35. 25 tahun kemudian

Suasana rumah besar keluarga Malik kini terasa berbeda. Dulu penuh hiruk pikuk, kini lebih sering diliputi keheningan. Furqan, pemuda gagah berusia 25 tahun, berteriak dari ruang tengah.

“Mamaaa!” suaranya bergema, disertai dentuman langkah kakinya yang berat. Helm motor besar tergantung di tangannya, sementara tas ransel hitam tersampir di bahunya. Raut wajahnya menunjukkan semangat khas anak muda yang baru saja lulus dari salah satu universitas ternama di Indonesia.

Rencana awalnya dulu, Furqan ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Namun, niat itu pupus oleh keputusan tegas Laudya. Ibunya itu menolak dengan alasan sederhana namun penuh makna, dia tak ingin anak semata wayangnya pergi terlalu jauh. Laudya yang masih terikat pada bayang kehilangan seakan menahan Furqan dalam genggamannya.

“Ma, aku berangkat dulu…” Furqan masih berteriak sambil melangkah ke ruang makan, namun jawabannya nihil. Dia mendesah kesal, meletakkan helm di meja, lalu duduk sekadar mengambil sepotong roti dan segelas susu.

Saat itulah Hansel muncul. Pria itu kini menua dengan elegan. Rambutnya mulai beruban, namun sorot matanya masih tajam, dan gaya rapinya dengan jas serta kacamata membuatnya terlihat seperti direktur yang berwibawa. Sambil merapikan jas, Hansel menatap anaknya.

“Mama kamu belum pulang. Syutingnya tadi malam agak molor,” katanya tenang.

Furqan mendengus pelan. “Huft … Mama nggak capek apa, Pa? Umurnya udah segini masih aja kerja terus.”

Hansel tersenyum tipis, menghela napas yang sarat dengan makna. “Kamu tahu kan, Al. Mama kamu nggak pernah bisa jauh dari dunia itu. Syuting sudah jadi bagian hidupnya.”

Furqan mengangguk, meski wajahnya masih diliputi kesal. Dia mencintai mamanya, dan bahkan sangat mencintainya. Namun, kadang ia iri karena dunia hiburan masih sering merebut perhatian Laudya darinya.

“Aku ke Bogor, Pa. Camping sama teman-teman. Seminggu mungkin,” kata Furqan, berdiri sambil mengangkat tas ranselnya.

"Aku pasti akan menuruti keinginan papa untuk ngambil bisn…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Eva Karmita

Eva Karmita

sudah 25 tahun aja gimana kabarnya Hana...apa Hana hidup bahagia 🥺 ....??

Apa kamu takut laudya rahasia buruk mu terbongkar walau kamu terus menutup kebohongan dan kekejaman mu yang sudah memisahkan ibu dan anak nya ...ingat laudya tabur tuai itu ada ...,, suatu saat nanti anak yg kau rebut itu akan balik membencimu karena sudah memisahkan nya dari ibu yg mengandungnya sampai mempertaruhkan nyawanya demi seorang penerus keluarga Malik

Dan untuk Hansel tidak adakah rasa bersalah mu karena sudah menyakiti Hana ,, dan kenapa selama ini kamu tidak mencari keberadaan wanita yang sudah memberikan keturunan untuk mu sungguh laki" berhati batu hanya memikirkan kebahagiaan mu sendiri dan wanita mandul seperti laudya 😠😏

2025-09-16

1

Ir

Ir

segala sesuatu yg mengambil hak milik orang lain itu selalu was² Laudy, 25thn bisa kamu tutupi tapi ingat anak yg kamu besar kan itu sudah tau mana yg baik mana yg buruk, takutnya suatu saat jadi bom yg meledak anak yg saat ini mencintai mu justru suatu saat membenci mu, ga tau lahhh nyesek banget jadi Hana udah nikah belum dia sekarang yaa

