Malam itu, Rissa baru saja menyelesaikan shift panjangnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Tubuhnya lelah, dan ingin segera merebahkan tubuhnya di atas ranjang empuknya.
"Rissa. Ayo kita makan malam bersama," ujar Armand tiba-tiba, muncul di depan pintu IGD dengan senyum yang begitu familiar.
Rissa terkejut. Matanya berkedip cepat, "Armand? Kau kenapa di sini? Bukankah kau seharusnya pulang sejak sore?”
“Kebetulan aku lewat, dan aku ingat kau yang sedang shift malam ini," jawabnya santai, meski Rissa tahu, rumah Armand sama sekali tidak searah dengan rumah sakit ini.
"Aku lelah. Mungkin lain kali saja," Rissa menolak dengan halus, berusaha mengabaikan rasa tak nyamannya.
Armand menghela napas. “Ini cuma makan malam, Rissa. Sebagai teman. Aku janji tak akan membuatmu tidak nyaman. Ini hanya makan malam sebagai teman."
Ada rasa ragu di mata Rissa. Hubungan mereka merenggang sejak perjodohan mereka diatur oleh keluarga Armand dan Carol.
Rissa memutuskan untuk menjaga jarak, meski sebenarnya hubungannya dengan Armand sebelumnya sangat baik.
“Baiklah, tapi jangan lama-lama. Aku masih harus pulang untuk istirahat."
Armand tersenyum lebar. “Terima kasih. Aku tahu kau lelah.”
*
*
Restoran mewah di tengah kota itu sedikit sepi.
Suasana romantis dengan lampu sedikit redup dan suara piano lembut seharusnya membuat Rissa tenang, apalagi Armand benar-benar bersikap seperti teman lama.
Armand bahkan memilih menu favorit Rissa tanpa perlu bertanya—salmon dengan saus lemon dan salad sayuran segar.
“Terima kasih.” Rissa tersenyum kecil.
“You’re welcome.”
*
*
Percakapan mengalir begitu alami, seolah lupa bahwa ada hubungan baru di antara mereka, yaitu perjodohan yang tak diinginkan oleh Rissa.
Mereka membicarakan masa kuliah—ketika Armand nekat ikut ujian padahal semalaman begadang main game, atau ketika Rissa hampir menangis karena nilai anatominya jeblok.
Dan Armand sama sekali tak membahas masalah perjodohan mereka. Dia sangat tahu seperti apa watak Rissa.
Ja…
SATU MILIAR UNTUK SEBULAN
Makan Malam Bersama Armand
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 139 Episodes
Comments
Maya Hendra Ha'is
mau bagaimana pun cara mu mendekati Rissa tidak bisa merubah perasaan yang sama pada seorang teman untuk berubah mencintai Armand justru yang ada akan membuat hubungan kalian semakin jauh /Proud//Sweat/
2025-06-10
1
Ayna Adam
Berharap Rissa bertemu lagi dengan Ricco
Pertemuan ketiga berarti mereka berdua jodoh
Gak sabar nungguin Carol kalo tw Ricco itu anaknya Blue dan Red 🤭
2025-06-10
2
Herni Haryani
jangan memaksakan kehendak sendiri armand takutnya kecewa dan kecewa yg didapat n lebih baik berteman layaknya teman tanpa ada maksud kalau emang jodoh ngk bakal kemana2 ko.
2025-06-16
1