Blake kembali ke apartemennya dengan suasana hati yang buruk. Ia tidak menyangka ternyata perasaannya pada Kania berkembang begitu cepat. Padahal seingatnya dulu, Ia tidak begitu memperhatikan Kania.
Apa karena sekarang Kania begitu bersinar dengan prestasinya?
Jika iya, bukankah berarti perasaannya tidak tulus?
Blake sangat pusing hingga Ia tidak bisa tidur.
Keesokan paginya, saat hendak pergi ke kantor, Ibunya malah sudah ada di depan pintu apartemennya.
"Kamu ini, walaupun ingin mandiri, harus ingat kalau Kamu masih punya orang tua, masa Kamu nggak ke rumah sama sekali semenjak Mama sama Papa pulang dari luar negeri?"
"Blake sibuk Ma..." Jawab Blake dengan malas. Ia yang barusan sudah siap meluncur ke kantor harus masuk kembali ke dalam apartemen karena Clara menariknya secara paksa untuk kembali.
"Kamu kenapa? mukanya pucet amat kayak orang banyak cicilan?"
Ejek Clara seraya menuangkan air ke dalam gelas, lalu meminumnya sampai tandas.
"Nggak apa-apa Ma, cuma lagi nggak enak badan"
"Ya sudah, di rumah saja, ngapain ngantor!"
Ucap Clara dengan kesal. Blake hanya membuang nafas lelah dan berkata,
"Blake pimpinan di sana Ma, jadi harus kasih contoh yang baik dong"
"Heleh, kalau sakit ya jangan maksain diri juga! udah kamu jujur sama Mama, Kamu sebenarnya kenapa?Kamu itu anak Mama, Mama yang melahirkan dan merawat Kamu dari kecil, ya walaupun dibantu baby sitter sih, hehe... Tapi, Mama tuh ngerti banget kalau sekarang Kamu lagi ada masalah. Kalau Kamu udah uring-uringan begini, pasti ada sesuatu yang nggak ada kaitannya sama kerjaan, Soalnya kalau soal pekerjaan, Kamu nggak bakal sampai galau begini. Udah, jujur aja sama Mama, kan siapa tahu Mama bisa bantu"
Tanya Clara setelah berceramah panjang lebar. Ia menatap raut wajah Putranya yang menjadi makin keruh.
Blake membalas tatapan mata Ibunya dengan sedikit ragu, lalu dengan pelan Ia menjawab,
"Ini soal Kania"
"Kania???K-Kania kenapa Blake?"
Clara tiba-tiba saja merasa takut.
Blake ragu sejenak, namun kemudian berk…
Tuan Daniel, Saya Sudah Move On
Bab 49 : Kompetisi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 118 Episodes
Comments
Adinda
aku dukung kania dan alex bersatu
2025-09-01
0
Yuli Ana
jangan lama Thor up nya
2025-08-29
0
anju hernawati
hmmmm ada yang marah nih ........
2025-08-29
0