2025-09-16

1

Iis Dawina

Iis Dawina

takut ya..ank hal ngerebut ya gitu..sll ketakutan..coba waktu itu km bisa berbagi..dn hnsel aja yg bego..sering ditinggal ttp aja dipertahankan..yg nurut yg berbakti. dilepas

2025-09-16

1

lihat semua
Episodes
1 01. Takdir macam apa ini?
2 02. Nikah Paksa
3 03. Menikah tapi terpaksa
4 04. Rencana ibu mertua
5 05. Malam pengantin
6 06. Sakit dan sudah pasti berdarah
7 07. Cemburu?
8 08. Seminggu telah berlalu
9 09. Malam
10 10. Dua Minggu kemudian.
11 11. Tidak boleh jatuh cinta
12 12. Hamil?
13 13. Dilema
14 14. Pagi itu di meja makan
15 15. Usia 7 bulan kehamilan
16 16. Salahkah aku jatuh cinta?
17 17. Jangan Nakal, Mas.
18 18. Ada apa dengan Laudya?
19 19.Rumah itu masih sama yang nggak sama isinya.
20 20. Apa ini yang ku liat?-Rayyan.
21 21. Waktu yang berlalu tak bisa dikembalikan
22 22. Tidak ada ketulusan, semuanya ada harganya.
23 23. Jangan pisahkan aku dari anakku.
24 24. Jika aku sempurna takkan ada istri yang mau dimadu.
25 25. Tuhan, adakah jalan untukku kembali? Meksipun jalan itu tak seindah dulu.
26 26. Kamu tetap bidadari di hatiku-Rayyan
27 27. Mereka memperebut bayi kecil sementara ibunya sedang berjuang untuk hidup
28 28. Tuhan punya jawaban atas harapanku selama ini.
29 29. Dua bulan kemudian.
30 30. Sejauh kaki melangkah yang ada dihati tetap kamu.
31 31. Laudya terguncang
32 32. Dua istri dalam satu atap
33 33. 4 bulan kemudian.
34 34. kamu pergi tapi aku tak benar benar membiarkan diriku kehilangan kamu lagi.
35 35. 25 tahun kemudian
36 36. perjalanan membawa aku pada takdir yang tak pernah aku tahu.
37 37. Dia kembali?
38 38. Deg!
39 39. Aku ingin melihatnya meskipun hanya sebentar.
40 40. Senyumnya menyejukkan hati
41 41. Hari berikutnya.
42 42. Bolehkah aku memelukmu?
43 43. Furqan itu anakku
44 44. Kami semua rindu tapi tak bisa terobati
45 45. Aku anak mama atau anak dokter Hana?
46 46. Mahligai rumah tangga yang hancur itu adalah karma.
47 47. Butuh rumah yang hangat
48 48. Tiba hari Minggu
49 49. Malam itu.
50 50. Berhenti membohongi lebih lama!
51 51. Anak tetap anaknya meskipun drama terus di mainkan.
52 52. seminggu kemudian.
53 53. Rumah itu Cemara bukan Neraka
54 54. Darah lebih kental dari air.
55 55. seminggu di jakarta
56 56. Hujan
57 57. Ma...
58 58. Anakku...
59 59. Kenapa kamu bercerai?
60 60. Berita perceraian
61 61. Hari sidang
62 62. Anakku pahlwanku.
63 63. Tolong selamatkan bayi kami !
64 64. Biarkan badai itu berlalu, aku hanya ingin hidup tenang dan damai.
65 65. Dia yang menolakmu!
66 66. Kamu berhak tahu kebenaran!
67 67. Kalau aku hancur! kamu juga akan hancur!
68 68. Seminggu kemudian.
69 69. Lepas dari segalanya.
70 70. Perkara baru tentang laudya.
71 71. Harta Gono gini
72 72. persidangan
73 73. Rencana busuk
74 74. Pelakunya Laudya
75 75. Laudya di tahan.
76 76. ruang interigasi
77 77. Beberapa bulan kemudian.
78 78. Kunjungan Sang Mantan
79 79. Karma itu berat.
80 80. Setelah kehilangan semuanya baru sadar
Episodes

