Beberapa hari setelah kedatangan Viona ke rumah itu, siswa tersebut menjadi pesakitan. Seluruh anggota tubuhnya nyaris lumpuh tak dapat digerakkan. Luka di pipi pun semakin menyebar dengan cepat dan mengeluarkan bau tak sedap. Orang tua serta keluarganya sudah melakukan segala macam cara untuk menyembuhkan, tapi belum ada dokter yang bisa menangani.
Siang itu, Feny mendatangi rumah tersebut karena ingin memberi tahu soal kematian teman-temannya. Ia rasa mereka harus waspada akan balas dendam yang tak terduga itu.
Tok-tok-tok!
Feny mengetuk pintu, tak lama seseorang membukanya. Seorang wanita paruh baya yang langsung menangis saat melihat Feny yang datang.
"Oh, Feny!" Dia memeluk Feny, menumpahkan kesedihan akan kondisi sang anak.
"Ada apa, Tante? Bagaimana kabar Fandi? Sudah lama aku tidak melihatnya," tanyanya sedikit cemas. Fandi masih sepupu jauh Feny dari ibunya.
"Masuklah. Sebaiknya kau lihat sendiri bagaimana kondisinya. Tante tidak bisa menjelaskan," ucap wanita itu seraya membawa Feny masuk ke rumah.
Ia mengarahkan Feny untuk naik ke lantai dua di mana kamar Fandi berada. Feny mengernyit, hidungnya mengkerut saat kaki tiba di lantai atas. Aroma tak sedap menyambar dengan sangat cepat. Ia menutup hidung, berjalan terus menuju kamar sepupunya itu. Semakin mendekat, aroma busuk itu semakin menguat.
"Kenapa bau sekali? Bau apa ini?" keluhnya mengibas-ngibaskan tangan di depan hidung.
Samar ia mendengar suara rintihan seseorang disusul suara erangan kesakitan dari dalam kamar Fandi. Feny membelalak, membuka pintu kamar dengan cepat untuk melihat kondisi Fandi.
"Fandi!"
Brak!
Hoek!
Baru saja melihat ke dalam, perut terasa mual dan seperti diaduk-aduk. Ia memuntahkan isi perutnya karena bau menyengat itu. Kembali menutup pintu dan berlari ke wastafel yang berada di ujung lorong. Memuntahkan seluruh makanan yang baru saja masuk ke dalam perut.
Ia menatap cermin dengan napas berat, mengelap mulut yang basah. Bau itu benar-benar menyengat, tapi dia harus masuk untuk m…
Single Mom
Episode 40
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
Tiara Bella
semangat Thor up nya....
2025-03-10
3
Khusnul Khotimah
ntar balasan Fany hrs lebih sadis dr apapun za Thor,,,,,terutama utk ibu n bpknya,,,,,
2025-03-11
1
Dibalik Senja
nungg3 giliran feny siperempuan tdak bermoral
2025-03-11
1