Semenjak ucapan Kirani beberapa hari yang lalu, hubungan Elga dengan Kirani benar-benar dingin. Kirani bahkan tak membalas sapaan dari Elga meski mereka benar-benar bertatap muka secara langsung.
Kilat kebencian justru bisa Elga lihat dari sorot matanya. Apalagi saat Elga dan Tian mengurus para lansia seperti biasanya. Kirani enggan bergabung bersama, padahal sebelumnya mereka sering melakukannya bertiga.
Kirani juga hanya mau membalas sapaan Tian atau bicara dengan Tian dan benar-benar mengabaikan keberadaannya.
Tapi dari situ, Elga bisa mengambil kesimpulan kalau Kirani mempunyai perasaan lebih kepada Tian dan waktu itu adalah ungkapan kemarahan Kirani karena Elga terlihat dekat dengan Fatir namun dia juga dekat dengan Tian.
"Hay?"
Elga terperanjat karena tiba-tiba dikagetkan dengan kehadiran seseorang di sampingnya.
"Fatir??!!" Elga memegang dadanya yang berdetak dengan kencang karena terkejut.
"Makanya jangan melamun siang bolong begini" Fatir terkekeh melihat wajah Elga yang memerah karena terkejut dengan kedatangannya.
"Bukan karena melamun, tapi kamu yang datang tiba-tiba!" Kesal Elga.
Tapi reaksi Elga itu justru membuat Fatir semakin gemas, apalagi melihat wajahnya yang masih memerah.
"Ngapain kamu ke sini siang bolong begini? Kamu nggak praktik?"
"Aku mau ketemu sama kamu lah, masa mau ketemu sama Mbah Ni" Sahut Fatir sekenanya.
"Nggak lucu!"
"Aku bukan pelawak El!"
"Kamu mau ngapain ke sini sebenarnya? Aku masih banyak kerjaan!"
"Ya udah aku tunggu sampai kerjaan kamu selesai. Aku free kok hari ini"
Elga terlihat mengerlingkan bola matanya karena kembali menghadapi sikap aneh dari Fatir.
"Kamu bisa keluar nggak nanti sore? Kita jalan yuk?" Fatir mengikuti langkah Elga satu langkah dibelakang.
"Ada petugas yang lagi cuti, jadi aku harus menggantikan tugasnya"
Itu cuma alasan yang digunakan Elga untuk menolak ajakan Fatir. Dia rasa pergi dengan Fatir sama dengan mencari penyakit. Hatinya yang sudah hancur pun belum sembuh sampai sekarang. Untuk apa juga kemb…
Suamiku Bukan Untukku
Apa mau kamu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 163 Episodes
Comments
Muhammad Dimas Prasetyo
jangan terlalu rendah diri Elga,kesalahan masa lalu biar jadi kenangan aja..hidup terus berjalan jangan tengok kebelakang lihat kedepan jalan mu masih panjang banyak kok mantan napi yg tetap sukses diluar sana asal berkelakuan baik dan TDK mengulang kesalahan nya lagi
2025-05-04
4
Sugiharti Rusli
wah tawaran mengelola restauran dan tanpa melihat latar belakang siapa dia yang penting mau bekerja keras, jangan kamu abaikan El,,,
2025-05-04
0
Sugiharti Rusli
dia juga laki" baik berhati mulia, kalo dia pikir orang itu wajib ditolong pasti dia usahakan, seperti dulu ke Risa dan Ara
2025-05-04
0