Updated 80 Episodes

1
01. Takdir macam apa ini?
2
02. Nikah Paksa
3
03. Menikah tapi terpaksa
4
04. Rencana ibu mertua
5
05. Malam pengantin
6
06. Sakit dan sudah pasti berdarah
7
07. Cemburu?
8
08. Seminggu telah berlalu
9
09. Malam
10
10. Dua Minggu kemudian.
11
11. Tidak boleh jatuh cinta
12
12. Hamil?
13
13. Dilema
14
14. Pagi itu di meja makan
15
15. Usia 7 bulan kehamilan
16
16. Salahkah aku jatuh cinta?
17
17. Jangan Nakal, Mas.
18
18. Ada apa dengan Laudya?
19
19.Rumah itu masih sama yang nggak sama isinya.
20
20. Apa ini yang ku liat?-Rayyan.
21
21. Waktu yang berlalu tak bisa dikembalikan
22
22. Tidak ada ketulusan, semuanya ada harganya.
23
23. Jangan pisahkan aku dari anakku.
24
24. Jika aku sempurna takkan ada istri yang mau dimadu.
25
25. Tuhan, adakah jalan untukku kembali? Meksipun jalan itu tak seindah dulu.
26
26. Kamu tetap bidadari di hatiku-Rayyan
27
27. Mereka memperebut bayi kecil sementara ibunya sedang berjuang untuk hidup
28
28. Tuhan punya jawaban atas harapanku selama ini.
29
29. Dua bulan kemudian.
30
30. Sejauh kaki melangkah yang ada dihati tetap kamu.
31
31. Laudya terguncang
32
32. Dua istri dalam satu atap
33
33. 4 bulan kemudian.
34
34. kamu pergi tapi aku tak benar benar membiarkan diriku kehilangan kamu lagi.
35
35. 25 tahun kemudian
36
36. perjalanan membawa aku pada takdir yang tak pernah aku tahu.
37
37. Dia kembali?
38
38. Deg!
39
39. Aku ingin melihatnya meskipun hanya sebentar.
40
40. Senyumnya menyejukkan hati
41
41. Hari berikutnya.
42
42. Bolehkah aku memelukmu?
43
43. Furqan itu anakku
44
44. Kami semua rindu tapi tak bisa terobati
45
45. Aku anak mama atau anak dokter Hana?
46
46. Mahligai rumah tangga yang hancur itu adalah karma.
47
47. Butuh rumah yang hangat
48
48. Tiba hari Minggu
49
49. Malam itu.
50
50. Berhenti membohongi lebih lama!
51
51. Anak tetap anaknya meskipun drama terus di mainkan.
52
52. seminggu kemudian.
53
53. Rumah itu Cemara bukan Neraka
54
54. Darah lebih kental dari air.
55
55. seminggu di jakarta
56
56. Hujan
57
57. Ma...
58
58. Anakku...
59
59. Kenapa kamu bercerai?
60
60. Berita perceraian
61
61. Hari sidang
62
62. Anakku pahlwanku.
63
63. Tolong selamatkan bayi kami !
64
64. Biarkan badai itu berlalu, aku hanya ingin hidup tenang dan damai.
65
65. Dia yang menolakmu!
66
66. Kamu berhak tahu kebenaran!
67
67. Kalau aku hancur! kamu juga akan hancur!
68
68. Seminggu kemudian.
69
69. Lepas dari segalanya.
70
70. Perkara baru tentang laudya.
71
71. Harta Gono gini
72
72. persidangan
73
73. Rencana busuk
74
74. Pelakunya Laudya
75
75. Laudya di tahan.
76
76. ruang interigasi
77
77. Beberapa bulan kemudian.
78
78. Kunjungan Sang Mantan
79
79. Karma itu berat.
80
80. Setelah kehilangan semuanya baru sadar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!