Kim… aku tahu kamu belum tidur. Aku mohon, buka pintunya. Ada hal penting yang harus aku katakan.”
Pintu yang tertutup rapat perlahan terbuka. Vio, yang panik, mendorong pintu itu dan menerobos masuk, lalu menutupnya kembali secepat mungkin.
Brak…!
Pintu ditutup dengan kencang, menimbulkan dentuman yang memecah keheningan apartemen.
“Kenapa kamu hobi sekali menutup pintu dengan kencang? Apa kamu tidak bisa bertindak lebih hati-hati? Sebenarnya, mau apa kamu ke sini? Kamu nggak punya jam di rumahmu, ya?”
“Ada hal penting… di depan ada orang yang mengawasi apartemenmu. Aku rasa dia orang yang sama. Aku tidak melihat dengan jelas, tapi terlihat seperti kilatan cahaya kamera profesional, siap menangkap gambar.”
“Apa peduli, dan urusanmu?”
Satu kalimat dingin Kim membuat Vio terdiam. Ia tak bisa menjawab, dibekap rasa bersalah sekaligus cemas. Niat baiknya, untuk memperhatikan Kim yang dalam bahaya, justru membawanya ke situasi rentan tanpa ia sadari hanya mengenakan piyama putih, jaket hitam, dan sandal jepit rumah yang warnanya berbeda karena terburu-buru salah memakai.
“Aku hanya takut terjadi sesuatu padamu. Hanya itu… karena aku tahu hidup sendiri itu tidak mudah, apalagi dengan orang jahat yang selalu mengintai di sekitarmu.”
Dengan mata berkaca-kaca, Vio menundukkan kepala. Tangannya mengepal, menahan air mata yang ingin terjun bebas di pipi mungilnya, sementara bibirnya bergetar, suaranya tak lagi lantang.
“Kamu duduk dulu, aku ambilkan air.”
Seketika, Vio menarik napas lega dan mulai berani menegakkan kepala. Ia pikir Kim akan mengusirnya keluar dengan kejam. Vio duduk, berusaha meluruskan kakinya yang pegal dan gemetar karena baru saja berlari dari lantai bawah ke lantai atas tanpa menggunakan lift. Panik kadang membuat seseorang…
Mr Kim Dan Dunia Vio
11MENGHABISKAN MALAM BERSAMA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments
MARDONI
Vio ini benar-benar nekat tapi juga tulus banget ya 😭 datang ke apartemen Kim cuma karena takut dia dalam bahaya. Awalnya Kim masih dingin seperti biasa, tapi saat Vio memeluk dan menenangkan dia dari trauma itu… rasanya hubungan mereka jadi terasa lebih dekat. Bagian Kim bisa tidur tenang di pelukan Vio benar-benar bikin hati hangat 🥹
2026-03-08
0
Indira Mr
Kim trauma gitu .ya ..untung ada Vio
2026-02-24
0
Indira Mr
Kim..vio jadi nangis ihh..kamu kok gitu😂
2026-02-24
0