Pov Randi
"Barang - barang apa yang kau maksud kan mas? Semua barang - barang mu di beli dengan uang ku, jadi semua nya sudah aku jual kembali dan uang nya sudah aku sumbang kan ke panti asuhan biar lebih berkah!" Arin berkata dari seberang telepon.
"Keterlaluan kau Rin, dasar istri durhaka!" Aku memaki Arin sambil menendang pintu gerbang yang terkunci.
Arin memutuskan panggilan telepon dari ku secara sepihak, Arin bener - bener keterlaluan. Hidup ku sekarang berantakan gara - gara istri durhaka seperti Arin.
Arin tidak berhak melarang ku untuk melakukan poligami, karena seorang laki - laki boleh beristri lebih dari satu. Tapi Arin dia sangat keterlaluan, dia bahkan durhaka pada ku dan Juga ibu ku.
"Bagai mana aku akan bekerja, sementara seragam ku semua nya ada di dalam!" Aku memijit pelipis ku, kepala ku terasa sakit memikirkan semua hal yang menimpa ku.
Jika aku membeli seragam baru, maka akan butuh uang cukup besar untuk beberapa stel seragam itu. Sementara uang yang ada pada ku tidak seberapa lagi.
Untuk bisa kembali ke Jakarta kami kami harus menjual rumah ibu ku. Rumah itu terpaksa kami jual dan uang nya di gunakan untuk membayar hutang ibu ku pada Ayah nya Mia sebesar 100 juta dan juga hutang - hutang untuk acara tahlilan bapak ku. Selain itu, ibu ku juga ternyata punya banyak hutang selama 3 bulan terakhir sejak Arin menghentikan dana untuk keluarga ku.
Sisa nya kami bagi menjadi 4 sama rata, untuk ku, ibu, Mbak Hera dan juga Kinan. Karena Kinan harus melanjutkan kuliah nya, jadi sekarang dia tinggal di rumah mbak Hera. Rumah mbak Hera juga di bangun oleh ayah dan ibu ku dengan menjual kebun warisan milik bibi Lita.
"Gimana mas? Kapan kita bisa pindah ke sana?" Tanya Mia ketika aku tiba di rumah kontrakan kami.
"Iya nak, kita bisa pindah sekarang kan! Ibu tidak mau terlalu lama di sini!" Ibu berkata dengan sangat antusias.
Aku hanya diam, bagai mana aku bisa menjelaskan pada mereka bahwa Arin tetap menolak kami datang ke sana.
"Mulai sekarang, kita harus t…
Hadiah Lebaran Dari Kampung Suami
56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Wega Luna
setelah ini ada yang jadi pengganguran🤭🤭🤭🤭
2025-12-04
0
Siti Saniah
👍
2026-04-11
0
Indra Wahyu Rianti
gak usah pakai POV lagi mb.
isinya sama.
yg kami baca pov author.
kl sesekali gak papa.
ini kebanyakan.
ini kritik membangun, kasian mb kl pembaca kabur.
2026-02-21
3