Kaisar menghentakkan tangannya ke sandaran singgasana. Sorot matanya menusuk lurus pada Lian Hua.
“Beraninya kau bicara seenaknya di dalam istana, di hadapan aku!” bentaknya, suaranya bergaung keras.
Lian Hua tidak bergeming, tapi Yi Chen melangkah maju, berdiri di antara keduanya. Tubuhnya tegak, melindungi gadis itu dari tatapan kaisar.
“Urusanmu adalah denganku,” ucapnya datar, “bukan dengannya.”
Tatapan kaisar mengeras. “Yi Chen! Mengapa kau kini berani melawanku? Mengucapkan kata-kata tidak sopan kepada ayahmu sendiri?” Suaranya ditekan, namun tegas, seolah ingin mengingatkan semua orang yang hadir siapa penguasa sejati di aula itu.
Yi Chen terdiam. Jemarinya tanpa sadar menarik Lian Hua lebih dekat ke sisinya, seakan menegaskan bahwa ia tidak akan melepaskannya. Lalu, dengan suara rendah yang tajam, ia membalikkan ucapan kaisar.
“Sejak kapan aku memiliki ayah seorang kaisar?”
Kata-kata itu jatuh bagaikan petir di tengah aula. Semua orang menahan napas. Kaisar tertegun, bahkan para bangsawan dan menteri yang hadir menundukkan wajah, tak berani menatap langsung.
Di sisi lain, Lian Hua masih tak bisa mengalihkan pandangan dari bangsawan yang membuat darahnya mendidih. Bibirnya tak henti melontarkan umpatan.
“Bajingan…”
“Bajingan…”
“Bajingan…”
Yi Chen melirik singkat padanya. Lengan kokohnya melingkar ke pinggang Lian Hua, menariknya lebih rapat.
“Sudah selesai memaki?” bisiknya dingin, nyaris seperti ejekan. “Bocah keras kepala.”
Lian Hua terdiam, matanya membelalak. Sebelum ia sempat membalas, Yi Chen mengangkat tubuhnya dengan mudah, menempelkannya kembali dalam pelukan. Dengan langkah mantap, ia berbalik menuju pintu aula.
“Berhenti! Mau ke mana kau membawanya?” suara kaisar menggema, penuh amarah. Tangan kaisar terangkat, memberi perintah. “Pengawal! Hentikan mereka!”
Serentak, barisan penjaga menghadang di depan pintu. Pedang terhunus, ujungnya terarah pada Yi Chen.
Lian Hua meronta dalam dekapannya. “Turunkan aku! Aku bisa melawan mereka…”
Namun pelukan Yi…
Tabib Kecil Kesayangan Raja Pengasingan
Chapter 65 : Sudah selesai memaki?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Pa Muhsid
romantis, sangar ngeri ngeri sedap, seram tapi manis
2025-10-22
1
Nia Risma
setiap orang emang selalu beda cara nunjukin kaish sayang nya ya
2026-02-13
0
Siti solikah
bagus
2026-01-11
0